https://dashboard.mgid.com/user/activate/id/685224/code/68609134aa79c3b5cb0177965d610587
Nah..!!! Ratusan Perangkat Desa Batang Hari Akan Adakan Aksi Solidaritas Tuntut Hak Gaji Luar Biasa..!!!Kejagung RI Sita Uang Ratusan Miliar dalam Perkara PT Duta Palma Korporasi LP Kelas IIB Muara Bulian Sediakan Sarana Asimilasi dan Edukasi untuk Tingkatkan Kualitas Pembinaan Warga Binaan Wakapolri Nyatakan, Jurnalis Tidak Bisa Di Jerat UUD ITE Banyak Kabel Udara Tidak Miliki Izin Dan Tidak Melapor ke APJII Jambi,
LBH-LKM Bersipat Sosial dan Kemanusian Dalam Memberikan Bantuan Hukum Kepada Masyarakat di Indonesia. Boleh Konsultasi Hukum Gratis Disini dan KLIK Logo di Bawah Ini Ya..!!!

Home / Peristiwa

Minggu, 11 Februari 2024 - 06:55 WIB

Polres Batanghari Tetapkan Tiga Tersangka Pasca Kebakaran Sumur Illegal Drilling di Desa Jebak

JURNALISHUKUM.COM, BATANGHARI – Kepolisian Resort (Polres) Batanghari menetapkan tiga tersangka atas terjadinya terbakarnya sumur minyak tanpa izin (ilegal drilling) di Kawasan hutan Tahura Desa Jebak, Kecamatan Muara Tembesi, Kabupaten Batanghari, Propinsi Jambi, pada malam Jum’at (9/2) kemarin. Hal ini disampaikan oleh Kapolres Batanghari AKBP Bambang Purwanto saat menggelar konferensi pers pada Sabtu malam, (10/02/).

Dia mengatakan, dalam kejadian tersebut Polres Batangari menetapkan ada tiga tersangka, satu diantaranya meninggal dunia yang berinisial “D” dan dua tersangka lainnya berhasil diamankan yakni berinisial “S” dan “E yang saat ini sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut diruangan penyidik.

“Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Desa Jebak, Kecamatan Muara Tembesi, waktu kejadian pada hari Jum’at (09/02/2024) sekitar pukul 18:45 waktu setempat,” kata AKBP Bambang Purwanto.

Menurut dia, untuk Penyebab terjadinya kebakaran dikawasan tahura di Desa Jebak yang sempat heboh beberapa waktu lalu, pada saat itu saudara “D” masuk ke lokasi sekitar pukul 18:00 WIB,  kemudian ada salah satu saksi yang memperingatkan untuk tidak melakukan kegiatan pada malam hari dikarenakan hari mulai gelap, rawan terjadi kebakaran karena Gas dalam lobang sedang kumpul. Akan tetapi peringatan dari saksi tersebut tidak diindahkan bahkan korban yang sekaligus menjadi tersangka itu tetap melakukan kegiatan dilokasi,

“Yang bersangkutan (saudara D-red) tetap melakukan kegiatan dan menghidupkan genset, yang mengakibatkan kebakaran,” jelasnya.

Sementara itu, sampai dengan saat ini kondisi api yang berada di lokasi kebakaran yakni di kawasan Tahura Desa Jebak masih dalam keadaan menyala.

“Kita sudah berkoordinasi dengan Pertamina Jambi sekarang sudah melakukan pengecekan  bagaimana cara pemadamannya, karena yang mempunyai metode atau cara-cara pemadamannya dari pertamina. Malam ini kita tetap melakukan pengamanan, baik itu dari Polsek Muara Tembesi maupun dari Polres,” paparnya.

BACA JUGA  Sengketa Media dan Pemkab Batang Hari Masuk Ke Tahap Ajudikasi Ke-4, Begini Info Sidangnya,?

Untuk diketahui luasan lahan Tahura Desa Jebak yang terbakar yakni lebih kurang seluas 10 hektar, dan tingginya kobaran api pada saat kejadian kebakaran beberapa waktu lalu diperkirakan mencapai 15 meter hingga 20 meter.

Jurnalis Hukum : Heriyanto S.H.,C.L.A

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Uang Bangunan Islamic Center Batang Hari Di Pertanyakan, Diduga Para Pekerja di Lapangan Sudah Bubar

Nasional

“Tom Lembong”. Apa Artinya dan Mengapa Penting Dipahami Publik?

Peristiwa

Sembilan Rumah di Kelurahan Senyerang Tanjab Barat Ambruk Terbawa Longsor

Nasional

Nyawa di Ujung Resiko, Penerapan K3 Pekerja PKS PT Esem Lestari Jaya di Nagan Raya Dipertanyakan

Cerita Rakyat

Dugaan Mark Up Pembelian Tanah RTH di Mersam Sudah Di Laporkan Ke BPK RI Perwakilan Jambi

Cerita Rakyat

Jalan Kabupaten di Mersam di Tanamai Batang Ubi dan Keladi Setelah di Rusak Oleh Dinas PUTR

Peristiwa

Seorang Warga Bungo Tenggelam di Sungai Batang Tebo

Hukrim

Tim Gabungan di Batanghari Musnahkan Puluhan Sumur Illegal
error: Content is protected !!