https://dashboard.mgid.com/user/activate/id/685224/code/68609134aa79c3b5cb0177965d610587
Nah..!!! Ratusan Perangkat Desa Batang Hari Akan Adakan Aksi Solidaritas Tuntut Hak Gaji Luar Biasa..!!!Kejagung RI Sita Uang Ratusan Miliar dalam Perkara PT Duta Palma Korporasi LP Kelas IIB Muara Bulian Sediakan Sarana Asimilasi dan Edukasi untuk Tingkatkan Kualitas Pembinaan Warga Binaan Wakapolri Nyatakan, Jurnalis Tidak Bisa Di Jerat UUD ITE Banyak Kabel Udara Tidak Miliki Izin Dan Tidak Melapor ke APJII Jambi,
LBH-LKM Bersipat Sosial dan Kemanusian Dalam Memberikan Bantuan Hukum Kepada Masyarakat di Indonesia. Boleh Konsultasi Hukum Gratis Disini dan KLIK Logo di Bawah Ini Ya..!!!

Home / Cerita Rakyat

Minggu, 21 April 2024 - 16:47 WIB

Pengurus Pamsimas Dusun Tanjung Pasir Rambutan Masam Bantah Abaikan Rusaknya Mesin Pompa Air

JURNALISHUKUM.COM, BATANGHARI – Dikabarkan pengurus Pamsimas Dusun Tanjung Pasir Desa Rambutan Masam Kecamatan Muara Tembesi Kabupaten Batang Hari Provinsi Jambi mengabaikan kerusakan mesin pompa, sehingga Pamsimas tersebut tidak berfungsi selama kurun waktu lebih dari satu tahun. Hal tersebut mengakibatkan puluhan warga di RT 14 dan RT 15 mengeluh tidak mendapatkan air bersih.

Namun pemberitaan miring itu dibantah oleh M. Syaukani selaku Ketua pengurus Pamsimas Dusun Tanjung Pasir, saat dijumpai dikediamannya.

Dia mengatakan mesin pompa yang rusak sudah berulang kali diperbaiki dengan cara di bawa ke bengkel dynamo, namun tidak kunjung bagus. Akhirnya pengurus berinisiatif untuk melakukan pemesanan di salah satu toko di daerah Pal V Muara Tembesi. Akan tetapi dikarenakan stok barangnya sedang kosong maka pihaknya harus rela menunggu lama.

“Mesin pompa itu sudah kami perbaiki berulang kali tapi tak kunjung elok, kemudian kami inisiatif beli baru begitu di pasang airnya tidak mau mengalir. Dan akhirnya kami pesan, Bang. Kami nginden lah di toko Pal V Tembesi tu. Bukannya kami tidak bertanggungjawab atas kerusakan,” kata M. Syaukani kepada media ini.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa kondisi saat itu pun tidak memungkinkan untuk melakukan perbaikan, megingat wilayah Dusun Tanjung Pasir sedang dilanda banjir yang mengenangi jalur pipa Pamsimas tersebut serta amper-amper yang berada di rumah warga.

“Kalau pun ada mesin pompa tersebut, kami juga belum dapat melakukan perbaikannya. Ada banyak pipa-pipa sambungan ke rumah warga yang pecah dan kondisinya terendam banjir,” paparnya.

M. Syaukani menceritakan, bahwa ia sempat di panggil oleh Kepala Desa Rambutan Masam ke Kantor Desa sebelum bulan Ramadhan kemarin, menanyakan hal kerusakan mesin pompa tersebut. Ia berjanji kepada Kepala Desa akan segera memperbaiki kerusakan mesin tersebut seusai lebaran.

BACA JUGA  Nah..!!! Hasbi Anshory Buka Open Turnamen Sungai Arang Ke 4 di Kabupaten Bungo 

Kini pihaknya telah melakukan perbaikan terhadap mesin pompa tersebut serta jalur pipa yang pecah dan rusak. Alhasil air bersih pun sudah dapat mengalir kembali ke seluruh rumah warga.

“Alhamdulillah saat ini mesinnya sudah diperbaiki dan airnya sudah mengalir kembali, Bang,” ucap pria yang juga merupakan Kepala Dusun ini.

Ia sempat merasa kecewa terhadap kelompok yang memberitakan beberapa waktu lalu bahwa pihaknya sama sekali tidak peduli terhadap kerusakan pompa mesin Pamsimas selama ini, dan ia menganggap bahwa kelompok ini sudah memprovokasi warga sehingga warga merasa dirugikan akibat kesulitan mendapatkan air bersih.

Padahal selama ini pihaknya sama sekali tidak pernah memberatkan warga dengan menaikkan biaya operasional.

“Sejak awal biaya yang kami bebankan kepada warga hanya Rp. 3.000,- per kubikasinya, bahkan ada beberapa warga yang sampai saat ini masih menunggak pembayarannya. Tapi kami masih maklumkan dengan kondisi ekonomi yang sedang sulit saat ini,” pungkasnya. (Lukman)

Share :

Baca Juga

Cerita Rakyat

Tambang Emas Illegal di Danau Embat Batang Hari Kian Marak, Polri Jangan Tutup Mata

Cerita Rakyat

Isu Dugaan Illegal Drilling di Hutan Senami Batanghari Kian Menghebohkan, Kemana Aparat

Cerita Rakyat

Dukcapil Menyerahkan Buku Pokok Pemakaman (Bukpok) Kepada Pemerintah Distrik & Kampung

Cerita Rakyat

Cagar Budaya Benteng Jepang di Muara Nibung Menjadi Tempat Pembuangan Sampah

Cerita Rakyat

Seorang PNS di Bakeuda Batanghari Di Tangkap Polisi, Diduga Sedang Berjudi Kartu

Cerita Rakyat

Hari Ulang Tahun Kerukunan Keluarga Bone Wajo (KKBW) Teluk Bintuni Yang Ke-2 Tahun

Batang Hari

Nah…!!!Aktivitas Angkutan Batubara Di Jambi Kembali Dihentikan Sementara

Cerita Rakyat

Program Manfaat BKBK Gubernur Jambi Diduga Tidak Transparan dan di Nilai Gagal
error: Content is protected !!