DPMPTSP Tanjabtim Sosialisasikan Implementasi Usaha Berbasis PKPLH

- Redaksi

Selasa, 18 Oktober 2022 - 16:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALISHUKUM.COM, TANJABTIM –  Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Tanjung Jabung Timur Provinsi Jambi mengadakan sosialisasi terkait Implementasi Berusaha Berbasis Resiko Dalam Rangka Pemenuhan Komitmen Pernyataan Kesanggupan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PKPLH).

Dalam acara sosialisasi tersebut dihadiri oleh Kepala DPMPTSP Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kab. Tanjung Jabung Timur, Kabid Pengawasan DPMPTSP Kab. Tanjung Jabung Timur, Kabid Tata Lingkungan DLH Kab. Tanjung Jabung Timur, Kadis Lingkungan Hidup Provinsi Jambi yang diwakili oleh Kabid Tata Lingkungan dan 25 perwakilan dari pelaku usaha perkebunan Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara sosialisasi dilaksanakan pada hari Senin tanggal 17 Oktober 2022, mulai jam 8.00 WIB sd selesai, bertempat di Shang Ratu Hotel. Provinsi Jambi. Acara dibuka oleh Rina Mariana, S.Kom selaku Kadis DPM-PTSP Kab. Tanjung Jabung Timur,

“Kegiatan terus akan dilakukan sesuai dengan ketentuan dan komitmen pusat dimana aparatur pelayan publik akan serius melakukan pengawasan yang lebih ketat kepada pelaku usaha,” papar Rina.

Selanjutnya, Lindawaty, S.pt,. M. Si Kabid Tata Lingkungan DLH Prov Jambi selaku narasumber yang mewakili Kepala DLH Provinsi Jambi, menjelaskan, terkait dengan adanya peraturan baru yang diterbitkan oleh pemerintah bahwa konsep perizinan melalui Risk Based Approach (RBA) yang tertuang dalam Undang-Undang Cipta Kerja adalah perizinan berusaha yang diberikan kepada pelaku usaha untuk memulai kegiatan usahanya yang dinilai berdasarkan tingkat risiko kegiatan usaha.

“Pemenuhan pernyataan kesanggupan pengelolaan lingkungan hidup merujuk pada norma perizinan perusahaan sebagaimana diatur dalam UU 32/2009, dimana dalam konsep perizinan RBA (UU-CK), kriteria risiko dasar adalah terjadinya potensi bahaya yang ditimbulkan oleh pelaksanaan terhadap kesehatan, keamanan, lingkungan, keterbatasan sumber daya dan/atau dampak lainnya,” jelasnya.

Pramudia, S. Hut, M.Si Kabid Tata Lingkungan Kab. Tanjung Jabung Timur mewakili Kadis DLH Kab. Tanjung Jabung Timur menjelaskan bahwa secara teknis rapat bertujuan mensosialisasikan adanya peraturan baru yang dibuat oleh pemerintah pusat dimana perizinan yang dimaksud Berusaha Berbasis Risiko yang pada prinsipnya setiap pelaku usaha atau perusahaan perkebunan hendaknya mematuhi dan menjalankan regulasi tersebut dan diharapkan bagi pelaku usaha untuk dapat membuat kajian akademisi lingkungan.

Setelah acara selesai dilaksanakan, pada kesempatan tersebut media juga menanyakan kepada Rina, apa yg menjadi dasar hukum diadakannya sosialisasi sehingga pelaku usaha wajib hadir

“Adapun Dasar hukum tentang penyelenggaraan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dan Peraturan Pelaksana tertuang didalam Peraturan Pemerintah Nomor 22 tahun 2021 dan UU Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja di Bidang Lingkungan Hidup,” ungkap Rina dengan singkat.

Lebih lanjut dipaparkan oleh Rina Mariana, secara teknis tujuan rapat mensosialisasikan kepada para pelaku usaha sebagaimana yang diatur dalam ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2021 tentang penyelengaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko. Tutup Rina dalam acara.

Jurnalis Hukum : M. Hatta

Berita Terkait

Kapolres Nagan Raya Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Seulawah 2026, Tekankan Tertib Berlalu Lintas
Turnamen Catur Se-Barsela Dibuka di Nagan Raya, Semarakkan Peringatan HUT ke-98 Sumpah Pemuda
Suryadi Djamil Apresiasi Kapolri Suyudi Ario Seto, Minta Sikat Narkoba hingga ke Pabrik
Warga Kayumalue Kota Palu Dukung APH Tindak Tegas Dugaan Peredaran Narkoba
Koalisi MBG Sorot Capaian, Komitmen dan Keberlanjutan Pembangunan Nasional
PT Banda Aceh Tolak Permohonan Banding Jaksa, Putusan Lepas Terdakwa Nazir Bin Idrus Dkk Tetap Dikuatkan
Pengurus Perusahaan Sawit PT Socfindo Kebun Seunagan Serahkan Beasiswa 100 Siswa Tahun 2026
Pencemaran Pantai Meureubo Disorot, Pemkab Aceh Barat dan DPRK Didesak Bertindak

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:15 WIB

Operasi Sarang Narkoba, Polda Jambi Amankan 213 Orang dan Sita 2,69 Kg Sabu

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:30 WIB

Polda Jambi Gelar Konferensi Pers, Ungkap 32 Kasus PETI Sepanjang Januari–Oktober 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:58 WIB

Polres Morowali Berhasil Ungkap Kasus Tindak Pidana Dengan Modus Pecah Kaca Mobil

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:18 WIB

Kapolres Nagan Raya Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Seulawah 2026, Tekankan Tertib Berlalu Lintas

Senin, 26 Oktober 2026 - 09:36 WIB

Wujudkan Polisi Bersama Masyarakat, Wakapolda Jambi dan PJU Polda Jambi Laksanakan Gatur Lalu Lintas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59 WIB

Sat Reskrim Polres Nagan Raya Amankan Terduga Pelaku Tambang Emas Ilegal,Sejumlah Barang Bukti Disita

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Cegah Pelanggaran dan Perkuat Integritas, Polda Jambi Tekankan Personel Jadi Polisi yang Dicintai Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Respons Cepat, Personel Satbrimob Polda Jambi Padamkan Kebakaran Lahan di Merangin

Berita Terbaru