https://dashboard.mgid.com/user/activate/id/685224/code/68609134aa79c3b5cb0177965d610587
Nah..!!! Ratusan Perangkat Desa Batang Hari Akan Adakan Aksi Solidaritas Tuntut Hak Gaji Luar Biasa..!!!Kejagung RI Sita Uang Ratusan Miliar dalam Perkara PT Duta Palma Korporasi LP Kelas IIB Muara Bulian Sediakan Sarana Asimilasi dan Edukasi untuk Tingkatkan Kualitas Pembinaan Warga Binaan Wakapolri Nyatakan, Jurnalis Tidak Bisa Di Jerat UUD ITE Banyak Kabel Udara Tidak Miliki Izin Dan Tidak Melapor ke APJII Jambi,
LBH-LKM Bersipat Sosial dan Kemanusian Dalam Memberikan Bantuan Hukum Kepada Masyarakat di Indonesia. Boleh Konsultasi Hukum Gratis Disini dan KLIK Logo di Bawah Ini Ya..!!!

Home / Peristiwa / Uncategorized

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:59 WIB

TIM Gabungan BPBD Nagan Raya Pencarian Masih Berlangsung Korban Terseret Arus Belum Ditemukan 

JURNALISHUKUM.COM, NAGANRAYA – Seorang remaja dilaporkan hilang setelah terseret arus sungai di wilayah Kecamatan Tadu Raya, Kabupaten Nagan Raya, Aceh, pada Jumat (1/5/2026) sore. Hingga saat ini, korban belum berhasil ditemukan dan proses pencarian masih terus dilakukan oleh tim gabungan (Minggu 3 Mai 2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB di aliran Sungai Krueng Tadu, tepatnya di Desa Gapa Garu. Laporan awal diterima oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nagan Raya sekitar pukul 16.15 WIB dari masyarakat setempat yang menyaksikan kejadian tersebut.

Korban diketahui bernama Kamaludin (15), seorang pelajar yang berdomisili di Desa Gapa Garu, Kecamatan Tadu Raya. Menurut keterangan warga, saat kejadian korban sedang berupaya menyeberangi sungai dengan menggunakan tali menuju area kebun untuk mengambil sebuah rakit.

Namun nahas, saat berada di tengah sungai, korban diduga kehilangan keseimbangan dan terseret derasnya arus air.

“Korban mencoba menyeberang dengan bantuan tali, tetapi arus sungai cukup kuat sehingga korban terseret,” ungkap salah seorang warga di lokasi kejadian.

Menindaklanjuti laporan tersebut, BPBD Nagan Raya langsung bergerak cepat menuju lokasi dan menetapkan status siaga satu untuk penanganan darurat.

Tim BPBD bersama masyarakat setempat segera melakukan upaya pencarian di sekitar lokasi kejadian. Selain itu, koordinasi juga dilakukan dengan tim Search and Rescue (SAR) untuk memperluas pencarian.

Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian masih terus berlangsung dengan menyisir aliran sungai dan area sekitar. Tim gabungan menghadapi sejumlah kendala, di antaranya arus sungai yang cukup deras serta kondisi medan yang cukup sulit.

Sementara itu, warga setempat menyebutkan bahwa korban bukan merupakan pekerja tetap di perkebunan kelapa sawit di wilayah tersebut. Namun, korban diketahui kerap ikut membantu aktivitas pelansiran kelapa sawit secara tidak tetap.

BACA JUGA  Nah..!!! Penegakan Hukum Bangunan Pagar Gudhas Permainan Ping Pong Pejabat Kota Jambi

“Korban bukan pekerja tetap, hanya ikut-ikutan membantu pelansir kelapa sawit,” jelas warga lainnya.

Peristiwa ini menambah daftar kasus kecelakaan di sungai yang terjadi akibat derasnya arus, terutama saat kondisi cuaca tidak menentu.

Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, terlebih ketika mencoba menyeberang tanpa perlengkapan keselamatan yang memadai.

BPBD Nagan Raya juga mengingatkan warga agar tidak mengambil risiko tinggi, terutama di wilayah rawan arus deras seperti Sungai Krueng Tadu. Keselamatan diri harus menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas.

Kasat Samapta polres Nagan raya Iptu M.Nasir, S.Pd dan KBO Sat samapta Polres Nagan Raya beserta 10 personil sat samapta Polres Nagan Raya ikut membantu pencarian menyisir di sepanjang aliran bibir sungai

Pihak keluarga korban hingga kini masih menunggu dengan harap-harap cemas di sekitar lokasi kejadian, berharap Kamaludin dapat segera ditemukan. Tim gabungan berkomitmen untuk terus melanjutkan pencarian hingga korban ditemukan. (Zahari)

Share :

Baca Juga

Hukrim

Polres Batanghari berhasil Amankan Dugaan Pelaku Kekerasan Seksual Terhadap Wanita Disabilitas

Batang Hari

Dailami : Bapak APH Jambi, Puskesmas Mersam di Bangun TA 2021 Sudah Rusak

Peristiwa

Humas YLPK Angkat Bicara: Proyek PJU di Balaraja Sarat Masalah, Diduga Ada Permainan

Hukrim

Ternyata di RSUD Hamba Muara Bulian Banyak Gedung Terbengkalai, Negara di Rugikan

Hukrim

Nah…!!! PETI Di Desa Padang Kelapo Batang Hari Kembali Beroperasi, Diduga Ada Setoran Keamanan

Uncategorized

Diduga, PT. Sofindo Seunagan Nagan Raya Tidak Menepati JANJI Setelah Di Tanda tangani Surat Perpanjangan Izin HGU-2024

Hukrim

Dinas Perikanan dan Bupati Tanjabtim Bungkam Soal Kapal 16 GT, APH Diminta Periksa

Batang Hari

Pemkab Batanghari Peringati Haornas Ke-40 Tahun
error: Content is protected !!