https://dashboard.mgid.com/user/activate/id/685224/code/68609134aa79c3b5cb0177965d610587
Banyak Kabel Udara Tidak Miliki Izin Dan Tidak Melapor ke APJII Jambi, Kadis PUTR Batanghari Tebar Hoax, Terkait Soal Pembangunan Jalan Kabupaten Di Mersam Seorang Anak Laki-Laki Yang Tenggelam Di Sungai Batanghari Semalam Sudah Di Temukan Baru Setahun Di Bangun, Plafon Gedung Puskesmas Luncuk Runtuh Bikin Heboh…!!! Mobil Pejabat Batanghari, Berplat Merah Diduga Isi Minyak Subsidi

Untuk Wilayah Kabupaten Batanghari Pesan Pupuk Organik Disini Dan Harga Terjangkau. Hubungi 085266117730

Home / Hukrim / Nasional / Peristiwa

Minggu, 16 Oktober 2022 - 11:03 WIB

Dua Perusahaan Tambang Batubara Di Tebo Digugat

JURNALISHUKUM.COM, TEBO – Dua perusahaan Pertambangan Batubara di Desa Mengupeh, Kecamatan Tengah Ilir, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi, yakni PT Daya Bambu Sejahtera (DBS) dan PT Madya Utama Lima (MULI) digugat sejumlah warga terkait dugaan penyerobotan lahan. Dimana kedua perusahaan tersebut seperti PT. Daya Bambu Sejahtera (DBS)  sebagai tergugat 1 dan PT. Madya Utama Lima (MULI) sebagai tergugat II.

“Agenda persidangan pada Selasa (18/10) besok merupakan sidang keterangan Saksi dari Penggugat,” kata Ryan Mirza Valiandra, Minggu.

Dia mengatakan, dalam gugatan yang dilakukan kepada kedua perusahaan tersebut pada Fakta persidangan tahap mediasi beberapa waktu lalu, diantara pihak perusahaan ini sudah mengakui dan ingin mengantikan lahan warga yang sudah mereka serobot. Namun, untuk isi dari lahan tersebut, seperti batubara yang sudah ambil, mereka tidak mau menggantikan dari isi dari lahan itu.

“Klien kita juga meminta isi yang sudah diambil, selama ini. Bukan lahan saja yang mau mereka gantikan kepada klien kita,” ujarnya.

Belum lama ini, dia juga menjelaskan,  selain menggugat perusahaan, sejumlah warga ini juga menggugat Hj. Masado atau yang merupakan sebagai tergugat III yang dianggap telah bersekongkol melawan hukum dengan dua perusahaan tambang batubara untuk melaksanakan aktivitas pertambangan.

Selaku kuasa hukum pihak penggugat menyampaikan bahwa bidang tanah seluas 2,5 hektare yang diserobot 2 perusahaan itu adalah milik kliennya. Bahkan, lahan yang diserobot itu sudah dikuasai kliennya sejak tahun 1994 silam.

“Tapi kenapa 2 perusahaan ini malah bekerjasama dengan tergugat III yaitu Hj. Masado yang tidak ada kaitan hukum antara mereka bertiga. Sementara, klien kita sudah melakukan pancah tebang dan penanaman karet hingga mendapatkan hasil,” sebut Ryan, saat di wawancarai wartawan dihalaman kantor Pengadilan Negeri Kabupaten Tebo.

BACA JUGA  Nah...!!! Langgar At-Taqwa Akan Segera Menjadi Masjid Jami' Kembang Paseban

“Kita masih bersih kukuh, karena kliennya mempunyai banyak saksi yang siap bersuara bahwa lahan yang digarap perusahaan itu milik klien kami,” jelas Ryan lagi.

Ryan juga mengaku bahwa kliennya selama penguasaan lahan sejak puluhan tahun itu tidak pernah ada gangguan maupun pihak lain yang mengklaim tanah itu termasuk tergugat III Hj. Masadoh.

“Belum ada penyelesaian antara klien kita dengan Hj. Masado, tapi kenapa PT. DBS dan PT. MULI ini masih menggarapnya,” sesalnya.

Untuk diketahui bahwa dua perusahaan yang bergerak di bidang tambang Batubara ini sudah beroperasi sejak awal tahun 2021 ini, dan hingga saat ini pihak perusahaan sama sekali tidak pernah melakukan ganti rugi dan perusahaan ini malah bekerjasama dengan Hj. Masado.

Sementara, terkait dugaan penyerobotan lahan warga Desa Mengupeh ini, pihak tergugat belum berani memberikan keterangan terkait hasil mediasi dengan pihak penggugat, bahkan terkesan bungkam.

Jurnalis Hukum : Syahreddy

Penanggungjawab : Heriyanto S.H.,C.L.A

Print Friendly, PDF & Email

Share :

Baca Juga

Nasional

Bupati Batang Hari Akan Di Gugat di Mahkamah Agung RI Terkait Penambahan Anggaran 2024 di Dalam Perda

Peristiwa

Nah..!!! Barisan Aktivis Batanghari Minta Bupati Kembalikan Aset Daerah

Hukrim

Mahfud MD : Langkah Polri Reformasi Diri

Nasional

Nah…!!!KPK Geledah Ditjen Minerba Kementerian ESDM

Peristiwa

Warga Maro Sebo Ulu Batang Hari Temukan Mayat Perempuan Dan Diduga Di Bunuh

Nasional

Ini Pesan Kapolda Jambi Pada Sertijab Jajarannya

Hukrim

Polres Batanghari berhasil Amankan Dugaan Pelaku Kekerasan Seksual Terhadap Wanita Disabilitas

Hukrim

Patroli Rutin Personil Polairud Polres Tanjabbar di Lokasi Bongkar Muat, di Apresiasi Nakhoda Kapal
error: Content is protected !!