JURNALISHUKUM.COM, BATANGHARI – Berdasarkan laporan masyarakat di Desa Kembang Tanjung Kecamatan Mersam Kabupaten Batang Hari Provinsi Jambi, ada pembangunan sarana dan prasarana jaringan irigasi air tanah di kawasan Desa dan akan tetapi tidak diketahui berapa anggaran pembangunan irigasi tersebut.
Yansah, warga desa setempat mengatakan, bahwa pembangunan irigasi ini terlihat ada dugaan menutup-nutupi proses awal dalam pekerjaan ini. Bahkan, dilapangan juga terlihat tidak adanya tim pengawas dalam proses pembangunan itu.
“Ya, banyak warga setempat tidak mengetahui adanya pembangunan ini. Dan terlihat pada stiker plang pembangunan tertulis Kementerian Pekerjaan Umum direktorat jenderal sumber daya alam, Balai wilayah sungai Sumatera,” katanya.
Dia juga mengatakan, terkait dengan tulisan yang ada di stiker plang itu juga bahwa sumber dana pembangunan itu adalah APBN 2025. Namun dana nya berapa tidak di jelaskan dalam papan plang tersebut.
“Tidak jelas berapa anggaran pembangunan ini dan seolah-olah ada yang di tutup-tutupi. Kepada warga setempat, ayo sama-sama memantau pembangunan ini sesuai spek bangunannya nanti,” ujarnya.
Sementara itu, hingga berita ini disiarkan, pihak Desa, Kecamatan dan instansi lainnya belum berhasil untuk di Minta keterangan terkait adanya pembangunan irigasi air tanah di wilayah Kecamatan Mersam. (Tim)










