https://dashboard.mgid.com/user/activate/id/685224/code/68609134aa79c3b5cb0177965d610587
Nah..!!! Ratusan Perangkat Desa Batang Hari Akan Adakan Aksi Solidaritas Tuntut Hak Gaji Luar Biasa..!!!Kejagung RI Sita Uang Ratusan Miliar dalam Perkara PT Duta Palma Korporasi LP Kelas IIB Muara Bulian Sediakan Sarana Asimilasi dan Edukasi untuk Tingkatkan Kualitas Pembinaan Warga Binaan Wakapolri Nyatakan, Jurnalis Tidak Bisa Di Jerat UUD ITE Banyak Kabel Udara Tidak Miliki Izin Dan Tidak Melapor ke APJII Jambi,
LBH-LKM Bersipat Sosial dan Kemanusian Dalam Memberikan Bantuan Hukum Kepada Masyarakat di Indonesia. Boleh Konsultasi Hukum Gratis Disini dan KLIK Logo di Bawah Ini Ya..!!!

Home / Nasional

Jumat, 30 Mei 2025 - 21:10 WIB

Hadiri Munas VI Apkasi di Minahasa Utara, TRK: Kolaborasi antar Daerah untuk Majukan Kawasan Regional

JURNALISHUKUM.COM, NAGANRAYA – Bupati Nagan Raya, Provinsi Aceh, Dr. Teuku Raja Keumangan, S.H., M.H. atau yang akrab disapa TRK menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) VI Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Tahun 2025 serta rangkaian kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Apkasi.

Acara ini berlangsung mulai tanggal 29 hingga 31 Mei 2025 di Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara.

Munas VI Apkasi 2025 merupakan forum strategis untuk membahas isu-isu aktual pembangunan daerah, memperkuat sinergi antarwilayah, serta merumuskan kebijakan bersama dalam kerangka otonomi daerah yang berkelanjutan.

Acara ini dibuka secara resmi oleh Kepala Staf Kepresidenan Letjen TNI (Purn) AM Putranto, pada Jum’at, 30 Mei 2025 dan dihadiri oleh para bupati dari seluruh Indonesia yang tergabung dalam Apkasi.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati TRK menyampaikan komitmennya untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat Nagan Raya dalam forum-forum nasional serta memperluas jejaring kerja sama antarwilayah guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Partisipasi kita dalam Munas VI Apkasi dan HUT ke-25 ini bukan hanya simbol kehadiran, tetapi bentuk nyata komitmen Pemkab Nagan Raya dalam mendukung pembangunan kolaboratif lintas daerah dan peningkatan kapasitas pemerintahan daerah yang profesional dan responsif,” ujar Bupati TRK.

Ia mengungkapkan bahwa Apkasi menjadi platform bagi bupati dan jajaran pemerintah kabupaten untuk berbagi praktik terbaik, tantangan, dan solusi dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan daerah.

“Melalui Apkasi, kita dapat membuka peluang untuk membangun jaringan kerja sama antardaerah, serta dengan pihak swasta, BUMN/BUMD, dan peluang investasi kepada investor untuk mendukung pembangunan ekonomi daerah,” sebut TRK.

“Selain itu, kita juga dapat mempromosikan komoditas unggulan, dan destinasi pariwisata dalam hal ini wisata religi Masjid Giok kepada khalayak yang lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional,” tambahnya.

BACA JUGA  Bappeda Nagan Raya Gelar FGD Penyusunan Naskah Akademik Rancangan Qanun RPJMK 2025-2029

Sebagai informasi, Apkasi dideklarasikan pada 30 Mei 2000 di Jakarta oleh 26 bupati yang mewakili 26 provinsi pada waktu itu. Pendiriannya merupakan konsekuensi logis dari perubahan tatanan pemerintahan di Indonesia dari sistem sentralisasi menjadi desentralisasi melalui otonomi daerah setelah reformasi tahun 1999. (Zahari)

Share :

Baca Juga

Nasional

Salus Populi Suprema Lex Esto ; “Keselamatan Rakyat Adalah Hukum Tertinggi”

Nasional

Yukk.!!! Mari Kita Intip Kekayaan Dan Perjalanan Karir Ketua KPK Firli Bahuri, Tersangka Kasus Korupsi

Nasional

Pria Siram Air Keras ke Istri & Anak hingga Tewas Ditangkap di Tangsel

Nasional

Nah..!!! Proyek Sarana Air Bersih di Desa Pasir Ampo Disorot, Diduga Tak Transparan

Infrastruktur

Rumah Warga Desa Tenam Batanghari Retak Akibat Bangunan Terowongan dan Jalan Batubara

Batang Hari

Diduga, Kadis PdK Batanghari Naikkan Anggaran Program Literasi, Kepala SD Mengeluh

Infrastruktur

RSUD Hamba Muara Bulian Bohongi Publik Soal Fungsi Gedung KRIS

Nasional

Antusiasme Warga Bintuni Sambut YO JOIN
error: Content is protected !!