https://dashboard.mgid.com/user/activate/id/685224/code/68609134aa79c3b5cb0177965d610587
Nah..!!! Ratusan Perangkat Desa Batang Hari Akan Adakan Aksi Solidaritas Tuntut Hak Gaji Luar Biasa..!!!Kejagung RI Sita Uang Ratusan Miliar dalam Perkara PT Duta Palma Korporasi LP Kelas IIB Muara Bulian Sediakan Sarana Asimilasi dan Edukasi untuk Tingkatkan Kualitas Pembinaan Warga Binaan Wakapolri Nyatakan, Jurnalis Tidak Bisa Di Jerat UUD ITE Banyak Kabel Udara Tidak Miliki Izin Dan Tidak Melapor ke APJII Jambi,
LBH-LKM Bersipat Sosial dan Kemanusian Dalam Memberikan Bantuan Hukum Kepada Masyarakat di Indonesia. Boleh Konsultasi Hukum Gratis Disini dan KLIK Logo di Bawah Ini Ya..!!!

Home / Peristiwa

Rabu, 18 Januari 2023 - 14:54 WIB

Belasan Pekerja Lokal Tersangka Bentrok Maut, 6 TKA China Masih Diperiksa

JURNALISHUKUM.COM, JAKARTA –  Polda Sulteng memeriksa enam tenaga kerja asing (TKA) asal China terkait bentrokan maut di di PT Gunbuster Nickel Industri (GNI), Morowali yang menyebabkan 2 orang meninggal dunia.
Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Didik Supranoto mengatakan pemeriksaan dilakukan penyidik untuk mendalami peristiwa maut tersebut.

“Untuk WNA masih dilakukan pemeriksaan, sudah diperiksa 6 orang,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (18/1).

Didik menjelaskan dalam insiden tersebut polisi telah menetapkan 17 orang sebagai tersangka. Ia mengatakan tersangka merupakan pekerja asal Indonesia yang terbukti melakukan perusakan dan pembakaran pabrik.

“Tersangka WNI semua. Pelaku perusakan dan pembakaran,” tuturnya.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebelumnya mengatakan aksi bentrokan terjadi usai adanya ajakan mogok kerja yang menimbulkan pro dan kontra diantara karyawan PT GNI.

Ia memastikan kabar bahwa tenaga kerja asing (TKA) yang terlebih dahulu menganiaya tenaga kerja Indonesia (TKI) serta informasi terkait penjarahan tidaklah benar.

“Dipicu karena ada provokasi yang muncul karena ada ajakan mogok kerja dan ada beberapa peristiwa yang terkait masalah industrial yang saat itu sedang dirundingkan,” ujarnya dalam konferensi pers, Senin (16/1).

Listyo menyebut pasca penolakan itu juga muncul unggahan viral yang seolah-olah terjadi pemukulan oleh TKA. Menurutnya hal itu juga diduga menjadi pemicu terjadinya bentrokan.

“Kemudian viral seolah terjadi pemukulan oleh TKA terhadap TKI sehingga ini kemudian memunculkan pengaruh provokasi kemudian mengakibatkan terjadinya penyerangan,” kata dia.

Jurnalis Hukum : Heriyanto S.H.,C.L.A/Sumber : CNN Indonesia

BACA JUGA  Wabup Tanjab Barat Di Laporkan Ke Polda Jambi, Diduga Lakukan Perkosaan

Share :

Baca Juga

Foto : Penemuan mayat lelaki di pinggir jalan dalam kondisi tengkurap dan tertimpa motor yang membawa minyak jenis Pertalite

Batang Hari

Ada Penemuan Mayat di Desa Ladang Peris Bajubang Batanghari, Begini Ceritanya,?

Peristiwa

Nah..!!! Kantor Tempo Dapat Kiriman Kepala Babi

Peristiwa

Nah…!!! Satu Unit Rumah Warga di Muara Tembesi Hangus di Lalap Api

Peristiwa

Sadis..!!! IS akui Bunuh dan Perkosa Nia Kurnia Sari

Peristiwa

Dinas Perhubungan Nagan Raya Pantau Pekerjaan Peningkatan Jalan
Pendeta Saifuddin Ibrahim

Nasional

Mabes Polri Belum Bisa Pulangkan Saifuddin Ibrahim ke Indonesia

Ekonomi

Warga Minta Pelabuhan Batubara Milik PT DPP di Desa Tenam Batanghari Di Stop Beroperasi

Hukrim

ASN di RSUD Hamba Muara Bulian Pertanyakan Soal Gedung KRIS, APH di Minta Periksa
error: Content is protected !!