https://dashboard.mgid.com/user/activate/id/685224/code/68609134aa79c3b5cb0177965d610587
Nah..!!! Ratusan Perangkat Desa Batang Hari Akan Adakan Aksi Solidaritas Tuntut Hak Gaji Luar Biasa..!!!Kejagung RI Sita Uang Ratusan Miliar dalam Perkara PT Duta Palma Korporasi LP Kelas IIB Muara Bulian Sediakan Sarana Asimilasi dan Edukasi untuk Tingkatkan Kualitas Pembinaan Warga Binaan Wakapolri Nyatakan, Jurnalis Tidak Bisa Di Jerat UUD ITE Banyak Kabel Udara Tidak Miliki Izin Dan Tidak Melapor ke APJII Jambi,
LBH-LKM Bersipat Sosial dan Kemanusian Dalam Memberikan Bantuan Hukum Kepada Masyarakat di Indonesia. Boleh Konsultasi Hukum Gratis Disini dan KLIK Logo di Bawah Ini Ya..!!!

Home / Cerita Rakyat / Ekonomi

Kamis, 4 Januari 2024 - 08:33 WIB

Warga Mersam Batanghari Keluhkan Pembangunan Jalan Lingkungan Yang Sudah Dirusak

JURNALISHUKUM.COM, BATANGHARI – Sebagian warga di Kecamatan Mersam Kabupaten Batanghari Provinsi Jambi, keluhkan pembangunan jalan lingkungan yang sudah dirusak oleh Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang (PUPR) Batanghari, pada akhir tahun 2023 lalu. Bahkan, jalan yang sudah dirusak seperti melobangi jalan lebih kurang kedalamannya 7 sampai 10 centimeter belum juga diperbaiki oleh instansi terkait.

Sanusi, warga Desa Kembang Tanjung mengatakan, bahwa pengerjaan pembangunan jalan seperti ini kurang memuaskan bagi masyarakat. Pasalnya, dampak dari keteledoran pekerjaan ini banyak yang menjadi korban.

“Rusaknya jalan sudah lama dan sampai hari ini belum diperbaiki dengan tampal sulam di setiap lobang yang sudah dirusak. Apalagi sering terjadi kecelakaan dan beberapa orang sudah ada yang jatuh dari motornya,” katanya.

Rin, warga RT05 Kelurahan Kembang Paseban juga mengatakan, pembangunan jalan ini juga tidak memiliki papan merek yang dapat menjelaskan kepada masyarakat, pembangunan jalan tersebut menggunakan dana apa.

“Selain itu kondisi badan jalan sudah banyak yang di lobangi, lebih kurang sedalam 5 sampai dengan 7 centimeter bahkan ada yang 10 centimeter dan kemudian di biarkan begitu saja, sampai sekarang tidak ada tanda-tanda perbaikan,” ungkapnya.

Senada di katakan Din, warga yang sama, bahwa dengan adanya lobang jalan yang sudah dirusak tersebut membuat pengguna jalan alami kecelakaan akibat dari dalamnya lobang jalan yang sudah di gali pihak terkait.

“Coba kalian lihat sendiri dan turun ke lapangan, melihat kondisi jalan yang sudah di lobangi tidak dilakukan perbaikan, hari ini sudah masuk tahun 2024 dan pertanyaannya pembangunan jalan ini menggunakan dana apa,” ujarnya.

Man Wil, warga kelurahan setempat juga mengungkapkan, ada beberapa orang pengguna jalan sudah banyak yang menjadi korban akibat lobang jalan itu. Bahkan, kondisi jalan yang sudah di lobangi itu sangat memprihatinkan.

BACA JUGA  Kebakaran di Nibung Putih, 2 Rumah dan 8 Bedeng Hangus, 1 Orang Meninggal Dunia

“Jalan lingkungan ini merupakan jalan umum atau jalan kabupaten bagi masyarakat Kelurahan, Desa Kembang Tanjung dan Desa Mersam. Dan perlu untuk kita ketahui bahwa jalan ini setiap hari di lintasi oleh masyarakat di dua desa dan satu kelurahan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUTR Batanghari, H. Ajrisa Windra, ST, MM ketika dikonfirmasi Jurnalishukum.com lewat Via Ponselnya menjelaskan, bahwa dalam dua hari ini akan segera dilakukan perbaikan dan untuk perbaikan jalan tersebut dengan membuat tampal sulam saja.

“Ya, setelah tutup buku kemarin kita segera akan mengerjakan pembangunan jalan di mersam itu dan untuk dananya Swakelola dengan anggaran sebesar Rp1 miliar untuk jalan lingkungan di seluruh kecamatan,” tandasnya.

Jurnalis Hukum : Heriyanto S. H., C. L. A

Share :

Baca Juga

Cerita Rakyat

Diduga, Buruh Pekerja Terzolimi-PHK karyawan Tanpa Prosedur UU Cipta Kerja

Cerita Rakyat

Pemdes Pematang Rahim Tanjabtim Buka STQ Ke XVI Tingkat Desa

Batang Hari

Nah…!!! Pemda Batang Hari Terancam Tidak Dapat Menggunakan Uang APBD Tahun 2024

Cerita Rakyat

Meriah ! Dies Natalis Universitas Jambi ke- 61 Resmi dibuka

Cerita Rakyat

HUT ke 12, IWO Batanghari Rayakan Bersama Panti Asuhan

Cerita Rakyat

Nah..!!! Hasbi Anshory Buka Open Turnamen Sungai Arang Ke 4 di Kabupaten Bungo 

Cerita Rakyat

Lansia Sebatang Kara Hidup di Rumah Lapuk dan Rentan Roboh, Usia 120 Tahun

Cerita Rakyat

Agu Sujana Fasilitator SPAB Dukung MAN 2 Muaro Jambi Wujudkan Sekolah Aman Bencana
error: Content is protected !!