https://dashboard.mgid.com/user/activate/id/685224/code/68609134aa79c3b5cb0177965d610587
Nah..!!! Ratusan Perangkat Desa Batang Hari Akan Adakan Aksi Solidaritas Tuntut Hak Gaji Luar Biasa..!!!Kejagung RI Sita Uang Ratusan Miliar dalam Perkara PT Duta Palma Korporasi LP Kelas IIB Muara Bulian Sediakan Sarana Asimilasi dan Edukasi untuk Tingkatkan Kualitas Pembinaan Warga Binaan Wakapolri Nyatakan, Jurnalis Tidak Bisa Di Jerat UUD ITE Banyak Kabel Udara Tidak Miliki Izin Dan Tidak Melapor ke APJII Jambi,
LBH-LKM Bersipat Sosial dan Kemanusian Dalam Memberikan Bantuan Hukum Kepada Masyarakat di Indonesia. Boleh Konsultasi Hukum Gratis Disini dan KLIK Logo di Bawah Ini Ya..!!!

Home / Nasional

Jumat, 13 September 2024 - 16:06 WIB

Dukcapil Teluk Bintuni Perkuat Pelayanan Publik dengan Fokus pada Masyarakat OAP

JURNALISHUKUM.COM, PAPUABARAT –  Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Teluk Bintuni, Fredrik Paduai, S.Sos, MM, menegaskan komitmen instansinya untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di wilayah tersebut.

Fokus utama pelayanan adalah memberikan layanan administratif kependudukan, terutama kepada masyarakat yang tinggal di distrik-distrik dengan mayoritas Orang Asli Papua (OAP).

Fredrik menjelaskan bahwa pada tahun anggaran 2024, Dukcapil Teluk Bintuni telah menerima alokasi dua sumber dana untuk mendukung pelayanan kependudukan.

Sumber pertama adalah dana Otonomi Khusus (Otsus) sebesar Rp750 juta, di mana Rp500 juta dialokasikan untuk melayani 10 distrik, termasuk Moskona Barat, Moskona Timur, Moskona Utara, Masyeta, Merdei, Kuri, Fafurwar, Aroba, Wamesa, serta satu distrik lainnya yang belum disebutkan.

Pelayanan yang diberikan oleh Dukcapil mencakup pembuatan Kartu Keluarga (KK), perekaman Kartu Tanda Penduduk (KTP), pembuatan akta kelahiran, Kartu Identitas Anak (KIA), serta pencatatan sipil seperti mutasi penduduk dan akta kematian.

Selain dana Otsus, Dukcapil juga akan menggunakan Dana Alokasi Umum (DAU) untuk mendukung pelayanan di distrik-distrik yang tidak termasuk dalam alokasi Otsus.

Fredrik menyoroti tantangan geografis dan biaya perjalanan sebagai hambatan utama dalam menjangkau beberapa wilayah, seperti Wamesa yang beribukota di Idoor, serta kampung-kampung di distrik Kaitaro, Babo, dan Sumuri.

Untuk memastikan seluruh wilayah mendapatkan pelayanan yang layak, Dukcapil berkolaborasi dengan kepala distrik dan kepala kampung setempat guna mengumpulkan warga di titik-titik pelayanan tertentu. Fredrik juga turut terlibat langsung dalam pemantauan di lapangan, meskipun tidak diwajibkan sebagai kepala dinas.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk proaktif dalam mengurus dokumen kependudukan, mengingat pentingnya data dalam berbagai aspek kehidupan, seperti pendidikan, pekerjaan, dan layanan kesehatan.

BACA JUGA  Nagan Raya Meriahkan PON XXI Aceh-Sumut dengan UMKM Rameune Expo

“Dunia saat ini menggunakan data, bukan lagi ucapan,” tegasnya.

Dukcapil Kabupaten Teluk Bintuni berharap melalui pelayanan ini, kualitas administrasi kependudukan di wilayah tersebut semakin meningkat, memberikan masyarakat akses yang lebih baik terhadap hak-hak administratif mereka. (Amiruddin)

Share :

Baca Juga

Nasional

Polda Jambi Himbau Pada Masyarakat Untuk Jaga Kamtibmas

Nasional

Nah..!!Gedung Bareskrim Polri Kebakaran di Tengah Isu Suap Tambang Ilegal Komjen Agus Andrianto

Nasional

Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah Yohanis Manibuy.SE., MH.,, Berkurban Dua Ekor Sapi

Nasional

Titik Terang Kematian Keluarga Kalideres di Tengah Isu Apokaliptik

Nasional

JH Surati BPK RI Perwakilan Jambi Soal Pergeseran Anggaran di Diskominfo Batang Hari TA 2023-2024

Nasional

Festival Hutan Adat I se-Tanah Papua: Merayakan Warisan Alam dan Budaya Suku Moskona di Teluk Bintuni

Nasional

Pendamping PKH Tidak Berwenang Menentukan Penerima Bansos, Fokus pada Fungsi Pendampingan

Nasional

Upacara Hari Pengayoman di Rutan Kelas IIB Bintuni: Menteri Hukum dan HAM Serukan Pengabdian Menuju Indonesia Emas 2045
error: Content is protected !!