Nah…!!! 7 Tersangka Polres Batang Hari Diduga Melarikan Diri, Nasib BB Emas Setengah Miliar Dipertanyakan,?

- Penulis Berita

Kamis, 16 April 2026 - 09:09

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALISHUKUM.COM, JAMBI – Kejanggalan mencolok terjadi di Rumah Tahanan (Rutan) Polres Batang Hari. Sebanyak tujuh orang tersangka kasus dugaan tindak pidana pertambangan mineral dan batu bara (minerba) ilegal dilaporkan telah melarikan diri dari rumah tahanan (Rutan) Markas Polres Batang Hari. Ketujuh tersangka tersebut merupakan tersangka penjualan emas di Kecamatan Mersam yang ditangkap beberapa waktu lalu.

Bahkan, larinya ketujuh tahanan tersebut terjadi pada Senin malam (13/4/2026) tersebut kini memantik pertanyaan tajam publik: Ke mana barang bukti emas ratusan gram dan uang tunai Rp65 juta hasil sitaan?

Diketahui, ketujuh tahanan ini merupakan bagian dari total 12 orang yang digerebek Tim Buser Polres Batang Hari pada 26 Februari 2026 di sebuah rumah penjual perak di Desa Pematang Gadung, Kecamatan Mersam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mereka diduga kuat berperan sebagai penjual hasil tambang emas liar, penadah (pengepul), serta pengrajin emas tanpa izin resmi.

Awalnya, kasus ini sempat memasuki babak Praperadilan di Pengadilan Negeri Muara Bulian. Lima dari total 12 orang yang ditangkap memenangkan gugatannya.

Hakim menyatakan penetapan tersangka dan penangkapan terhadap kelima pemohon tersebut cacat hukum, sehingga mereka diperintahkan untuk dibebaskan secara sah melalui putusan pengadilan.

Namun, berbeda dengan nasib lima orang tersebut, tujuh tahanan lainnya justru dilepas secara sepihak oleh penyidik pada Senin malam sekitar pukul 21.00 WIB tanpa adanya intervensi putusan hakim atau dasar penetapan penghentian penyidikan yang terang benderang.

Tindakan ini dinilai ganjil, terlebih saat penggerebekan awal, pihak kepolisian dengan lantang menyatakan telah mengamankan barang bukti berupa emas batangan dan perhiasan seberat ratusan gram serta uang tunai Rp65 juta—yang jika diakumulasi nilainya mendekati setengah miliar rupiah.

BACA JUGA  Nah..!!! Pelaku Penembakan di Nagan Raya Diserahakan ke JPU

Menanggapi larinya 7 orang tersangka itu, Prisal seorang aktivis di Kabupaten Batang Hari, menyuarakan kecurigaan publik atas larinya para tersangka tanpa kejelasan status barang sitaan.

“Kita perlu mempertanyakan, jika benar tujuh tersangka ini lari tanpa dasar hukum dan tanpa proses pengadilan, lalu bagaimana status barang bukti emas ratusan gram dan uang puluhan juta itu? Apakah barang bukti turut ‘hilang’ bersama dibebaskannya para tahanan?” tegas Prisal dengan nada skeptis.

Prisal menambahkan, berbeda dengan lima orang yang lewat jalur Praperadilan, ketujuh orang ini dilepas begitu saja di tengah malam.

“Ini yang jadi tanda tanya besar. Atas dasar apa penyidik melepas mereka? Apakah karena barang bukti sudah tidak lagi mendukung, atau ada pertimbangan lain yang tidak transparan? Jika kasus dihentikan demi hukum, harusnya ada SP3 (Surat Perintah Penghentian Penyidikan) yang jelas,” sambungnya.

Prisal juga mempertegas pada saat kunjungan Wakapolda ke Polres Batang Hari dalam upaya mewujudkan transformasi Polri yang presisi dan akuntabel, Wakapolda Jambi, Brigjen Pol. Beni Ali tegas dalam arahannya.

“Beliau mewanti-wanti seluruh jajaran untuk membentengi diri dari segala bentuk penyimpangan internal dan perilaku yang mencederai martabat institusi, karena satu pelanggaran kecil dapat meruntuhkan kepercayaan yang telah dibangun dengan susah payah,” ucap Prisal dalam mengutip kembali Stattemen Wakapolda Jambi pada Rabu (15/4/2026).

Hingga berita ini diturunkan, upaya konfirmasi dan klarifikasi yang dilakukan tim Redaksi jurnalishukum.com kepada Kasat Reskrim Polres Batang Hari dan Kanit Tipidter belum membuahkan hasil.

Pihak kepolisian setempat masih bungkam mengenai dasar hukum pembebasan tujuh tahanan tambang emas ilegal tersebut.

Situasi ini semakin mengaburkan nasib barang bukti bernilai fantastis yang sebelumnya digadang-gadang sebagai hasil sitaan negara. Publik kini menanti penjelasan resmi dari Kapolres Batang Hari untuk menjawab teka-teki di balik pembebasan diam-diam tersebut.

BACA JUGA  Berikut Korban Meninggal Dunia Akibat Bencana Dari Januari Hingga September 2022

Apakah ini bentuk diskresi yang salah kaprah atau justru indikasi lenyapnya barang bukti di balik jeruji?

(Ist/Her)

Berita Terkait

Sat Reskrim Polres Nagan Raya Amankan Terduga Pelaku Tambang Emas Ilegal,Sejumlah Barang Bukti Disita
Kejari Nagan Raya Musnahkan Barang Bukti dari 25 Perkara, Sabu Seberat 862,17 Gram Ikut Dimusnahkan
Polda Jambi Gencarkan KRYD Penegakan Hukum Narkoba, 20 Orang Terduga Pengguna Diamankan di Senaung
Selain Jambi Darurat Asap, Ada Dugaan Penganiayaan SAD di Lokasi Pasar Malam Mersam
Nah…!!! Diduga Kades Bete-Bete Minta Video Seksual Kepada Salah Seorang Wanita, Begini Ceritanya,?
Operasi Sarang Narkoba di Pulau Pandan, Tim Gabungan Amankan Tiga Orang
Satreskrim Polres Nagan Raya Amankan Dua Alat Berat dan Empat Terduga Pelaku Tambang Ilegal
KPK RI OTT Bupati Langkat, Dugaan Pengadaan Seragam Sekolah di Dinas Pendidikan Tanjabtim Juga Harus di Periksa

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:15

Operasi Sarang Narkoba, Polda Jambi Amankan 213 Orang dan Sita 2,69 Kg Sabu

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:30

Polda Jambi Gelar Konferensi Pers, Ungkap 32 Kasus PETI Sepanjang Januari–Oktober 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:58

Polres Morowali Berhasil Ungkap Kasus Tindak Pidana Dengan Modus Pecah Kaca Mobil

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:28

Jajaran Polres, BNN dan Subdenpom XXIII/1-4 Morowali Gelar Patroli KRYD di Sejumlah Penginapan 

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:18

Kapolres Nagan Raya Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Seulawah 2026, Tekankan Tertib Berlalu Lintas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

Sat Reskrim Polres Nagan Raya Amankan Terduga Pelaku Tambang Emas Ilegal,Sejumlah Barang Bukti Disita

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:55

Cegah Pelanggaran dan Perkuat Integritas, Polda Jambi Tekankan Personel Jadi Polisi yang Dicintai Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:01

Respons Cepat, Personel Satbrimob Polda Jambi Padamkan Kebakaran Lahan di Merangin

Berita Terbaru