https://dashboard.mgid.com/user/activate/id/685224/code/68609134aa79c3b5cb0177965d610587
Banyak Kabel Udara Tidak Miliki Izin Dan Tidak Melapor ke APJII Jambi, Kadis PUTR Batanghari Tebar Hoax, Terkait Soal Pembangunan Jalan Kabupaten Di Mersam Seorang Anak Laki-Laki Yang Tenggelam Di Sungai Batanghari Semalam Sudah Di Temukan Baru Setahun Di Bangun, Plafon Gedung Puskesmas Luncuk Runtuh Bikin Heboh…!!! Mobil Pejabat Batanghari, Berplat Merah Diduga Isi Minyak Subsidi

Untuk Wilayah Kabupaten Batanghari Pesan Pupuk Organik Disini Dan Harga Terjangkau. Hubungi 085266117730

Home / Peristiwa

Minggu, 11 Februari 2024 - 06:55 WIB

Polres Batanghari Tetapkan Tiga Tersangka Pasca Kebakaran Sumur Illegal Drilling di Desa Jebak

JURNALISHUKUM.COM, BATANGHARI – Kepolisian Resort (Polres) Batanghari menetapkan tiga tersangka atas terjadinya terbakarnya sumur minyak tanpa izin (ilegal drilling) di Kawasan hutan Tahura Desa Jebak, Kecamatan Muara Tembesi, Kabupaten Batanghari, Propinsi Jambi, pada malam Jum’at (9/2) kemarin. Hal ini disampaikan oleh Kapolres Batanghari AKBP Bambang Purwanto saat menggelar konferensi pers pada Sabtu malam, (10/02/).

Dia mengatakan, dalam kejadian tersebut Polres Batangari menetapkan ada tiga tersangka, satu diantaranya meninggal dunia yang berinisial “D” dan dua tersangka lainnya berhasil diamankan yakni berinisial “S” dan “E yang saat ini sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut diruangan penyidik.

“Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Desa Jebak, Kecamatan Muara Tembesi, waktu kejadian pada hari Jum’at (09/02/2024) sekitar pukul 18:45 waktu setempat,” kata AKBP Bambang Purwanto.

Menurut dia, untuk Penyebab terjadinya kebakaran dikawasan tahura di Desa Jebak yang sempat heboh beberapa waktu lalu, pada saat itu saudara “D” masuk ke lokasi sekitar pukul 18:00 WIB,  kemudian ada salah satu saksi yang memperingatkan untuk tidak melakukan kegiatan pada malam hari dikarenakan hari mulai gelap, rawan terjadi kebakaran karena Gas dalam lobang sedang kumpul. Akan tetapi peringatan dari saksi tersebut tidak diindahkan bahkan korban yang sekaligus menjadi tersangka itu tetap melakukan kegiatan dilokasi,

“Yang bersangkutan (saudara D-red) tetap melakukan kegiatan dan menghidupkan genset, yang mengakibatkan kebakaran,” jelasnya.

Sementara itu, sampai dengan saat ini kondisi api yang berada di lokasi kebakaran yakni di kawasan Tahura Desa Jebak masih dalam keadaan menyala.

“Kita sudah berkoordinasi dengan Pertamina Jambi sekarang sudah melakukan pengecekan  bagaimana cara pemadamannya, karena yang mempunyai metode atau cara-cara pemadamannya dari pertamina. Malam ini kita tetap melakukan pengamanan, baik itu dari Polsek Muara Tembesi maupun dari Polres,” paparnya.

BACA JUGA  Bolehkah Advokat Merangkap Profesi Wartawan?

Untuk diketahui luasan lahan Tahura Desa Jebak yang terbakar yakni lebih kurang seluas 10 hektar, dan tingginya kobaran api pada saat kejadian kebakaran beberapa waktu lalu diperkirakan mencapai 15 meter hingga 20 meter.

Jurnalis Hukum : Heriyanto S.H.,C.L.A

Print Friendly, PDF & Email

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Nah..!!! Ditlantas Polda Jambi Minta Truk Tambang, Pasir, Batu dan Mobil Box Tak Isi BBM dalam Kota

Nasional

Kawasan Karhutla di Tanjabtim Jambi Rawan Kebakaran 

Peristiwa

Tim KM 50 Dapat Tugas Ambil CCTV di Kompleks Rumah Dinas Sambo

Peristiwa

Nah…!!! Selain Bawa Nama Bupati Batanghari, Pembelian Tanah RTH di Mersam Ada Fee

Peristiwa

Nah..!!! Barisan Aktivis Batanghari Minta Bupati Kembalikan Aset Daerah

Peristiwa

Nah…!!!Mafia Tanah Kian Mengkhawatirkan
Foto : Sidang Lembaga Adat Desa Ture Kecamatan Pemayung, Senin (14/11/2022) lalu.

Peristiwa

Kades Ture Pemayung Diminta Jangan Tutup Mata Dan Bantu Warga Cari Keadilan

Peristiwa

Belasan Orang Tenggelam Di Sungai Pengabuan Tanjab Barat
error: Content is protected !!