https://dashboard.mgid.com/user/activate/id/685224/code/68609134aa79c3b5cb0177965d610587
Nah..!!! Ratusan Perangkat Desa Batang Hari Akan Adakan Aksi Solidaritas Tuntut Hak Gaji Luar Biasa..!!!Kejagung RI Sita Uang Ratusan Miliar dalam Perkara PT Duta Palma Korporasi LP Kelas IIB Muara Bulian Sediakan Sarana Asimilasi dan Edukasi untuk Tingkatkan Kualitas Pembinaan Warga Binaan Wakapolri Nyatakan, Jurnalis Tidak Bisa Di Jerat UUD ITE Banyak Kabel Udara Tidak Miliki Izin Dan Tidak Melapor ke APJII Jambi,
LBH-LKM Bersipat Sosial dan Kemanusian Dalam Memberikan Bantuan Hukum Kepada Masyarakat di Indonesia. Boleh Konsultasi Hukum Gratis Disini dan KLIK Logo di Bawah Ini Ya..!!!

Home / Infrastruktur / Nasional

Jumat, 31 Mei 2024 - 23:34 WIB

Nah..!!! Dikabarkan, Perusahaan Haji Isam Yang Kerjakan Terowongan Di Bawah Jalan Lintas Nasional Desa Tenam

JURNALISHUKUM.COM, BATANGHARI – Beredar kabar bahwa H. Samsudin Andi Arsad atau biasa di panggil H. Isam yang mengerjakan terowongan di jalan lintas nasional di Desa Tenam Kecamatan Muara Bulian Batanghari Provinsi Jambi. Dimana, Terowongan ini merupakan lintasan truk batubara dari Kabupaten Merangin dan Sarolangun menuju sungai Batanghari di Desa setempat.

Berdasarkan pantauan dan penelusuran Jurnalishukum.com, bahwa H. Isam adalah seorang pengusaha sukses dan pemilik perusahaan Jhonlin Group dan berasal dari daerah KalimantanKalimantan Selatan atau di Kota Baru.

Bahkan, pada pekerjaan terowongan yang melintasi di jalan lintas nasional dikerjakan dengan menggunakan PT Nusa Konstruksi Engenering (NSE) dan ini di benarkan langsung oleh Kepala Desa setempat, yakni Yaakub S. Ag.

“Iya, terowongan ini dikerjakan oleh PT NSE dan kalau untuk jalannya menuju pelabuhan di kerjakan oleh PT Inti Bangun Sarana (IBS), kemudian perusahaan pelabuhan barubara itu adalah milik PT. Deli Pratama Pelabuhan (DPP),” kata Yaakub S. Ag, belum lama ini.

Dimana, kabar atau isu nama pengusaha terkenal yang mengerjakan terowongan ini juga disampaikan oleh salah seorang penjabat di Kabupaten Batanghari, Aan. Dia mengatakan, bahwa pengerjaan terowongan itu adalah H Isam.

“Ya, kabarnya begitu dan sepertinya pengusaha biasa tidak akan mungkin dapat mengerjakan terowongan itu, sebab terowongan itu nanti akan melintasi di bawah jalan lintas nasional,” ujar Aan.

Kemudian berdasarkan pantauan dilapangan, pada Jumat (31/5) pagi hingga sore terjadi kemacetan di jalan lintas nasional, akibat dari aktivitas pekerjaan terowongan dengan cara buka tutup bagi pengguna jalan dari arah kota jambi ke Simpang Muaratembesi dan begitu juga sebaliknya dari arah Simpang Muaratembesi menuju kota jambi sedikit macet.

BACA JUGA  PWI Tanjabbar Kecam Aksi Serangan Israel Tewaskan Puluhan Wartawan, Hengki: Tak Berperikemanusiaan

Bahkan, dengan adanya sedikit aktivitas buka tutup jalan nasional membuat pengguna jalan juga sedikit terganggu. Dengan ditutupnya jalur jalan nasional kemudian diarahkan kendaraan ke jalan lingkar yang dibuat oleh perusahaan itu sendiri.

Sementara itu, hingga berita ini disiarkan, pihak perusahaan atau H. Isam belum berhasil untuk dimintai keterangan terkait kabar pekerjaan tersebut. Dan menurut keyakinan warga di Batanghari khususnya, meyakini bahwa H. Isam lah yang mampu membuat terowongan guna akses lintasan truk batubara menuju pelabuhan di tepi sungai Batanghari.

Jurnalis Hukum : Heriyanto S. H., C. L. A

Share :

Baca Juga

Nasional

Keprihatinan Terhadap Bangsa Dan Hancurnya Tatanan Demokrasi : Puluhan Advokat Jambi Bersatu Gelar Aksi

Infrastruktur

Windra : Mudah-Mudahan Sesuai Target Sampai Akhir Desember, Pekerjaan Selesai

Nasional

Yukk.!!! Mari Kita Intip Kekayaan Dan Perjalanan Karir Ketua KPK Firli Bahuri, Tersangka Kasus Korupsi

Nasional

Hari Ini KPK Geledah Rumah di Menteng Terkait Kasus Harun Masiku

Nasional

Festival Hutan Adat I se-Tanah Papua: Merayakan Warisan Alam dan Budaya Suku Moskona di Teluk Bintuni

Nasional

Pasca Bom Bunuh Diri, Kapolri Jenguk Korban di Rumah Sakit Immanuel Bandung

Nasional

Warga Desa Cibetok Bergotong Royong Atasi Genangan Air, Kades H. Aenillah Syarif Bantu Material

Nasional

Oknum di Kementerian ATR-BPN Diduga Banyak Jadi Mafia Tanah
error: Content is protected !!