https://dashboard.mgid.com/user/activate/id/685224/code/68609134aa79c3b5cb0177965d610587
Nah..!!! Ratusan Perangkat Desa Batang Hari Akan Adakan Aksi Solidaritas Tuntut Hak Gaji Luar Biasa..!!!Kejagung RI Sita Uang Ratusan Miliar dalam Perkara PT Duta Palma Korporasi LP Kelas IIB Muara Bulian Sediakan Sarana Asimilasi dan Edukasi untuk Tingkatkan Kualitas Pembinaan Warga Binaan Wakapolri Nyatakan, Jurnalis Tidak Bisa Di Jerat UUD ITE Banyak Kabel Udara Tidak Miliki Izin Dan Tidak Melapor ke APJII Jambi,
LBH-LKM Bersipat Sosial dan Kemanusian Dalam Memberikan Bantuan Hukum Kepada Masyarakat di Indonesia. Boleh Konsultasi Hukum Gratis Disini dan KLIK Logo di Bawah Ini Ya..!!!

Home / Infrastruktur / Nasional

Kamis, 2 Mei 2024 - 15:15 WIB

Rumah Warga Desa Tenam Batanghari Retak Akibat Bangunan Terowongan dan Jalan Batubara

JURNALISHUKUM.COM, BATANGHARI – Rumah warga di Desa Tenam Kecamatan Muara Bulian Kabupaten Batanghari Provinsi Jambi, retak akibat dari pembangunan Terowongan dan jalan tambang batubara. Dimana pembangunan Terowongan dan jalan Batubara di desa setempat ini untuk memuluskan angkuran batubara menuju stockpile pelabuhan milik PT. Deli Pratama Pelabuhan (DPP).

“Ya menurut kabar seperti itu dan ada beberapa rumah warga yang retak di lokasi pembanguna  Terowongan dan juga jalan untuk batubata itu,” kata A. Sayuti, warga Kabupaten Batanghari.

Dia juga mengatakan, terkait dengan persoalan pembangunan Terowongan dan jalan batubara tersebut juga berdampak kepada masyarakat setempat.

“Kalau soal dokumen lingkungan perusahaan perlu dikaji dan dikritisi agar tidak merugikan masyarakat, ini sudah ada beberapa masyarakat yang mengatakan bahwa rumah warga sudah ada yang retak,” ujarnya.

Kepala Desa Tenam, Yaakub S. Ag lewat via ponselnya membenarkan jika ada rumah warga yang retak dan sudah di komunikasikan kepada perusahaan dan juga sudah selesai.

“Kalau untuk pembangunan Terowongan dan juga jalan menuju stockpile itu ada dua perusahaan. Kalau Terowongan dikerjakan oleh PT Nusa Konstruksi Engenering (NSE) dan untuk jalan di kerjakan oleh PT Inti Bangun Sarana (IBS),” jelasnya.

Sementara itu, pantauan Jurnalishukum.com di lapangan, dimana pembangunan jalan dan Terowongan batubara sepertinya ramai diperbincangkan oleh warga di Kabupaten Batanghari. Seperti pembangunan Terowongan, PT NSE yang melobangi jalan lintas sumatera yang juga merupakan jalan lintas Provinsi Jambi.

Bahkan, lokasi pembangunan tersebut juga tidak jauh dengan Kantor Desa, Rumah Penduduk, Rumah Ibadah dan juga rumah makan. Alhasil, melihat proses pembangunan Terowongan dan jalan tersebut juga tidak memiliki keamanan atau SOP.

“Seharusnya di lokasi bangunan yang mana di lokasi itu adalah jalan lintas dan disana tidak memiliki rambu dan juga alat tanda keamanan yang seharusnya di letak di lokasi tersebut, juga termasuk tanda kemanama di tengah jalan lintas tersebut,” kata Nobi, warga pengguna jalan lintas Jambi ini.

BACA JUGA  Guru Besar Farmakologi UGM: Fomepizole Bukan Obat Gagal Ginjal Akut

Disamping itu, hingga berita ini disiarkan, pihak PT NSE dan IBS belum berhasil untuk dimintai keterangan terkait masalah ini.

Jurnalis Hukum : Heriyanto S. H., C. L. A

Share :

Baca Juga

Nasional

Azmi Gantikan Marthunis Sebagai PJ Bupati Aceh Singkil, Ini Harapan Ketua LPPN RI

Nasional

Polisi Usut Dugaan Aliran Uang Rp300 Juta ke Irjen Teddy Minahasa

Hukrim

Dugaan Tipikor Kegiatan SKEPB Rajungan dan Daging Sapi Pada PTSI Dinaikkan ke Tahap Penyidikan

Nasional

Anisto Ajak Menangkan YO JOIN Agar Uang Kembali Beredar di Masyarakat

Hukrim

Bangunan Gedung KRIS RSUD Hamba Muara Bulian Tak Ubah Seperti Gedung Puskesmas Bungku

Hukrim

Sebulan Ditindak Polisi, PETI di Desa Padang Kelapo Batang Hari Terus Beroperasi

Nasional

Bupati FDW Instruksi BPBD dan Dinsos Bantu Korban Bencana di Modoinding

Nasional

Muncul Boikot Lesti Kejora dari TV Nasional Usai Cabut Laporan
error: Content is protected !!