Kadis PUTR Batanghari Tebar Hoax, Terkait Soal Pembangunan Jalan Kabupaten Di Mersam Seorang Anak Laki-Laki Yang Tenggelam Di Sungai Batanghari Semalam Sudah Di Temukan Baru Setahun Di Bangun, Plafon Gedung Puskesmas Luncuk Runtuh Bikin Heboh…!!! Mobil Pejabat Batanghari, Berplat Merah Diduga Isi Minyak Subsidi Nah..!!! Sopir Mobil Grand Max Hangus Terbakar di Jalan Lintas Bongo Jambi

Home / Cerita Rakyat / Hukrim

Rabu, 15 November 2023 - 12:24 WIB

Diduga, Pengusaha Tambang Minyak Illegal Drilling Bajubang Batanghari Stor Uang Koordinasi

FOTO : Tim Gabungan Polda Jambi Saat Melakukan penutupan sumur minyak ilegal di Desa Bungku, Kabupaten Batanghari, beberapa waktu lalu.

FOTO : Tim Gabungan Polda Jambi Saat Melakukan penutupan sumur minyak ilegal di Desa Bungku, Kabupaten Batanghari, beberapa waktu lalu.

JURNALISHUKUM.COM, BATANGHARI – Kuat dugaan pengusaha penambangan minyak illegal drilling di Kecamatan Bajubang Kabupaten Batanghari, Jambi, menyetor uang koordinasi keberbagai pihak demi memuluskan aktivitasnya membawa minyak keluar dari Kecamatan setempat.

Ketua LSM Komphital, Usman Yusuf mengatakan, diduga semua sopir truk pembawa minyak illegal itu, selalu menyetorkan sejumlah uang ke setiap pos yang ada di sepanjang jalur Desa Bungku, Desa Bungku Kecamatan Bajubang hingga Desa Simpang Kilangan Kecamatan Muarabulian.

“Saya sudah melayangkan surat ke Dinas Lingkungan Hidup, karena dari investigasi kami, ada aktivitas penambangan minyak illegal di kawasan tersebut,” kata Usman Yusuf, kepada wartawan di Batanghari.

Dia juga mengatakan, para pengusaha atau para toke minyak illegal ini, secara bersama-sama menggarap kawasan di Kawasan Kecamatan Bajubang dan juga di kawasan Tahura Senami, dengan cara membuat sumur bor dan menyedot minyak illegal di kawasan tersebut.

“Mereka beroperasi juga tidak jauh dari areal WKP Pertamina Bajubang,” ujarnya.

Dia juga menjelaskan, pihaknya sudah menyurati Dinas LH dan selanjutnya akan mengawal terus kasus ini hingga ke pemerintah pusat dan instansi lainnya, termasuk Aparat Penegak Hukum (APH).

“Saya dapat juga informasi ada seseorang berinisial WH, yang berperan sebagai pengumpul uang koordinasi dari pengusaha minyak untuk disetor ke berbagai pihak, baik itu oknum aparat, oknum wartawan dan oknum LSM. Ini sedang kami telusuri. WH itu sering membawa mobil Rubicon,” jelasnya.

Senada dikatakan, Rahman, seorang tokoh masyarakat Batanghari, bahwa persoalan minyak illegal Drilling sudah menjadi rahasia umum dan di belakang penambang minyak illegal tersebut tentunya ada dekengan dari pihak terkait.

“Beberapa kali kami melintasi jalan dari Simpang Kilangan sampai Desa Bungku, ada beberapa unit truk membawa minyak melintasi jalan ini dan setiap jalan juga terdapat pos-pos penjagaan dan tidak jelas pos penjagaan  tersebut,” paparnya.

BACA JUGA  Berantas Narkoba di Tebo : Polisi Tangkap 2 Pengedar Sabu

Sementara itu, sebelumnya aktivitas penambang minyak Illegal Drilling di Batanghari yang beroperasi di Kabupaten Batanghari sudah tidak ada lagi. Dimana, pernyataan ini hanya isapan jempol saja dan kenyataaannya sudah aktif seperti sebealumnya.

Jurnalis Hukum : Heriyanto S.H,.C.L.A

Share :

Baca Juga

Cerita Rakyat

Nah, Ingat…!!!Besok Jalan Nasional Belum Bisa Dilewati Angkutan Batubara

Cerita Rakyat

Pasca Rusak Jalan Kabupaten Batanghari, Apa Kabar Bapak Mantan Kepala UPTD UPCA Kota Jambi  

Hukrim

Nah..!!!Kajati Jambi Kembali Lantik Pejabat Eselon III

Hukrim

Kejagung RI Periksa 2 Orang Saksi, Terkait Perkara SKEBP Daging Sapi pada PT Surveyor Indonesia

Hukrim

Puluhan Saksi Diperiksa Kejari Batanghari Soal Kasus Dugaan Penyaluran Pupuk Subsidi

Hukrim

Diduga, Illegal Drilling di Desa Jebak Muaratembesi Batanghari Memakan Korban Dan Terbakar

Hukrim

Polisi Usut Aktor Intelektual Sendikat TTPO Jual organ Ginjal Kamboja

Hukrim

Melibatkan Pihak Terkait, Sat Pol PP Batanghari Akan Lakukan Deteksi Dini PT LIS