Banyak Kabel Udara Tidak Miliki Izin Dan Tidak Melapor ke APJII Jambi, Kadis PUTR Batanghari Tebar Hoax, Terkait Soal Pembangunan Jalan Kabupaten Di Mersam Seorang Anak Laki-Laki Yang Tenggelam Di Sungai Batanghari Semalam Sudah Di Temukan Baru Setahun Di Bangun, Plafon Gedung Puskesmas Luncuk Runtuh Bikin Heboh…!!! Mobil Pejabat Batanghari, Berplat Merah Diduga Isi Minyak Subsidi

Home / Peristiwa

Jumat, 15 September 2023 - 13:31 WIB

Sejumlah Ormas di Tanjabtim Adakan Aksi Solidaritas Tragedi Rempang Batam

JURNALISHUKUM.COM, TANJABTIM –  Terkait Rencana Rempang Eco City akan menjadi lokasi pabrik yang dioperasikan oleh produsen kaca China, Xinyi Glass Holdings Ltd untuk membangun pabrik pengolahan pasir kuarsa senilai US$11,5 miliar di taman tersebut dan menjadikannya sebagai pabrik kaca kedua terbesar dunia setelah di China menjadi topik hangat nasional.

Namun sangat disayangkan rencana pembangunan pabrik kaca terbesar kedua China ini, berujung konflik pada Melayu Rempang. Pasalnya kearifan lokal bahkan masyakarat adat Melayu di Pulau Rempang akan gusur, di bumi hanguskan oleh penguasa negeri dimana aksi Melayu Rempang pada 11 September 2023 di kantor BP BATAM berujung anarkis dan tindakan yang tidak manusiawi.

Atas tragedi Pulau Rempang tersebut menyulut bara api sejumlah ormas Tanjabtim menggelar aksi, meminta kepada Pemerintah Daerah dan DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Timur agar aspirasi ini sampai ke Presiden.

Aksi digelar di halaman kantor Bupati Tanjung Jabung Timur, pada Jumat 15 September 2023, dihadiri dari berbagai ormas diantaranya, LAM Tanjabtim, Front Persaudaraan Islam, Gabungan Advokat Muslim Indonesia, DPP Perhimpunan Swadaya Rantau Melayu, aksi dikawal ketat pihak TNI, Kepolisian Polres Tanjung Jabung Timur, Satpol PP dan turut hadir ditengah-tengah para aksi Sapril Sekda Tanjabtim.

Erfan Indriyawan. SP selaku ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Perhimpunan Swadaya Masyarakat Rantau Melayu Kota Tanjung Pinang, saat dikonfirmasi media ini mengatakan sangat mendukung aksi yang dilakukan masyarakat Pulau Rempang Batam, menghimbau dan mengajak kepada seluruh masyarakat rumpun Melayu baik yang berada di Indonesia, Brunei Darussalam, Malaysia, Singapore, Thailand dan Filipina bersatu padu bangkitkan kembali jati diri dan kejayaan dalam sebuah keyakinan kebesaran bangsa Melayu.

BACA JUGA  Tahun 2021, UKPBJ Batanghari Pernah di Gugat di PTUN Jambi Soal Memenangkan Tender DAK di Dinas PUTR

“Tragedi Pulau Rempang Batam menjadi sebuah pemicu untuk menyatukan bangsa Melayu Indonesia, saya hadir di aksi ini, menghimbau dan mengajak Melayu bersatu dalam memerangi kezaliman, dimana hak- hak Melayu Rempang wajib merdeka dan bebas dari penindasan oleh bangsa sendiri,” jelas Erfan.

Sambung Erfan, Koordinator Lapangan pada aksi yang digelar hari ini, selaku Korlap Bung Dedi, Bung Roni dan Samsul Muin perwakilan dari suku Bugis.

Aksi berjalan damai ditutup dengan doa bersama para generasi Melayu dan Pemuda Bugis yang dipimpin oleh Ketua LAM. (M. Hatta)

Print Friendly, PDF & Email

Share :

Baca Juga

Hukrim

LSM Tumpas Laporkan Dugaan Mafia Tanah Ke Kejati Jambi
Foto : Sidang Lembaga Adat Desa Ture Kecamatan Pemayung, Senin (14/11/2022) lalu.

Peristiwa

Kades Ture Pemayung Diminta Jangan Tutup Mata Dan Bantu Warga Cari Keadilan

Peristiwa

Berbulan-bulan Korban Longsor Tanpa Perhatian, Kemana Pemimpinnya?

Peristiwa

Nah..!!! Ditlantas Polda Jambi Minta Truk Tambang, Pasir, Batu dan Mobil Box Tak Isi BBM dalam Kota

Hukrim

Nah..!!! Truk BBM Diduga Bawa Minyak Ilegal Terguling di Jalan Lintas Tanjab Barat 

Peristiwa

Seorang Buruh PT SKU Tenggelam di Lobang Galian Tambang IUP PT Tebo Prima Coal

Peristiwa

Nah…!!!Mafia Tanah Kian Mengkhawatirkan

Peristiwa

Warga Aur Kenali Solid Tolak Stockpile Batubara PT SAS dan Demi Ke Kantor Gubernur Jambi
error: Content is protected !!