https://dashboard.mgid.com/user/activate/id/685224/code/68609134aa79c3b5cb0177965d610587
Nah..!!! Ratusan Perangkat Desa Batang Hari Akan Adakan Aksi Solidaritas Tuntut Hak Gaji Luar Biasa..!!!Kejagung RI Sita Uang Ratusan Miliar dalam Perkara PT Duta Palma Korporasi LP Kelas IIB Muara Bulian Sediakan Sarana Asimilasi dan Edukasi untuk Tingkatkan Kualitas Pembinaan Warga Binaan Wakapolri Nyatakan, Jurnalis Tidak Bisa Di Jerat UUD ITE Banyak Kabel Udara Tidak Miliki Izin Dan Tidak Melapor ke APJII Jambi,
LBH-LKM Bersipat Sosial dan Kemanusian Dalam Memberikan Bantuan Hukum Kepada Masyarakat di Indonesia. Boleh Konsultasi Hukum Gratis Disini dan KLIK Logo di Bawah Ini Ya..!!!

Home / Peristiwa

Selasa, 10 Desember 2024 - 11:58 WIB

Basarnas Manokwari Melaksanakan Simulasi Penanganan Kecelakaan Kapal Di Perairan Teluk Bintuni

JURNALISHUKUM.COM, PAPUABARAT – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Manokwari melaksanakan simulasi penanganan kecelakaan kapal di perairan Teluk Bintuni, Selasa (10/12/2024). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesiapan dan koordinasi antarinstansi dalam menghadapi potensi kecelakaan laut di wilayah tersebut.

Simulasi ini melibatkan beberapa instansi seperti TNI AL, Polairud, RSUD Teluk Bintuni, dan Dinas Perhubungan. Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kansar Manokwari, Markus Lukas, S.T., menjelaskan bahwa simulasi ini dilaksanakan karena tingginya angka kecelakaan kapal di perairan Bintuni.

“Setiap tahun terjadi sekitar 10 kecelakaan kapal di perairan Bintuni. Biasanya disebabkan oleh kerusakan mesin atau faktor lainnya. Melalui simulasi ini, kami meningkatkan kerja sama antarpotensi SAR agar penanganan kecelakaan lebih efektif dan efisien,” ujar Markus.

Simulasi ini menskenariokan kebakaran di kamar mesin kapal KM Sarex 01 pada koordinat 2°8’19.20″S – 133°33’2.25″E. Kebakaran menyebabkan beberapa awak kapal melompat ke laut untuk menyelamatkan diri.

Kapal yang sedang mengangkut bahan bangunan itu dalam perjalanan dari Wasior menuju Manokwari dan Sorong.

Begitu menerima sinyal distress pukul 09.30 WIT, SAR Mission Coordinator (SMC) langsung mengerahkan armada laut dan darat ke lokasi kejadian untuk melaksanakan evakuasi.

Tim gabungan berhasil menyelamatkan korban dengan rincian:

TNI AL: Mengevakuasi dua korban, satu mengalami luka kaki, dan satu terluka berat.

Polair Bintuni: Menyelamatkan tiga korban, dua di antaranya mengalami luka bakar dan satu ditemukan di life raft dengan luka berat.

Dinas Perhubungan: Mengevakuasi dua korban, satu luka ringan, dan satu meninggal dunia.

Basarnas: Berhasil menyelamatkan satu korban yang terjebak di dalam kapal.

Korban yang selamat langsung dibawa ke Dermaga Jetty Kampung Lama untuk mendapat perawatan medis. Ambulans dari RSUD Bintuni, Dinas Kesehatan, dan Puskesmas setempat dikerahkan untuk menangani korban luka berat.

BACA JUGA  Viral..!!!"Balon Durhaka" Kok Sampai SK PPPK Ditahan 

Fasilitas Pendukung dan Evaluasi

Polres Bintuni dan Kodim 1806 turut mengamankan lokasi simulasi dengan memasang garis polisi di sekitar dermaga. Tenda triase dan posko keluarga didirikan untuk membantu proses identifikasi korban dan memberikan dukungan psikologis kepada keluarga.

Simulasi ini melibatkan berbagai fasilitas seperti speed boat, rubber boat, rescue car, dan ambulans. Kepala Kantor Basarnas Manokwari memberikan apresiasi atas kerja sama dan koordinasi solid antarinstansi selama pelaksanaan simulasi.

Dengan keberhasilan simulasi ini, Basarnas dan instansi terkait menunjukkan kesiapan menghadapi potensi kecelakaan laut di Teluk Bintuni, sekaligus meningkatkan sinergi dalam operasi penyelamatan di masa mendatang.(Amiruddin)

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Kelompok Tani Madu Bengkal Berulah Lagi, H Aspan : Kami beri Waktu 3 bulan Lengkapi Legalitas

Hukrim

Diduga, Illegal Drilling di Desa Jebak Muaratembesi Batanghari Memakan Korban Dan Terbakar

Nasional

Jadwal Pemberkasan PPPK Sudah Di Umumkan, Puluhan Peserta Lagi Memiliki Masalah

Peristiwa

Nah..!!!100 Pulau Mau Dijual, Mendagri: Daripada Tak Digunakan Kosong Begitu Saja

Hukrim

Heboh..!! Warga Tanjabtim Temui Tengkorak Manusia di Pesisir Pantai Sungai Sayang

Hukrim

Pj Sekda Batang Hari Diduga Buat Surat Pembatalan Kelulusan Anak Kandungnya di P3K

Hukrim

Viral Di Medsos, Lulusnya Anak Kandung Pj Sekda Batang Hari, Netizen Minta di Laporkan Ke APH

Peristiwa

Pagar SMKN 1 Kota Jambi Roboh Diterjang Hujan dan Angin Kencang, Tiga Orang Meninggal Dunia
error: Content is protected !!