https://dashboard.mgid.com/user/activate/id/685224/code/68609134aa79c3b5cb0177965d610587
Nah..!!! Ratusan Perangkat Desa Batang Hari Akan Adakan Aksi Solidaritas Tuntut Hak Gaji Luar Biasa..!!!Kejagung RI Sita Uang Ratusan Miliar dalam Perkara PT Duta Palma Korporasi LP Kelas IIB Muara Bulian Sediakan Sarana Asimilasi dan Edukasi untuk Tingkatkan Kualitas Pembinaan Warga Binaan Wakapolri Nyatakan, Jurnalis Tidak Bisa Di Jerat UUD ITE Banyak Kabel Udara Tidak Miliki Izin Dan Tidak Melapor ke APJII Jambi,
LBH-LKM Bersipat Sosial dan Kemanusian Dalam Memberikan Bantuan Hukum Kepada Masyarakat di Indonesia. Boleh Konsultasi Hukum Gratis Disini dan KLIK Logo di Bawah Ini Ya..!!!

Home / Ekonomi

Senin, 18 Maret 2024 - 14:02 WIB

Daya Listrik Rendah, Warga Sungai Puar Minta PLN Jangan Tutup Mata

JURNALISHUKUM.COM, BATANGHARI –  Masyarakat Desa Sungai Puar, Kecamatan Mersam, Kabupaten Batanghari keluhkan daya listrik rendah yang mengakibatkan lampu redup dan alat elektronik tidak dapat digunakan. Redupnya daya listrik dikarenakan keberadaan Gardu yang sangat jauh sehingga menyebabkan daya yang berkurang. Hal itu disampaikan warga setempat.

“Aliran listrik kerap terjadi pemadaman yang tidak merata dan cahaya kurang terang,” kata Solihin, warga setempat.

Dia juga mengatakan, warga disini meminta agar pihak PLN tidak menutup mata, karena sebagai konsumen mereka bukan menikmati aliran listrik PLN secara gratis, melainkan membayar.

“Kami minta PLN cabang Batanghari secara sigap untuk melaksanakan  perbaikan dan penambahan Gardu listrik agar daya listrik kembali normal,” katanya lagi.

Menurutnya, sebagai konsumen sudah selayaknya menuntut hak pelayanan yang baik dari PLN.

“Karena tidak sedikit alat elektronik milik warga disini yang rusak karena kurangnya daya,” tambahnya.

Sementara pengurus PLN wilayah Mersam yang enggan namanya disebut saat dikonfirmasi menyampaikan jika gardu untuk desa Sungai Puar seharusnya bukan satu.

“Kemarin gardu untuk sungai Puar ada dua, tapi karena ada gardu yang meledak di tempat lain, makanya gardu untuk desa Sungai Puar dialihkan, dan untuk penggantinya kita masih menunggu kedatangan gardu baru dari Palembang,” jelasnya.

Meski sudah bertahun tak kunjung diganti gardu tersebut sehingga berdampak kepada warga setempat, masyarakat terdampak karena haknya sebagai konsumen tidak terpenuhi. Yang lebih mirisnya lagi, belum ada tanggapan hingga sampai saat ini kapan gardu PLN tersebut bisa datang dan kembali normal.

Jurnalis Hukum : Laras Apriyanti, S.Pd., M.Pd

BACA JUGA  Nah, Ingat...!!!Besok Jalan Nasional Belum Bisa Dilewati Angkutan Batubara

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Diduga, PT. ATGA Kuasai Lahan Masyarakat Tanpa izin, Kuasa Hukum Layangkan Somasi

Ekonomi

Viral…!!! ASN Batang Hari Tanyakan Gaji Ke 13 Yang Tidak Kunjung Cair

Ekonomi

Nasi Uduk Pecel Lele FERLY Jadi Tempat Nongkrong Favorit Buka Mulai Pukul 15:00 WIB, Tutup Pukul 04:00 WIB

Bisnis

Diduga, SPBU di Desa Tenam Muara Bulian Belum Memenuhi Syarat, Akan Tetapi Sudah Berdiri

Ekonomi

Nah..!!! Investor Eropa Serbu Tanjabtim, Industri Kelapa Diproyeksikan Tembus Pasar Dunia

Ekonomi

Tangani Bencana, Pemkab Nagan Raya Terima Bantuan Logistik dari Kemensos RI

Bisnis

Ketua APJII Gerak Cepat Tindaklanjuti Intruksi Walikota Jambi

Ekonomi

DPRD Batang Hari Minta Bimtek Kades Dan BPD Ke Lombok di Batalkan
error: Content is protected !!