https://dashboard.mgid.com/user/activate/id/685224/code/68609134aa79c3b5cb0177965d610587
Nah..!!! Ratusan Perangkat Desa Batang Hari Akan Adakan Aksi Solidaritas Tuntut Hak Gaji Luar Biasa..!!!Kejagung RI Sita Uang Ratusan Miliar dalam Perkara PT Duta Palma Korporasi LP Kelas IIB Muara Bulian Sediakan Sarana Asimilasi dan Edukasi untuk Tingkatkan Kualitas Pembinaan Warga Binaan Wakapolri Nyatakan, Jurnalis Tidak Bisa Di Jerat UUD ITE Banyak Kabel Udara Tidak Miliki Izin Dan Tidak Melapor ke APJII Jambi,
LBH-LKM Bersipat Sosial dan Kemanusian Dalam Memberikan Bantuan Hukum Kepada Masyarakat di Indonesia. Boleh Konsultasi Hukum Gratis Disini dan KLIK Logo di Bawah Ini Ya..!!!

Home / Peristiwa

Minggu, 4 Mei 2025 - 16:12 WIB

Seorang Perempuan di Tebo Jadi Korban Penganiayaan Tetangga

JURNALISHUKUM.COM, TEBO – Telah terjadi tindak pengeroyokan dan penganiayaan yang menimpa seorang warga bernama Sdri Marlena, di wilayah Muara Tabir, Kabupaten Tebo, Jambi.

Kejadian itu berlangsung pada Sabtu (3/5/2025) sore, di depan rumah korban, dan menyebabkan korban mengalami luka serius, Minggu (4/5/2025).

Insiden bermula saat Sdri Marlena sedang bergurau dengan keponakannya yang bernama Kanza. Candaan ringan tersebut rupanya di salah artikan oleh tetangga depan rumah, Sdri Deka, yang mengira dirinya sedang menjadi bahan pembicaraan.

Merasa tersinggung, Sdri Deka segera melaporkan hal tersebut kepada ibunya, Eka Priana. Tanpa mencari tahu kebenaran, Sdri Eka Priana justru tersulut emosi dan langsung mendatangi Marlena dengan kemarahan yang memuncak.

Tak hanya itu, Sdri Eka Priana kemudian melakukan tindakan kekerasan secara fisik terhadap Marlena. Pemukulan yang dilakukannya mengakibatkan Marlena terjatuh dan mengalami luka serius di bagian wajah.

Dalam waktu bersamaan, adik dari Sdri Eka Priana, yaitu Sdri Susanti, datang ke lokasi dan ikut membantu dalam pengeroyokan terhadap Marlena. Tindakan ini semakin memperparah kondisi korban.

Akibat penganiayaan tersebut, Marlena mengalami luka sobek pada dagu yang memerlukan jahitan serta luka lebam di beberapa bagian wajah. Ia harus menjalani perawatan medis segera setelah kejadian.

Menurut keterangan warga setempat, ketidaksukaan Sdri Eka Priana terhadap Marlena memang telah berlangsung cukup lama, meski tidak diketahui secara pasti apa penyebab utamanya. Perselisihan kecil di masa lalu disebut-sebut menjadi pemicunya.

Keluarga korban menyatakan kekecewaannya terhadap tindakan brutal yang dilakukan oleh pelaku. Mereka menilai kejadian ini tidak hanya mencoreng nilai kemanusiaan, tetapi juga membahayakan keselamatan jiwa Marlena.

Saat ini, pihak keluarga telah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Muara Tabir. Mereka berharap aparat penegak hukum dapat segera menindaklanjuti laporan dan memproses pelaku sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

BACA JUGA  Seorang Korban Tenggelam di Tanjab Barat Ditemukan di Wilayah Parit Pudin Pengabuan

“Kami minta keadilan ditegakkan. Ini bukan hanya soal luka fisik, tetapi juga trauma psikologis yang dirasakan korban,” ujar salah satu anggota keluarga Marlena kepada wartawan Jurnalis.online.

Pihak kepolisian dari Polsek Muara Tabir telah menerima laporan resmi dan sedang melakukan pemeriksaan terhadap para saksi untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Masyarakat berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi, dan setiap bentuk kekerasan dapat diselesaikan secara hukum demi menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan. (*)

Editor : Heriyanto S.H.,C.L.A

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Hari Ini, Ratusan Orang Masyarakat Bungo Aksi Ke Kantor Bupati Bungo

Peristiwa

Belasan Orang Hilang, Pencarian Korban Kebakaran di Glodok Plaza Terus Berlanjut

Hukrim

Nah..!!! Seorang Penyebar Video Viral Unja Sudah Jadi Tersangka

Peristiwa

Ratusan Kilogram Sabu di Tanjab Barat di Gagalkan Oleh BNN RI 

Peristiwa

Sembilan Rumah di Kelurahan Senyerang Tanjab Barat Ambruk Terbawa Longsor

Peristiwa

Breaking News..!!! Kendaraan Roda Dua Tabrakan di Jalan Zona V Geragai Tanjabtim

Hukrim

Warga Mersam Gugat Praperadilan Kasatreskrim Polres Batang Hari, Sidang Perdana Tanpa Kehadiran Termohon

Hukrim

Tim Gabungan di Batanghari Musnahkan Puluhan Sumur Illegal
error: Content is protected !!