https://dashboard.mgid.com/user/activate/id/685224/code/68609134aa79c3b5cb0177965d610587
Nah..!!! Ratusan Perangkat Desa Batang Hari Akan Adakan Aksi Solidaritas Tuntut Hak Gaji Luar Biasa..!!!Kejagung RI Sita Uang Ratusan Miliar dalam Perkara PT Duta Palma Korporasi LP Kelas IIB Muara Bulian Sediakan Sarana Asimilasi dan Edukasi untuk Tingkatkan Kualitas Pembinaan Warga Binaan Wakapolri Nyatakan, Jurnalis Tidak Bisa Di Jerat UUD ITE Banyak Kabel Udara Tidak Miliki Izin Dan Tidak Melapor ke APJII Jambi,
LBH-LKM Bersipat Sosial dan Kemanusian Dalam Memberikan Bantuan Hukum Kepada Masyarakat di Indonesia. Boleh Konsultasi Hukum Gratis Disini dan KLIK Logo di Bawah Ini Ya..!!!

Home / Infrastruktur

Senin, 4 Maret 2024 - 07:55 WIB

Bangunan SDN 158/I Batanghari Diduga Asal Jadi, Dinas PdK Sulit Di Mintai Keterangan

JURNALISHUKUM.COM, BATANGHARI – Bangunan SDN 158/I Batanghari di Desa Rasau Kecamatan Pemayung diduga asal jadi. Padahal, bangunan tersebut di kerjakan oleh pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (PdK) melalui pihak ketiga di tahun 2023 dengan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK).

“Coba kalian cek sendiri ke sekolah anak kami ini, tentunya jika melihat bangunan yang baru selesai dikerjakan itu sudah banyak yang rusak, seperti contoh pada atap bangunan sudah bocor dan terus merembet ke plafon bangunan,” kata orang tua murid yang enggan namanya di sebut.

Senada dikatakan guru di sekolah tersebut juga mengeluhkan dengan kondisi bangunan yang seperti ini. Sebab, jika bangunan sekolah asal jadi berdampak kepada anak-anak yang sedang mengikuti belajar dan akan terganggu.

“Kalau bocor, tentunya mengganggu kegiatan belajar lah,” ujar guru di sekolah itu.

Pantauan jurnalishukum.com di sekolah tersebut melihat kondisi bangunan sekolah ini, ada beberapa titik bangunan yang rusak dan sepertinya para pihak terkait diduga mencari keuntungan dari pembangunan sekolah dan juga ini sudah menjadi rahasia umum bagi masyarakat dan lainnya.

Kepala SDN 158/I Batanghari, Painem juga membenarkan dengan kondisi kerusakan sekolahnya yang baru seumur jagung selesai dibangun. Bahkan, pihak sekolah merasa khawatir melihat kondisi plafon sekolah yang sepertinya mau amblas.

“Ya, sangat kwatir saat melakukan belajar mengajar takut plapon Ruangan itu amblas dan menimpah kami dan murid yang lagi belajar,” jelasnya.

Dia dan guru lainnya di sekolah tersebut juga menjelaskan, dari pihak sekolah pernah beberapa bulan lalu mengkomfirmasi sama Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas PdK Batanghari, Adi, terkait persoalan kerusakan bangunan sekolah ini, namun sampai hari ini belum juga ada jawaban dari pihak instansi.

BACA JUGA  Konsultan Pengawas Bangunan Islamic Center Batang Hari, Diduga Pinjam Perusahaan

Sementara itu, hingga berita ini disiarkan, pihak Dinas PdK belum berhasil untuk dimintai keterangan terkait persoalan kerusakan bangunan sekolah yang menggunakan DAK tahun 2023 ini. Beberapa kali di datangi jurnalishukum.com ke Kantor Dinas PdK Batanghari, dikabarkan bahwa pihak instansi sedang turun dengan pihak Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Perwakilan Jambi. (Rey)

Share :

Baca Juga

Infrastruktur

Anggaran Dana Desa Purwosari Kecamatan Kuala Pesisir Regulasi Penggunaan Anggaran Tidak Sesuai Usulan Warga

Infrastruktur

Tahun 2021, UKPBJ Batanghari Pernah di Gugat di PTUN Jambi Soal Memenangkan Tender DAK di Dinas PUTR

Infrastruktur

Meskipun Terkesan Mubazir, Pengecatan Pagar Komplek BBC Di Kerjakan Oleh CV Layagama Persada

Infrastruktur

Nah…!!! Ada Bangunan Irigasi Air Tanah di Desa Kembang Tanjung, Tapi Tak Ada Angka Anggarannya

Infrastruktur

Gapensi Jambi Desak Aparat Bertindak Atas Dugaan Tender Bermasalah di Tanjab Barat

Hukrim

Dugaan Carut Marut Manajemen RSUD Hamba Muara Bulian Batang Hari, Kemana Dirutnya

Hukrim

Pasca Kerusakan Gedung KRIS RSUD Hamba Muara Bulian, Pintu Pagar Sengaja di Tutup

Infrastruktur

Pembangunan Jalan Lingkungan Dana APBD Provinsi Jambi di Mersam di Pertanyakan
error: Content is protected !!