https://dashboard.mgid.com/user/activate/id/685224/code/68609134aa79c3b5cb0177965d610587
Nah..!!! Ratusan Perangkat Desa Batang Hari Akan Adakan Aksi Solidaritas Tuntut Hak Gaji Luar Biasa..!!!Kejagung RI Sita Uang Ratusan Miliar dalam Perkara PT Duta Palma Korporasi LP Kelas IIB Muara Bulian Sediakan Sarana Asimilasi dan Edukasi untuk Tingkatkan Kualitas Pembinaan Warga Binaan Wakapolri Nyatakan, Jurnalis Tidak Bisa Di Jerat UUD ITE Banyak Kabel Udara Tidak Miliki Izin Dan Tidak Melapor ke APJII Jambi,
LBH-LKM Bersipat Sosial dan Kemanusian Dalam Memberikan Bantuan Hukum Kepada Masyarakat di Indonesia. Boleh Konsultasi Hukum Gratis Disini dan KLIK Logo di Bawah Ini Ya..!!!

Home / Peristiwa

Sabtu, 4 Januari 2025 - 09:14 WIB

Heboh..!!! Perangkat Desa Tuntut Gaji dan Dana Operasional yang Terhutang Oleh Pemkab Batanghari

JURNALISHUKUM.COM, BATANGHARI –Terkait hebohnya informasi tentang rencana aksi solidaritas ratusan perangkat desa se-Kabupaten Batanghari yang dikabarkan akan dilaksanakan setelah usai Sholat Jumat kemarin, Ketua Persatuan Perangkat Desa Seluruh Indonesia (PPDI) Provinsi Jambi, M. Nuh, akhirnya angkat bicara.

Saat ditemui dan diwawancarai oleh sejumlah awak media di Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Batanghari, M. Nuh memberikan penjelasan terkait situasi yang sebenarnya.

“Sebenarnya hari ini bukan aksi demonstrasi. Hari ini perangkat desa ingin bersilaturahmi dengan Kepala Dinas PMD untuk menanyakan kejelasan terkait gaji perangkat desa yang sudah empat bulan belum dibayar pada tahun 2024, serta dana operasional selama tiga bulan yang juga belum dibayar, termasuk Dana Bagi Hasil (DBH),” jelas M. Nuh.

M. Nuh menambahkan bahwa sejak tahun 2023, DBH tidak pernah dibayarkan oleh Pemerintah Kabupaten Batanghari, dan pada tahun 2024 pun belum ada pembayaran sama sekali.

Hal ini mendorong dirinya, yang juga menjabat sebagai Sekdes Jebak, Kecamatan Muara Tembesi, untuk mempertanyakan kejelasan permasalahan tersebut. Pasalnya, menurut M. Nuh, semua dana tersebut telah dianggarkan dalam APBDes dan dituangkan dalam peraturan bupati.

“Jadi, kami ingin tahu apa sebenarnya masalahnya. Kebetulan, saat isu aksi solidaritas ini ramai, kami memutuskan untuk berkumpul terlebih dahulu. Sebenarnya, banyak perangkat desa yang ingin langsung menggelar aksi, bukan sekadar silaturahmi. Namun, jika ingin aksi, kami harus menyiapkan pemberitahuan resmi ke Polres terlebih dahulu. Karena itulah, kami memilih untuk bersilaturahmi lebih dulu,” tambahnya.

Saat ditanya soal dana dari pusat, apakah sudah ditransfer atau belum pada tahun 2024, M. Nuh mengaku bingung karena kurangnya transparansi dari pihak dinas dan Pemerintah Kabupaten Batanghari terkait anggaran tersebut.

BACA JUGA  Ditreskrimsus Polda Jambi Ungkap Kasus Aktivitas Illegal Drilling di Batanghari

“Yang membingungkan kami adalah ADD (Alokasi Dana Desa) seharusnya 10 persen dari DAU (Dana Alokasi Umum). Dari sembilan kabupaten/kota di Provinsi Jambi, hanya Batanghari yang tidak membayarkan gaji perangkat desanya. Sementara di daerah lain, gaji tetap dibayarkan. Jadi, kami ingin tahu di mana letak kesalahannya? Apakah belum ditransfer dari pusat atau ada penyebab lain?” tegas M. Nuh.

M. Nuh berharap, pada awal Januari 2025, gaji empat bulan dan dana operasional tiga bulan yang tertunda bisa segera dibayarkan sekaligus.

“Harapan kami, pada awal tahun ini, Pemda bisa segera membayar gaji kami yang empat bulan dan dana operasional yang terhutang. Operasional ini meliputi SPPD, ATK kantor, dan kebutuhan lainnya. Semua itu tinggal dibayarkan saja,” imbuhnya.

Sebagai informasi, hingga saat ini terdapat ribuan pekerja di Kabupaten Batanghari yang belum mendapatkan kepastian pembayaran gaji atau upah. Di antaranya adalah para pekerja honorer PTT Pemkab Batanghari, perangkat desa, kepala desa, para dai, pegawai syar’i, dan pekerja lainnya. (*)

Share :

Baca Juga

Nasional

Isu Viral Di Kabupaten Batang Hari, Lahan Cetak Sawah Diduga Tidak Sesuai Dengan Harapan

Peristiwa

Nah..!!! Ada Penemuan Mayat dengan Mata Tertutup dan Tangan Terikat Lakban di Bayung Lencir. Begini Ceritanya,?

Hukrim

Mobil tangki berlogo SPN didapati masuk ke lokasi aktivitas pengolahan BBM ilegal

Peristiwa

Viral..!! Dua Orang Pengendara Motor di Simpang Rimbo Meninggal di Tempat

Peristiwa

Lagi, Seorang Mayat Laki-Laki Kembali Ditemukan Warga Batanghari

Peristiwa

KPK RI di Minta Usut Dugaan Anggaran Rumah Dinas Ketua DPRD Tanjabtim

Peristiwa

Breaking News..!!! Kendaraan Roda Dua Tabrakan di Jalan Zona V Geragai Tanjabtim

Peristiwa

Nah..!!! Tiga Orang Anak di Desa Olak Kemang Marosebo Ulu Batanghari Tenggelam
error: Content is protected !!