https://dashboard.mgid.com/user/activate/id/685224/code/68609134aa79c3b5cb0177965d610587
Nah..!!! Ratusan Perangkat Desa Batang Hari Akan Adakan Aksi Solidaritas Tuntut Hak Gaji Luar Biasa..!!!Kejagung RI Sita Uang Ratusan Miliar dalam Perkara PT Duta Palma Korporasi LP Kelas IIB Muara Bulian Sediakan Sarana Asimilasi dan Edukasi untuk Tingkatkan Kualitas Pembinaan Warga Binaan Wakapolri Nyatakan, Jurnalis Tidak Bisa Di Jerat UUD ITE Banyak Kabel Udara Tidak Miliki Izin Dan Tidak Melapor ke APJII Jambi,
LBH-LKM Bersipat Sosial dan Kemanusian Dalam Memberikan Bantuan Hukum Kepada Masyarakat di Indonesia. Boleh Konsultasi Hukum Gratis Disini dan KLIK Logo di Bawah Ini Ya..!!!

Home / Sumatera Utara

Rabu, 20 Maret 2024 - 04:04 WIB

Pengrusakan Pagar SMK 2 Negeri Meulaboh dilakukan Oknum Kades Berdalih Tanah Desa

JURNALISHUKUM.COM, ACEH – Pagar SMK 2 Negeri Meulaboh di desa Lapang kecamatan Johan pahlawan Kabupaten Aceh Barat dilakukan oknum Kepala desa dengan berdalih tanah yang di bangun pagar tersebut milik Desa.

Pagar bangunan tersebut yang sudah sejak bertahun -tahun termasuk aset pemerintahan , bukan bangunan pribadi sekolah atau pun Guru dan kepala sekolah , seharusnya pihak penegak hukum menindak tegas atas pengrusakan tersebut sebelum ada keputusannya pengadilan apa bila tanah tersebut milik desa bukan semena mena pembongkaran dilakukan , pagar tersebut milik Pemerintah.

Saat awak Media Konfirmasi kepala sekolah Tarmidhi selaku kepala sekolah SMK 2 Negeri Meulaboh menurut keterangan pembokaran dilakukan oleh oknum kepala desa setempat , selama saya kepala sekolah bahwa pagar tersebut sudah ada ” ungkapnya. Dan sudah saya laporkan ke pihak Polres Aceh Barat permasalahan tersebut dikarenakan pagar tersebut bukan milik pribadi saya ,saya hanya menjalankan tugas selaku kepala sekolah sekarang , pagar tersebut juga aset pemerintah dan dibangun pun pakai anggaran pemerintah.

Pembokaran tersebut harus dipertanggung jawabkan , kami dari pihak sekolah hanya menjalankan tugas selaku pendidik menunggu hasil prosesnya saja bagaimana Keputusan Pemerintah.

Saat awak media Jurnalishukum.com menghubungi pihak kepala desa lapang melalui telepon seluler ( WhatsApp ) untuk dikonfirmasi permasalahan pengrusakan Pagar sekolah tidak ada tanggapan / balasan dari kepala desa setempat sebelum berita ditayangkan Media.

Dimohon kepada Pihak Penegak Hukum APH di Kabupaten Aceh Barat menindak lanjuti pengrusakan aset Pemerintahan yang mengunakan Anggaran Pemerintah sesuai dengan yang berlaku di Negara Republik Indonesia. ( Zahari )

BACA JUGA  Pembangunan Rumah Bantuan Desa Padang Panyang diduga Anggaran Siluman Tahun 2023

Share :

Baca Juga

Sumatera Utara

Ketua DPD GMNI Sumut, Minta Kepada Walikota Medan Memberikan Solusi Terhadap Jemaat GEKI

Sumatera Utara

Mantan Kanit Tipikor, Kasad Reskrim Polres Nagan Raya – iptu Vitra Ramadani SH.M.Si Menggantikan Akp.Winarto

Sumatera Utara

Pemkab Nagan Raya Gelar Upacara Peringatan Harkitnas ke-117

Sumatera Utara

KIP Bireuen Diduga Memecah Belahkan Anggota Disabilitas,Ketua PPDI Bireuen Kecewa Dan Tak Terima

Sumatera Utara

SMPN 1 Kuala Pesisir Padang Panyang Kuala Pesisir Memperingati Hari Guru Ke 78

Nasional

Belasan Kombes dan AKBP Masuk Mutasi Ke Mabes Polri. Inilah daftar,?

Nasional

Pencemaran Limbah PKS PT MSS Simpang Sungai Rengas Kian Memprihatinkan dan Anehnya Tak Ada Pengawasan Dari Dinas Lingkungan Hidup

Sumatera Utara

Sowa’a Laoli, SE., M.Si Serahkan Bantuan Sosial Kepada Penyandang Disabilitas Di Desa Onozitoli
error: Content is protected !!