Banyak Kabel Udara Tidak Miliki Izin Dan Tidak Melapor ke APJII Jambi, Kadis PUTR Batanghari Tebar Hoax, Terkait Soal Pembangunan Jalan Kabupaten Di Mersam Seorang Anak Laki-Laki Yang Tenggelam Di Sungai Batanghari Semalam Sudah Di Temukan Baru Setahun Di Bangun, Plafon Gedung Puskesmas Luncuk Runtuh Bikin Heboh…!!! Mobil Pejabat Batanghari, Berplat Merah Diduga Isi Minyak Subsidi

Home / Cerita Rakyat

Rabu, 14 Juni 2023 - 20:58 WIB

Uang Iuran BPJS Kesehatan Da’i dan Guru PAMI di Batanghari Bikin Heboh

JURNALISHUKUM.COM, BATANGHARI – Dimana uang iuran BPJS Kesehatan para Da’i dan guru PAMI di Batanghari, Jambi, bikin heboh. Pasalnya, keheboan ini bermula dari status dan komentar warga di media sosial (Facebook) sampai dengan soal temuan dari audit Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) terhadap pengelolaan uang kas di Sekretariat Daerah Batanghari Tahun Anggaran (TA) 2022.

“Apa saya bilang, jadi temuankan dan menurut saya uang iuran Da’i dan guru PAMI di salah gunakan. Tidak menutup kemungkinan bahwa diduga di lain tempat, anggaran negara ini juga dimainkan oleh oknum yang memiliki jabatan yang strategis di pemerintahan ini,” kata Mamat, warga Muarabulian, Rabu.

Senada dikatakan, salah seorang oknum pegawai di Pemkab Batanghari yang namanya enggan disebut juga mengatakan, bahwa selain uang para Da’i dan guru PAMI, uang iuran BPJS ketenagakerjaan untuk para pegawai dan juga honorer di Pemkab Batanghari juga sama dan ini juga bermasalah.

“Kami juga ikut menanyakan uang yang pernah kami stor, yang mana yang tersebut juga merupakan BPJS kesehatan dan termasuk BPJS honorer,” ujarnya.

Sayuti, warga Kecamatan Mersam juga mengungkapkan, jika hal ini benar sesuai dengan pemberitaan di media. Penyalahgunaan uang iuran BPJS kesehatan para Da’i dan guru PAMI harus segera di usut dan segera non aktifkan oknum yang menyalahgunakan uang tersebut.

“Macam-macam persoalan sepertinya sedang terjadi, jika terbukti segera tindaklanjuti. Kepada Bupati Batanghari, non aktifkan pejabat itu,” jelasnya.

Berdasarkan pemberitaan di media partner Tigasisinet, bahwa uang iuran BPJS kesehatan para Da’i dan guru PAMI diduga disalahgunakan oleh mantan Kepala Bagian Perencanaan dan Keuangan Sekretariat Daerah Kabupaten Batanghari berinisial MK.

Pada Januari 2022, MK yang kala itu menjabat sebagai Kabag Perencanaan dan Keuangan Setda Batanghari memerintahkan Bendaharanya berinisial MT menyerahkan uang iuran BPJS kesehatan non ASN sebesar Rp217 lebih kepada MK.

BACA JUGA  Ninik Rahayu : Revisi Kedua UU ITE Ancam Kebebasan Pers

Sementara itu, tanpa pikir panjang MT lalu menyerahkan uang sebesar itu kepada MK, uang itu merupakan uang Iuran Jaminan Kesehatan Da’i dan guru PAMI.

Disamping itu, atas kelakuan MK, sekretariat derah harus memakai Uang Persediaan (UP) guna membayar tagihan BPJS pada Bulan Oktober-Desember 2022 dan ini kemudian juga dipersoalkan BPK.

“Pokoknya heboh lah dan ini menjadi pekerjaan kita semua untuk mengkritik dalam membangun Batanghari,” tandas Feri warga Batanghari. (Ist)

Jurnalis Hukum : Heriyanto S.H.,C.L.A

Print Friendly, PDF & Email

Share :

Baca Juga

Cerita Rakyat

Malam Nisfu Sya’ban, Masyarakat Pasar Muara Deli Tanjab Barat Antusias Datangi Masjid An-Nur¬†

Cerita Rakyat

RSUD Hamba Muara Bulian Harus Tanggung Jawab Soal Dugaan Malpraktek Warga Mersam

Cerita Rakyat

Nah..!!! Warga Desa Sungai Lingkar Batanghari Pertanyakan SK Pengangkatan Perangkat Desa

Cerita Rakyat

Nah..!!! Hasbi Anshory Buka Open Turnamen Sungai Arang Ke 4 di Kabupaten Bungo 

Cerita Rakyat

Ada Lima Harta Karun Terbesar RI Yang Jadi Rebutan Dunia, Nah..!! Ini Harta Karunnya,?

Cerita Rakyat

Nah, Ingat…!!!Besok Jalan Nasional Belum Bisa Dilewati Angkutan Batubara

Cerita Rakyat

HUT Lantas Ke 68, Polres Bungo Akan Gelar Turnamen E-Sports

Cerita Rakyat

Nah…!!!Ribuan Sopir Angkutan Truk Batubara Bakal Terima Bantuan Langsung Tunai
error: Content is protected !!