Banyak Kabel Udara Tidak Miliki Izin Dan Tidak Melapor ke APJII Jambi, Kadis PUTR Batanghari Tebar Hoax, Terkait Soal Pembangunan Jalan Kabupaten Di Mersam Seorang Anak Laki-Laki Yang Tenggelam Di Sungai Batanghari Semalam Sudah Di Temukan Baru Setahun Di Bangun, Plafon Gedung Puskesmas Luncuk Runtuh Bikin Heboh…!!! Mobil Pejabat Batanghari, Berplat Merah Diduga Isi Minyak Subsidi

Home / Cerita Rakyat

Senin, 1 Mei 2023 - 08:31 WIB

Diduga, Salah Seorang Kades Cemarkan Nama Baik Bupati Tanjab Barat

JURNALISHUKUM.COM, TANJAB BARAT – Status media sosial Facebook (FB) yang di duga milik salah seorang Kepala Desa (Kades) di Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat) menghebohkan masyarakat.

Kehebohan terjadi karena di duga status FB yang diunggah Kades tersebut termuat unsur Pencemaran Nama Baik dan Ujaran Kebencian terhadap Tokoh Agama yang juga merupakan Bupati Tanjab Barat, Anwar Sadat.

Bahkan tidak hanya kepada Bupati Anwar Sadat, di status itu juga disinggung orang tuanya yang merupakan Ulama Besar Tanjab Barat.

Permasalahan ini tidak hanya menghebohkan jagat maya, tapi juga mengundang respon banyak pihak dari berbagai sudut pandang.

Salah satu pihak merespon dari sudut pandang hukum yang disampaikan oleh Mahasiswa Pasca Sarjana Universitas Batanghari (Unbari), Fikry Azhari.

Fikry berpendapat, bahwa tulisan yang diunggah oleh akun FB bernama Habibi Bibi itu termuat unsur Pencemaran Nama Baik dan Ujaran Kebencian.

“Ini jelas dapat kita duga telah melanggar pasal 27 ayat (3) dan pasal 28 ayat (2) UU ITE, serta pasal 310, 311, 315 KUHP, terkait Pencemaran Nama Baik dan Ujaran Kebencian,” ucapnya.

Sambung Mahasiswa Unbari itu, bahwa dugaan Pencemaran Nama Baik dan Ujaran Kebencian itu tidak hanya melanggar hukum, tapi juga menyakiti hati masyarakat.

“Masalah ini membuat kita luka, karena tokoh agama, ulama besar kita, orang tua dari Ust. Anwar Sadat juga dibawa-bawa dalam postingan Habibi Bibi itu,” jelas Fikry yang juga Bendahara Karang Taruna Tanjab Barat.

Bagi Fikry, “jika hanya kritik terhadap jabatan bupati tidaklah masalah, tapi jika sudah menghina individu dan keluarga, mengajak publik untuk turut membenci itu adalah kesalahan fatal, apalagi terhadap tokoh agama atau ulama,” tegasnya.

BACA JUGA  Nah...!!! Langgar At-Taqwa Akan Segera Menjadi Masjid Jami' Kembang Paseban

Anak muda yang aktif di Karang Taruna dan PMII itu sangat menyayangkan perbuatan yang di duga dilakukan oleh Kades tersebut.

“Merusak nama pejabat publik,” tandasnya.

Secara hukum, Fikry berharap kepada penegak hukum bila aduan/laporan dari pihak yang dirugikan (Bupati Anwar Sadat) telah masuk secara resmi, maka untuk sesegera mungkin ditindaklanjuti.

Karena menurut Fikry, peristiwa pidananya dan bukti permulaan yang cukup untuk menetapkan tersangkanya sangat mudah didapatkan.

“selagi masih terpampang jelas buktinya, kita tahu orangnya, maka ini harus cepat ditindak. Apalagi sudah menjadi atensi publik, takutnya masyarakat bertindak diluar tata ketertiban dan aturan yang berlaku,” tutup Fikry. (Mubarak)

Print Friendly, PDF & Email

Share :

Baca Juga

Cerita Rakyat

Dugaan Mark Up Pembelian Tanah RTH di Mersam Sudah Di Laporkan Ke BPK RI Perwakilan Jambi

Cerita Rakyat

Arie Suryanto : Kado Akhir Tahun Buat Gubernur Jambi Al Haris Dari Tanjabtim

Cerita Rakyat

Viral di CCTV Dua Orang Pencuri Pakai Sepeda Motor Masuk Musollah Rahmatul Amin, Curi Sound Sistem Dan Travo Listrik

Cerita Rakyat

Tim Fasilitator Universitas Teuku Umar Lakukan Visitasi Ke Desa Purwodadi

Cerita Rakyat

Melihat Permainan Pelaku Usaha Pertambangan Batubara di Jambi, Pasca Kasus Ismail Bolong

Cerita Rakyat

Nah..!!!Pemuda Tanjab Barat Kampanye Peduli Lingkungan

Cerita Rakyat

Nah…!!! Langgar At-Taqwa Akan Segera Menjadi Masjid Jami’ Kembang Paseban

Cerita Rakyat

HUT Lantas Ke 68, Polres Bungo Akan Gelar Turnamen E-Sports
error: Content is protected !!