https://dashboard.mgid.com/user/activate/id/685224/code/68609134aa79c3b5cb0177965d610587
Nah..!!! Ratusan Perangkat Desa Batang Hari Akan Adakan Aksi Solidaritas Tuntut Hak Gaji Luar Biasa..!!!Kejagung RI Sita Uang Ratusan Miliar dalam Perkara PT Duta Palma Korporasi LP Kelas IIB Muara Bulian Sediakan Sarana Asimilasi dan Edukasi untuk Tingkatkan Kualitas Pembinaan Warga Binaan Wakapolri Nyatakan, Jurnalis Tidak Bisa Di Jerat UUD ITE Banyak Kabel Udara Tidak Miliki Izin Dan Tidak Melapor ke APJII Jambi,
LBH-LKM Bersipat Sosial dan Kemanusian Dalam Memberikan Bantuan Hukum Kepada Masyarakat di Indonesia. Boleh Konsultasi Hukum Gratis Disini dan KLIK Logo di Bawah Ini Ya..!!!

Home / Hukrim

Selasa, 13 Agustus 2024 - 15:16 WIB

Nah..!! Ko Apek di Keluarkan Dari Tahanan Mapolda Jambi 

JURNALISHUKUM.COM, JAMBI – Affandi Susilo alias Ko Apek, seorang tersangka kasus pemalsuan surat atau dokumen kapal tugboat dan tongkang, akhirnya dikeluarkan dari Rumah Tahanan (Rutan) Mapolda Jambi, Minggu (11/8).

Ditreskrimum Polda Jambi, Kombes Pol Andri Ananta Yudhistira saat dikonfirmasi melalui pesan Whatappsnya tidak memberi jawaban saat ditanya Jurnalishukum terkait dengan din keluarnya Ko Apek dari rumah tahanan Polda Jambi.

Kemudian jurnalishukum.com kembali mencoba menghubungi Kasubbid Penmas Bidang Humas Polda Jambi, Kompol M. Amin Nasution melalui Via Ponselnya membenarkan bahwa Ko apek sudah di bebaskan dari tahanan Mapolda Jambi.

“Benar, beliau sudah di bebaskan atau dibkeluarkan dari tahanan Polda dan demi hukum karena masa penahanannya di Mapolda Jambi selama lebih kurang 60 hari berakhir. Dimana 60 hari ini, terbagi selama 20 hari tahanan Polda dan 40 hari tahanan Kejaksaan,” kata Amin Nasution.

Sebelumnya, Ko Apek ditangkap Tim Resmob dan Subdit I Kamneg Ditreskrimum Polda Jambi di Jakarta pada Rabu 12 Juni 2024 lalu sekitar pukul 03.00 WIB dini hari.

Ko Apex sendiri ditangkap Tim Resmob dan Subdit I Kamneg Ditreskrimum Polda Jambi atas kasus pemalsuan surat atau dokumen kapal tugboat dan tongkang.

Bahkan, Amin Nasution juga menjelaskan, bahwa proses penyidikan kasus Ko apek masih tetap berlanjut dan Penyidik masih memenuhi bukti-bukti dalam kasus pemalsuan surat atau dokumen dan penggelapan dalam jabatan PT Sinar Bintang Samudera (SBS) tersebut.

Sebelumnya, Berkas perkara tersangka kasus penggelapan dan pemalsuan surat atau dokumen Affandi Susilo alias Ko Apex yang dilimpahkan Ditreskrimum Polda Jambi ke Kejaksaan beberapa waktu lalu dinyatakan belum lengkap.

“Ya, berkasnya bolak balik dan kita masih melengkapi berkas yang dimintai oleh Kejaksaan dan bisa kita katakan masih P19,” tandasnya.

BACA JUGA  Sidang PK Saka Tatal di PN Cirebon, Novumnya Di Tolak JPU 

Sementara itu, hingga berita ini disiarkan, pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi, belum berhasil untuk dimintai keterangan terkait dengan bebasnya ko apek dari rumah tahanan Polda Jambi. (*) 

Share :

Baca Juga

Hukrim

PT PCM Jambi Diduga Di Kendalikan Oknum Mafia Tanah dan Juga Sebagai Pemodal

Hukrim

Kabid BM Dinas PUTR Batanghari : UKPBJ Tanggungjawab Soal Pemenang Tender Proyek

Cerita Rakyat

Dugaan Kecurangan di Balik Lulusnya Anak Kandung Pj Sekda Batang Hari di PPPK Periode II Ini

Hukrim

JAM Pembinaan Kejagung RI Lakukan Peninjauan Lahan Lokasi Kejaksaan Agung Di Ibu Kota Negara Nusantara

Hukrim

Melibatkan Pihak Terkait, Sat Pol PP Batanghari Akan Lakukan Deteksi Dini PT LIS

Hukrim

Dugaan Kasus Tipikor Bangunan Septic Tank Individual di Kejari Batanghari di Pertanyakan

Hukrim

Kejari Batanghari Gelar Press Release Penggeledahaan di Dua Instansi Pemkab Batanghari

Hukrim

Polres Nagan Raya Menyerahkan Tersangka Beserta Barang Bukti ke Kejaksaan Negeri Nagan Raya
error: Content is protected !!