Jalan Kabupaten Batang Hari di Tanami Batang Padi Oleh Warga Mersam, Dimana Wabup Batang Hari Kami,?

- Penulis Berita

Sabtu, 17 Januari 2026 - 09:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALISHUKUM.COM, BATANGHARI – Jalan Kabupaten Batang Hari Provinsi Jambi, yang berlokasi di Kelurahan Kembang Paseban Kecamatan Mersam di tanami warga setempat dengan jenis tanaman padi. Dimana jalan ini merupakan jalan menuju Kampung Wakil Bupati Batang Hari, Bakhtiar S.P di Desa Mersam.

Herman, warga RT04 Kelurahan Kembang Paseban mengatakan, bahwa pada akhir tahun 2025, jalan ini dirusaki oleh Pemerintah Kabupaten Batang Hari melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Batanghari. Kerusakan ini di mulai dari Kelurahan menuju Desa Kembang Tanjung dan Desa Mersam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pada akhir tahun, sepertinya jalan ini akan segera diperbaiki oleh pemerintah dengan mencoba melobangi jalan yang dianggap tidak layak, mulai dari Kelurahan, Kembang Tanjung dan Mersam. Kemudian ada beberapa titik yang dilobangi ditampal dengan aspal yang dikeluarkan dari karung, lalu di ratakan dan itu hanya beberapa titik, sedangkan titik yang lain banyak yang rusak, bahkan kedalaman lobang mencapai 15 sampai 20 sentimeter, lebih kurang,” katanya, Sabtu (17/1).

Menurut dia, jalan ini merupakan jalan kampung Wakil Bupati Batang Hari dan tentunya pekerjaannya jangan asal-asalan dan atau asal jadi seperti ini. Bahkan, setelah dirusaki, lalu dibiarkan begitu saja dan jika anggarannya belum ada, semestinya jangan dirusaki dulu dan tunggu sampai anggaran itu ada.

“Jalan yang rusak ini, jika musim penghujan akan digenangi air dan jika panas diselimuti debu. Dan banyak juga kecelakaan dan bagi pengguna jalan diharapkan hati-hati melintasi jalan yang rusak tersebut,” ujarnya.

Senada dikatakan, Amri, warga di Kecamatan setempat, bahwa dimana ada kerusakan jalan yang seperti ini, cocok nya ditanam padi dan sebagainya. Karena warga juga sudah mulai bosan dengan janji yang disampaikan oleh pemerintah kepada masyarakat agar tetap selalu sabar dalam melihat proses pembangunan infrastruktur saat ini.

BACA JUGA  Viral, Video Penangkapan Sabu di Batanghari Seberat 10 Kg,? Ini Penjelasan Kepala BNNP Jambi

“Katanya awal tahun ini akan segera ditindaklanjuti oleh instansi terkait akan kerusakan jalan ini. Dan sampai hari ini juga belum ada tanda-tanda akan di perbaiki jalan yang ditanam oleh warga dengan Batang padi,” paparnya.

Hingga berita ini disiarkan, Wakil Bupati Batang Hari, Bakhtiar S.P dan Kepala Dinas PUTR Batang Hari Ir. H. Ajrisa Windra, ST, MM, belum berhasil untuk dimintai keterangan terkait kapan akan diperbaiki jalan yang sudah di rusaki oleh instansi terkait. Dimana banyak lagi kekesalan warga terhadap kerusakan jalan ini yang tidak dapat kita tulis, akan tetapi keluhannya sama seperti keluhan sumber dalam berita ini.

Sementara itu, akhir tahun 2025 lalu, pihak Dinas PUTR meninjau langsung proses pengerjaan pengaspalan pemeliharaan jalan di Kecamatan Mersam, tepatnya di Desa Kembang Paseban, Desa Kembang Tanjung, dan Desa Mersam, Selasa (30/12/2025).

Melalui media online dan TV, Kepala Dinas PUTR Batanghari, Ir. H. Ajrisa Windra, ST, MM, saat diwawancarai menjelaskan, bahwa pekerjaan pengaspalan tersebut menggunakan anggaran swakelola Dinas PUTR Batanghari.

Panjang total ruas jalan yang direncanakan sekitar 8 kilometer, dengan metode pengerjaan per spot atau titik, baik pada lubang jalan yang mengalami kerusakan berat maupun ringan.

“Namun saat ini pekerjaan terkendala karena sudah memasuki musim hujan. Untuk sementara, pekerjaan yang sudah terlaksana baru sekitar 1 kilometer, dan sisanya akan dilanjutkan pada tahun 2026,” kata Windra. (Ist)

Editor : Heriyanto S.H.,C.L.A

Berita Terkait

Ketua LSM ABA Apresiasi Kapolri, Desak Dugaan Penyadapan Presiden Diusut Tuntas
Lebih Kurang 500 Hektar Lahan Kelompok Tani Mersam Jaya Diklaim PT IAA/PT ICA: Kami Tidak Pernah Menjual atau Menyerahkan Lahan
Nah..!!! Akuisisi PT BEI Kepada Bbei Group di Desa Mersam Kembali di Soal dan Aktivitas Perusahaan Ikut di Pertanyakan
Soal Isu Pungutan Bantuan Beras Rp15 Ribu, Gusti : Perlu Dicek Kebenarannya di Lapangan
Pengadaan Seragam Sekolah TA 2025 Jadi Temuan BPK RI Perwakilan Jambi, Kejati Jambi Diminta Periksa Dinas Pendidikan Tanjabtim
Ini Pesan Otto Hasibuan Dalam Agenda Sharing Session dan Diskusi di DPC Peradi Jambi,? Baca Selengkapnya
Jika WTP Bisa Dibeli, Maka 13 Kali WTP Batang Hari Adalah Transaksi Terpanjang
Ingat..!!! MA dan KY Jatuhkan Sanksi Pemberhentian Tetap kepada Hakim Pelanggar Kode Etik

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 11:30

Kapolda Jambi Ajak Warga Ubah Stigma Pulau Pandan dari Kampung Narkoba Menjadi Kampung Hijau

Selasa, 3 November 2026 - 18:38

Mutasi Polri November 2026, Sejumlah PJU Polda Jambi dan Kapolres Jajaran Berganti

Selasa, 3 November 2026 - 17:11

Polres Nagan Raya Bersama BNN Musnahkan Ladang Ganja Seluas 20 Hektare di Kawasan Pegunungan

Selasa, 3 November 2026 - 14:29

Polda Jambi Gelar FGD Pelayanan Pengaduan Masyarakat, Perkuat Transparansi dan Profesionalisme Penegakan Hukum

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:15

Operasi Sarang Narkoba, Polda Jambi Amankan 213 Orang dan Sita 2,69 Kg Sabu

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:30

Polda Jambi Gelar Konferensi Pers, Ungkap 32 Kasus PETI Sepanjang Januari–Oktober 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:58

Polres Morowali Berhasil Ungkap Kasus Tindak Pidana Dengan Modus Pecah Kaca Mobil

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:28

Jajaran Polres, BNN dan Subdenpom XXIII/1-4 Morowali Gelar Patroli KRYD di Sejumlah Penginapan 

Berita Terbaru