Banyak Kabel Udara Tidak Miliki Izin Dan Tidak Melapor ke APJII Jambi, Kadis PUTR Batanghari Tebar Hoax, Terkait Soal Pembangunan Jalan Kabupaten Di Mersam Seorang Anak Laki-Laki Yang Tenggelam Di Sungai Batanghari Semalam Sudah Di Temukan Baru Setahun Di Bangun, Plafon Gedung Puskesmas Luncuk Runtuh Bikin Heboh…!!! Mobil Pejabat Batanghari, Berplat Merah Diduga Isi Minyak Subsidi

Home / Internasional

Jumat, 20 Oktober 2023 - 18:52 WIB

Israel Kini Mengebom Gereja Ortodoks Yunani di Gaza

FOTO : Tim penyelamat membawa seorang wanita yang terluka setelah serangan udara Israel terhadap Gereja Ortodoks Yunani Saint Porphyrius di Kota Gaza [Ali Jadallah/Anadolu]

FOTO : Tim penyelamat membawa seorang wanita yang terluka setelah serangan udara Israel terhadap Gereja Ortodoks Yunani Saint Porphyrius di Kota Gaza [Ali Jadallah/Anadolu]

JURNALISHUKUM.COM, GAZA – Serangan udara Israel telah membunuh dan melukai “sejumlah besar” pengungsi yang berlindung di kompleks gereja di Gaza, menurut kementerian dalam negeri daerah kantong Palestina yang terkepung.

Serangan itu menyebabkan “sejumlah besar martir dan terluka” di kompleks Gereja Ortodoks Yunani Saint Porphyrius di Kota Gaza, kata kementerian itu pada Kamis malam.

Kantor media pemerintah yang dikelola Hamas di Gaza melaporkan pada hari Jumat bahwa 18 warga Kristen Palestina termasuk di antara korban tewas.

Para saksi mata mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa serangan udara tersebut tampaknya ditujukan pada sasaran yang dekat dengan tempat ibadah abad ke-12 di mana banyak warga Gaza yang beragama Kristen dan Muslim mengungsi ketika perang berkecamuk di daerah kantong tersebut.

Militer Israel mengatakan kepada AFP bahwa jet tempurnya telah menghantam pusat komando dan kendali yang terlibat dalam peluncuran roket dan mortir ke arah Israel.

“Akibat serangan IDF [tentara Israel], tembok sebuah gereja di daerah itu rusak,” katanya, seraya menambahkan “kami mengetahui laporan mengenai korban jiwa. Insiden ini sedang ditinjau.”

Para saksi mata mengatakan serangan itu merusak bagian depan gereja dan menyebabkan bangunan di dekatnya runtuh, dan banyak orang yang terluka dievakuasi ke rumah sakit.

Saint Porphyrius, dibangun sekitar tahun 1150, adalah gereja tertua yang masih digunakan di Gaza. Terletak di lingkungan bersejarah Kota Gaza, gereja ini menawarkan perlindungan bagi orang-orang dari berbagai agama selama beberapa generasi.

Patriarkat Ortodoks Yunani di Yerusalem menyatakan “kecaman paling keras” atas serangan tersebut.

“Menargetkan gereja-gereja dan lembaga-lembaganya, serta tempat perlindungan yang mereka sediakan untuk melindungi warga yang tidak bersalah, terutama anak-anak dan perempuan yang kehilangan rumah mereka akibat serangan udara Israel di wilayah pemukiman selama 13 hari terakhir, merupakan kejahatan perang yang tidak dapat diabaikan.” kata patriarkat dalam sebuah pernyataan.

BACA JUGA  Nah..!!!Dubes Palestina Desak PBB Untuk Hentikan Pembunuhan Ketika Israel Gempur Gaza

Menjelaskan kerusakan yang terjadi pada gereja tersebut, militer Israel menyatakan: “Hamas dengan sengaja menanamkan asetnya di wilayah sipil dan menggunakan penduduk Jalur Gaza sebagai tameng manusia.”

Gaza dilanda rentetan tembakan Israel yang tiada henti menyusul serangan pejuang Hamas pada 7 Oktober, yang menurut Israel menewaskan sedikitnya 1.400 orang, sebagian besar dari mereka adalah warga sipil.

Kampanye Israel sejak itu telah menewaskan sedikitnya 3.785 warga Palestina di Jalur Gaza, sebagian besar dari mereka adalah warga sipil, menurut kementerian kesehatan Hamas.

Jurnalis Hukum : Heriyanto S.H.,C.L.A/SUMBER : AL JAZEERA DAN KANTOR BERITA

Print Friendly, PDF & Email

Share :

Baca Juga

Internasional

Ini Daftar Peristiwa Penting di Hari Ke 41 Perang Israel-Hamas

Internasional

Nah…!!!Gencatan Senjata di Gaza Diperpanjang

Internasional

Kelompok Houthi di Yaman Katakan Mereka Menembakkan Rudal Balistik Ke Arah Israel

Internasional

Nah…!!! Kini Warga Palestina menunggu serangan Israel di Rafah

Internasional

Nah..!!!Akhirnya Pangeran MBS ‘Ngamuk’, Arab Saudi Tegas Serukan Boikot Israel

Internasional

Kata Badan Pengawas : Kematian Jurnalis Meningkat di Gaza

Internasional

Penyeberangan Mesir-Gaza Rafah di Buka

Internasional

Rumah Sakit Al-Shifa di Gaza Terpaksa Kuburkan Pasien Meninggal di ‘Kuburan Massal’
error: Content is protected !!