JURNALISHUKUM.COM, BATANGHARI – Belum lama ini viral dugaan pencemaran limbah Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Mutiara Sawit Sejahtera (MSS), kini pihak PKS PT MSS juga diduga menghalangi tugas jurnalistik dalam agenda pertemuan antara Lurah Simpang Sungai Rengas Kecamatan Marosebo Ulu Kabupaten Batang Hari Provinsi Jambi.
Gusti, salah seorang jurnalis mengatakan, bahwa sebelumnya dirinya sudah berkoordinasi dengan Lurah setempat terkait persoalan dugaan pencemaran limbah perusahaan tersebut dan di jadwalkan hari ini diadakan pertemuan antara pihak kelurahan dan juga pihak perusahaan.
“Ya, sebelumnya saya sudah berkoordinasi dengan Lurah dan lurah menjadwalkan Senin (11/4) untuk ke PKS PT MSS. Singkat cerita hari ini di kantor perusahaan saya tidak diterima masuk untuk meliputi, sedangkan Lurah diterima. Nah, dimana keterbukaan informasi publik terhadap legalitas perusahaan dan juga dugaan pencemaran limbah yang sudah bertahun-tahun tidak ada tindakan dari pihak terkait,” kata Gusti.
Dia juga mengungkapkan, untuk agenda pertemuan antara Lurah Simpang Sungai Rengas dengan pihak PT MSS Kecamatan Maro Sebo Ulu, Batang Hari, terkait pembahasan limbah yang diduga dibuang ke sungai selama bertahun-tahun menjadi sorotan.

“Ya betul, saya selaku perwakilan media yang ingin mengambil liputan agenda Lurah Simpang Sungai Rengas dengan pihak perusahaan MMS dalam pembahasan limbah yang dibuang ke sungai sudah bertahun-tahun. Memang saya tidak boleh masuk oleh humas PT MMS melalui kepala security yang ada di MMS,” ulangnya Gusti.
Dia juga menjelaskan, kedepan dirinya akan meaporkan Humas PT MMS, kenapa ia bisa melarang media yang lagi ingin melakukan liputan dan juga termasuk akan dilaporkan kepada Komisi Informasi Provinsi Jambi serta instansi terkait.
Sementara itu, Abid Muthahin, Humas PT MSS ketika dihubungi lewat Via Whatappsnya mengatakan, maaf sebelumnya dan demi menjaga ketertiban, keamanan operasional, dan kenyamanan lingkungan kerja di perusahaan, mengimbau agar rekan media/wartawan untuk melakukan konfirmasi/verifikasi terlebih dahulu.
“Demikian kando dan maaf atas ketidaknyamananyo, terimakasih,” jelasnya.
Hingga berita ini disiarkan, Lurah Simpang Sungai Rengas, Reni belum berhasil untuk dimintai keterangan terkait agenda yang dilaksanakan di PKS PT MSS Simpang Sungai Rengas. (Ist)










