https://dashboard.mgid.com/user/activate/id/685224/code/68609134aa79c3b5cb0177965d610587
Nah..!!! Ratusan Perangkat Desa Batang Hari Akan Adakan Aksi Solidaritas Tuntut Hak Gaji Luar Biasa..!!!Kejagung RI Sita Uang Ratusan Miliar dalam Perkara PT Duta Palma Korporasi LP Kelas IIB Muara Bulian Sediakan Sarana Asimilasi dan Edukasi untuk Tingkatkan Kualitas Pembinaan Warga Binaan Wakapolri Nyatakan, Jurnalis Tidak Bisa Di Jerat UUD ITE Banyak Kabel Udara Tidak Miliki Izin Dan Tidak Melapor ke APJII Jambi,
LBH-LKM Bersipat Sosial dan Kemanusian Dalam Memberikan Bantuan Hukum Kepada Masyarakat di Indonesia. Boleh Konsultasi Hukum Gratis Disini dan KLIK Logo di Bawah Ini Ya..!!!

Home / Sumatera Utara

Rabu, 20 Desember 2023 - 20:00 WIB

Pembangunan Pasar Bina Usaha Meulaboh Aceh Barat Mengabaikan Keselamatan Kerja

JURNALISHUKUM.COM, ACEH BARAT – Pembangunan Pasar Bina Usaha Kabupaten Aceh Barat Meulaboh bersumber dari Dana APBN -TP Tahun Anggaran 2023 sejumlah Nilai kontrak Rp 2.379.170.000 Diduga Mengabaikan Keselamatan kerja (K3).

Pembangunan Pasar Bina Usaha Kabupaten Aceh Barat ( Meulaboh ) yang lagi dikerjakan olah pihak Rekanan PT Bangun Reka Sarana Mengabaikan Keselamatan Kerja saat ini dalam pengawasan Kejari Aceh Barat.

Menurut pantauan Awak media Jurnalishukum.com di lokasi proyek tersebut melihat kurangnya pengawasan oleh pihak terkait dan terkesan tidak menghiraukan keselamatan pekerja di lokasi pekerjaan.

Pengelolaan Proyek tersebut didampingi oleh Tim Pendampingan Hukum Kejaksaan Negeri Aceh barat tidak tertara di pamplek.

Kondisi di lokasi proyek sangat miris, Hampir semua pekerja tanpa menggunakan alat pengaman K3. Seperti sepatu proyek, helm proyek dan baju proyek yang mana hal tersebut tidak terpenuhi oleh Rekanan /kontraktor sebagai bentuk perlindungan terhadap keselamatan pekerja diduga kuat bahwa PT Bangun Reka Sarana hanya mengejar keuntungan dan mengabaikan K3.

Pengakuan Seorang pekerja di lokasi tersebut menceritakan jika sejak bekerja tidak pernah memakai helm proyek.

“Ya saya sudah bekerja sebulan di sini, sejak awal tidak memakai helm,” kata seorang pekerja yang enggan menyebutkan namanya.

Sementara itu, ketika ditanya mana pengawasnya dan dia mengatakan tidak tahu. Dimana pada pelaksana dan pengawas juga tidak tahu.

“Dari tadi saya kerja belum kelihatan pengawas kami,” pungkasnya.

Sementara untuk dikonfirmasi pihak pelaksana dan konsultan pengawas tidak ada di lokasi pekerjaan. (Zahari)

BACA JUGA  Abrasi Sungai Di Desa Pulo Kecamatan Kuala Pesisir Nagan Raya Semakin Parah

Share :

Baca Juga

Sumatera Utara

Masyarakat Desa Kila Seunagan Timur Buat Portal Halangi Truck Pengangkut Kayu

Sumatera Utara

Pemkab Nagan Raya Buka Pendaftaran Beasiswa Diploma Aceh Carong bagi Lulusan SMA Sederajat

Sumatera Utara

Sengaja Menutupi Informasi Publik Pihak Rekanan Pembangunan Jalan Disoal

Sumatera Utara

Masyarakat Di Fogging Dengan Pembakaran Jankos Sawit PT Ensen Lestari Gagak Lamie Nagan Raya

Nasional

Belasan Kombes dan AKBP Masuk Mutasi Ke Mabes Polri. Inilah daftar,?

Sumatera Utara

KIP Bireuen Diduga Memecah Belahkan Anggota Disabilitas,Ketua PPDI Bireuen Kecewa Dan Tak Terima

Sumatera Utara

PJ Bupati Nagan Raya Tinjau Pasar Rakyat Yang Terbengkalai Sejak Tahun 2016 Lalu

Nasional

Pencemaran Limbah PKS PT MSS Simpang Sungai Rengas Kian Memprihatinkan dan Anehnya Tak Ada Pengawasan Dari Dinas Lingkungan Hidup
error: Content is protected !!