https://dashboard.mgid.com/user/activate/id/685224/code/68609134aa79c3b5cb0177965d610587
Nah..!!! Ratusan Perangkat Desa Batang Hari Akan Adakan Aksi Solidaritas Tuntut Hak Gaji Luar Biasa..!!!Kejagung RI Sita Uang Ratusan Miliar dalam Perkara PT Duta Palma Korporasi LP Kelas IIB Muara Bulian Sediakan Sarana Asimilasi dan Edukasi untuk Tingkatkan Kualitas Pembinaan Warga Binaan Wakapolri Nyatakan, Jurnalis Tidak Bisa Di Jerat UUD ITE Banyak Kabel Udara Tidak Miliki Izin Dan Tidak Melapor ke APJII Jambi,
LBH-LKM Bersipat Sosial dan Kemanusian Dalam Memberikan Bantuan Hukum Kepada Masyarakat di Indonesia. Boleh Konsultasi Hukum Gratis Disini dan KLIK Logo di Bawah Ini Ya..!!!

Home / Hukrim

Minggu, 19 Januari 2025 - 21:20 WIB

Polda Banten Ungkap Kasus Penyalahgunaan Obat Keras di Tangerang

JURNALISHUKUM.COM, TANGERANG – Tim Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Banten berhasil mengungkap jaringan penyalahgunaan obat keras jenis Excimer dan Tramadol di lahan kosong di Jl. Insinyur Sutami 168, Karang Anyar, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang, pada Sabtu (16/1/2025).

Dalam operasi tersebut, petugas berhasil menangkap 10 pria dan menyita sejumlah barang bukti.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Banten, Kombes Pol Yudhis Wibisana, mengungkapkan bahwa pengungkapan ini berawal dari laporan masyarakat.

Setelah melakukan penyelidikan, timnya mendapati aktivitas mencurigakan di lokasi dan menangkap 10 pelaku sekitar pukul 11.00 WIB.

Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan 250 butir obat jenis Excimer, 193 butir obat jenis Tramadol, 7 unit handphone, 4 unit sepeda motor, dan uang tunai sebesar Rp15.000.

Ke-10 pelaku, yang masing-masing berinisial SA, MA, SM, SF, DR, BH, AN, AS, AB, dan MH, kini berada di Mapolda Banten untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Kombes Yudhis menambahkan bahwa pelaku diduga terlibat dalam produksi dan distribusi obat keras yang tidak memenuhi standar keamanan dan mutu, yang melanggar Pasal 435 dan Pasal 436 ayat (2) UU No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.

Polisi berjanji akan mengambil tindakan tegas terhadap pelaku untuk melindungi masyarakat dari penyalahgunaan obat keras, dan menyatakan bahwa kasus ini masih dalam pengembangan untuk mengungkap jaringan yang lebih besar. (Sarman)

BACA JUGA  Kapolsek Menes Jalin Silaturahmi dengan Warga Melalui Kegiatan Bancakan

Share :

Baca Juga

Hukrim

Seorang Gadis Cantik Ditemukan Tewas Tergantung di Kamar Kosnya

Hukrim

Hati-hati dalam Pemberitaan Kasus Hukum, Media Diminta Hormati Prinsip Praduga Tak Bersalah

Hukrim

Lagi, Kejaksaan Negeri Tebo Selesaikan Perkara Restoratif Justice

Hukrim

JAM Pidum Setujui 4 Pengajuan Restoratif Justice

Hukrim

Perkara Perceraian di Tanjab Barat Tinggi Disebabkan Oleh Beberapa Hal, Ini Faktornya,?

Hukrim

Baru Saja Raih Gelar Doktor, Hakim Djuyamto Langsung Praktik Korupsi

Hukrim

Kasat Reskrim Polres Batanghari Jelaskan Proses Lidik Kasus Pengeroyokan Wartawan

Hukrim

BNNK Batanghari Ciduk Pengedar Narkoba di Muarabulian
error: Content is protected !!