https://dashboard.mgid.com/user/activate/id/685224/code/68609134aa79c3b5cb0177965d610587
Nah..!!! Ratusan Perangkat Desa Batang Hari Akan Adakan Aksi Solidaritas Tuntut Hak Gaji Luar Biasa..!!!Kejagung RI Sita Uang Ratusan Miliar dalam Perkara PT Duta Palma Korporasi LP Kelas IIB Muara Bulian Sediakan Sarana Asimilasi dan Edukasi untuk Tingkatkan Kualitas Pembinaan Warga Binaan Wakapolri Nyatakan, Jurnalis Tidak Bisa Di Jerat UUD ITE Banyak Kabel Udara Tidak Miliki Izin Dan Tidak Melapor ke APJII Jambi,
LBH-LKM Bersipat Sosial dan Kemanusian Dalam Memberikan Bantuan Hukum Kepada Masyarakat di Indonesia. Boleh Konsultasi Hukum Gratis Disini dan KLIK Logo di Bawah Ini Ya..!!!

Home / Hukrim / Peristiwa

Sabtu, 13 April 2024 - 08:40 WIB

Warga Terusan Batanghari Galang Dana Dinginnya Kasus Kematian Syifa

JURNALISHUKUM.COM, BATANGHARI – Beredar foto dan komentar warga Desa Terusan Kecamatan Marosebo Ilir Kabupaten Batanghari Provinsi Jambi, melakukan penggalangan dana atas dinginya atau belum terungkapnya kasus kematian Syifa. Dimana, kasus kematian Syifa ini diduga dibunuh dan dibuang di kolam bangsal batubata di Kelurahan Kampung Baru Kecamatan Muaratembesi pada akhir bulan Februari lalu.

Berdasarkan pantau Jurnalishukum.com di media social (Facebook) melihat unggahan dari salah satu akun bernama Tuta mengunggah semuah tulisan di kertas kerton dengan tulisan,”Penggalangan Dana Atas Dinginnya Kasus Syifa” dan dengan tulisan status, ayo warga pasar terusan, desa terusan, kelurahan tersusan, simpang terusan, kita usut tuntas kasus Syifa sebelum banyak lagi korban.

Kemudian dari status tersebut, berbagai komentar positif dari masyarakat melalui medsos dengan 89 komenan, 282 disukai dan 90 kali dibagi kan oleh warga di medsos tersebut. Bahkan dengan berbagai komentar mengatakan, biasonyo kalau orang berduit, cepat kasusnya ini terungkap.

Berbeda dengan komentar dengan nama akun Yofi Ahmad yang langsung mengetake akun Polsek Tembesi, Polres Batanghari, Polda Jambi dan Mabes Polri juga lanjut mengatakan, apa kabar bapak baju coklat terhormat.

Bahkan, akun yang bernama Danker juga mengatakan koordinasi dengan pihak korban, bentuk bendahara, kirim undangan tertulis lewat Facebook saja dan bergerak meminta bantuan dari rumah kerumah. Ykin, banyak yang mau bantu, Cuma belum tahu caranya dan tetap semangat.

Sementara itu, pantauan Jurnalishukum.com lagi melihat berbagai komentar-komentar menarik dan dapat di lihat di status unggahan Tuta dan sampai berita ini disiarkan, pihak penyidik Polres Batanghari belum berhasil untuk dimintai keterangan terkait dengan kasus kematian Syifa yang ditemukan di kolam bangsal batubata di Kelurahan Kampung Baru Kecamatan Muaratembesi Kabupaten Batanghari.

BACA JUGA  Nah...!!!Kejagung RI Periksa 2 Orang Saksi Terkait Perkara Impor Garam Industri

Jurnalis Hukum : Heriyanto S.H.,C.L.A

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Nah..!!! Delapan Orang Sudah Tiba di Gedung KPK, Uang Rp2,6 Miliar Ikut Diamankan

Peristiwa

Nah..!!! Beredar Pernyataan Isteri Sah Soal Anggota Panwaslih Kabupaten Aceh Singkil Yang Diduga Ketahuan Selingkuh

Hukrim

Diduga, Ada Aroma Korupsi Di Pembangunan Islamic Centre Batang Hari

Hukrim

GBRK Desak Kejati Jambi Panggil dan periksa Kepala Dinas Ketahanan Pangan

Hukrim

Dugaan Korupsi, Aliansi Mahasiswa Jambi Jihad Kasus Islamic Center dan SPPD Fiktif Dinas PUPR ke Kejati Jambi

Hukrim

Polres Teluk Bintuni gelar Rakor penyekatan rayonisasi wilayah Pilkada 2024

Hukrim

Dua Orang Tersangka Dugaan Korupsi Bank BNI di Tahan Kejati Jambi

Nasional

PRI Bumi Desak Penegakan Hukum atas Dugaan Perkebunan Ilegal PT MPG di Tanjabtim
error: Content is protected !!