https://dashboard.mgid.com/user/activate/id/685224/code/68609134aa79c3b5cb0177965d610587
Nah..!!! Ratusan Perangkat Desa Batang Hari Akan Adakan Aksi Solidaritas Tuntut Hak Gaji Luar Biasa..!!!Kejagung RI Sita Uang Ratusan Miliar dalam Perkara PT Duta Palma Korporasi LP Kelas IIB Muara Bulian Sediakan Sarana Asimilasi dan Edukasi untuk Tingkatkan Kualitas Pembinaan Warga Binaan Wakapolri Nyatakan, Jurnalis Tidak Bisa Di Jerat UUD ITE Banyak Kabel Udara Tidak Miliki Izin Dan Tidak Melapor ke APJII Jambi,
LBH-LKM Bersipat Sosial dan Kemanusian Dalam Memberikan Bantuan Hukum Kepada Masyarakat di Indonesia. Boleh Konsultasi Hukum Gratis Disini dan KLIK Logo di Bawah Ini Ya..!!!

Home / Ekonomi / Infrastruktur / Peristiwa

Rabu, 18 Juni 2025 - 09:29 WIB

Anggaran Cukup Besar..!! Dua Unit Stabilizer di RSUD Hamba Muara Bulian Diduga Terbengkalai

JURNALISHUKUM.COM, BATANGHARI – Anggaran lebih kurang sebesar Rp9 miliar dari dana Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Hamba Muara Bulian Kabupaten Batang Hari Provinsi Jambi, dua unit stabilizer ini terbengkalai. Pasalnya, anggaran ini di beli melalui dana tersebut pada tahun 2023 lalu.

“Barang ini sudah banyak yang mempertanyakan tentang kegunaannya untuk apa dan yang kita tahu bahwa stabilizer ini mengontrol arus listrik ke alat kesehatan, tapi tidak berfungsi dan jika lampu mati stabilizer ini tidak bisa menyetabilkan arus listrik. Diduga anggaran ini besar lho,” kata salah seorang ASN di rumah sakit yang enggan namanya disebut.

Dia juga mengatakan, bahwa terkait persoalan arus listrik di rumah sakit juga tidak optimal, karena kondisi arus listrik cukup kecil dan kalau pada malam hari. Banyak lampu yang dimatikan, karena untuk memperbesar arus ke ruang rawat inap pasien.

“Iya, kalau untuk dua unit stabilizer itu ada di ruangan ICU dan ruang Radiologi. Kedua ini tidak tahu kegunaannya untuk apa. Heran bagi pegawai yang bekerja di dua ruangan ini,” ungkapnya sambil tertawa melalui Via Ponselnya.

Senada dikatakan, salah seorang ASN di rumah sakit lainnya, bahwa untuk anggaran sebesar itu dengan dua unit stabilizer itu cukup lah besar, akan tetapi perencanaan untuk kegunaan dari keuangan melalui dana BLUD itu terkesan mubazir.

“Menurut saya, dalam membuat suatu perencanaan dalam pengadaan itu, jangan lah mencoba cari keuntungan, sebab kita tahu bahwa persoalan keuangan ini sensitif sekali. Ini dugaan kita saja, sebab kita tidak termasuk kepada pengguna anggaran, PPK dan PPTK rumah sakit. Kan begitu,” jelasnya.

BACA JUGA  Viral...!!! ASN Batang Hari Tanyakan Gaji Ke 13 Yang Tidak Kunjung Cair

Menurut dia, untuk persoalan manajemen di rumah sakit ini sudah dikeluhkan oleh banyak ASN yang berada di bagian fungsional rumah sakit. Sementara yang memegang kendali semua kegiatan dan keuangan banyak dari bagian Strukturalnya.

“Zaman kini, semua kita diminta transfran dalam pengelolaan keuangan. Dan dua unit stabilizer ini kenapa tidak di aktifkan, sayang karena anggaran ini besar,” paparnya.

Sementara itu, terkait gedung KRIS dan gedung Klas 1 yang sampai saat ini terus terbengkalai, sesuai dengan informasi melalui media ini. Ayo sama-sama kita pantau, karena untuk gedung KRIS rumah sakit tersebut kabarnya akan di fungsikan di tanggal 1 Juli 2025.

Dimana, terkait dengan pemberitaan kerusakan kedua gedung ini melalui media jurnalishukum.com harus perlu kita perhatikan dan pantau. Sebab, ini juga sudah di ketahui oleh lintas Komisi DPRD Batang Hari beberapa waktu lalu.

Hingga berita ini disiarkan, pihak terkait seperti Direktur rumah sakit, Ibnu Rahmat Muda, PPK dan PPTKnya belum berhasil untuk dimintai keterangan. Dan sepertinya isu yang mencuat terhadap persoalan yang terjadi rumah sakit, sepertinya menutup diri dan belum dapat untuk mengklarifikasikan terhadap pemberitaan yang mencuat di media ini. (Tim)

Editor : Heriyanto S.H.,C.L.A

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Satu Unit Rumah di Muara Bulian Batang Hari Hangus Terbakar

Peristiwa

Tak Puas Dengan Pelayanan RS Islam Arafah Jambi, Keluarga Pasien Mengamuk

Batang Hari

Bupati Batang Hari Begitu Bangga Dengan Penghargaan Ditengah Banyak Permasalahan

Nasional

Jadwal Pemberkasan PPPK Sudah Di Umumkan, Puluhan Peserta Lagi Memiliki Masalah

Cerita Rakyat

RAT Koperasi ATH Di Desa Sengkati Baru Dipertanyakan, Pemerintah Harus Telusuri Pengurus dan Pertanggungjawaban Koperasi

Hukrim

Heboh..!!! Warga Bungo Temui Tengkorak Kepala Manusia

Peristiwa

Nah…!!! Belum Ada Klarifikasi Pihak Terkait Soal Rusaknya Bangunan Gedung KRIS RSUD Hamba Muara Bulian

Peristiwa

Seorang Pengusaha di Marosebo Ulu Batanghari Diduga Jadi Mafia Tanah, BPN Harus Turun
error: Content is protected !!