Seorang Pelaku PETI di Desa Padang Kelapo MSU Meninggal Dunia, Diduga Tertimbun Tanah dan Siapa Camel,?

- Penulis Berita

Selasa, 7 Juli 2026 - 17:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALISHUKUM.COM, BATANGHARI – Seorang pemuda warga Kabupaten Tebo yang merupakan pelaku penambang emas tanpa izin (PETI) di Desa Padang Kelapo Kecamatan Marosebo Ulu (MSU) Kabupaten Batang Hari Provinsi Jambi, Meninggal Dunia di lokasi PETI dan diduga Tertimbun oleh runtuhan tanah dan menurut isu di lapangan bahwa Meninggalnya pemuda tersebut beredar nama Camel sebagai penanggungjawab dari aktivitas PETI di desa setempat.

“Menurut kabar dan isu dilapangan, bahwa pemuda yang meninggal tersebut berumur lebih kurang 20 tahun dan akibat dari meninggalnya pemuda ini Tertimbun longsor atau tanah galian. Sempat juga dibawah ke puskesmas tapi nyawa nya sudah tidak tertolong lagi,” kata salah seorang warga setempat yang enggan namanya disebut.

Dia juga mengatakan, bahwa kematian pemuda ini sengaja dirahasiakan, sebab penanggungjawab dari aktivitas ini adalah salah seorang bos atau pembeli dari hasil PETI yang bernama Camel. Dan nama ini sudah tidak asing lagi dikalangan para pelaku PETI di Kecamatan Marosebo Ulu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Camel ini merupakan warga Kabupaten Tebo dan orang rumahnya adalah warga Desa Padang Kelapo. Menurut isunya begitu dan semua tanggungjawab atas meninggalnya pemuda itu semua di urus oleh Camel,” ujarnya.

 

Dengan beredarnya Isu yang terjadi beberapa hari lalu, Camat Marosebo Ulu, Ismail membenarkan lewat Via Ponselnya bahwa untuk informasi lengkap isuk meninggalnya Pelaku PETI tersebut dapat menghubungi Kades Padang Kelapo.

“Ya, saya sudah menghubungi Kedes dan informasinya begitu, coba hubungi kades tersebut,” jawabnya lewat WhatsApp.

Sementara itu, Kades Padang Kelapo, Budianto, ketika dihubungi Via Ponselnya juga membenarkan bahwa benar ada kejadian pelaku PETI meninggal di lokasi, tapi untuk informasi lebih jelasnya dirinya belum mengetahui secara lengkap, sebab beliau baru pulang dari kondangan yang ada di desa.

BACA JUGA  Diduga, Kadis PUTR Batanghari Belum Kembalikan Uang Daerah Kota Jambi Sebesar Rp5,1 Miliar Pada Temuan BPK Jambi Tahun 2016 Lalu

Disamping itu, Kanitreskrim Polsek Marosebo Ulu, Buas ketika dihubungi Via Ponselnya mengatakan, bahwa dirinya sedang sakit dan sudah selama tiga hari belum masuk kantor. Dengan singkat dirinya menjawab, nanti akan dicari informasinya dilapangan.

Hingga berita ini disiarkan, pihak Redaksi Jurnalishukum.com masih menunggu pres relis dari pihak Kepolisian terkait dengan kejadian tersebut. (Ist)

Berita Terkait

Tiga Orang Diamankan di Polres Monowali, Diduga Bawa Narkotika, Dua Orang Perempuan
Azhari Bantah Puluhan Unit Motor Sitaan Resmob Polda Jambi Hasil Kejahatan dan Lapor ke Propam Mabes Polri
Wagub Aceh Berduka atas Meninggalnya Warga Pidie dalam Insiden Pengibaran Bendera
Kecelakaan Pengangkutan CPO di Aceh Barat, Tanggung Jawab CV Mestika Jaya Medan Dipertanyakan
Kejari Nagan Raya Musnahkan Barang Bukti dari 25 Perkara, Sabu Seberat 862,17 Gram Ikut Dimusnahkan
Nah..!!! Akuisisi PT BEI Kepada Bbei Group di Desa Mersam Kembali di Soal dan Aktivitas Perusahaan Ikut di Pertanyakan
Ironis! Gaji Tak Kunjung Cair, Mantan Kepala Desa Pilih Lepas Jabatan dan Hijrah ke Kaltim
KPK RI OTT Bupati Langkat, Dugaan Pengadaan Seragam Sekolah di Dinas Pendidikan Tanjabtim Juga Harus di Periksa

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 17:27

Diduga Terlibat Laka Maut di Jalan Lintas Meulaboh–Nagan Raya, Mobil L300 Perusahaan Prioritas Disorot

Kamis, 5 November 2026 - 12:28

Wagub Aceh Berduka atas Meninggalnya Warga Pidie dalam Insiden Pengibaran Bendera

Rabu, 4 November 2026 - 07:06

Kecelakaan Pengangkutan CPO di Aceh Barat, Tanggung Jawab CV Mestika Jaya Medan Dipertanyakan

Selasa, 3 November 2026 - 17:11

Polres Nagan Raya Bersama BNN Musnahkan Ladang Ganja Seluas 20 Hektare di Kawasan Pegunungan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:56

Nazirah Soroti Tantangan Ekonomi Aceh Pasc a-Otsus, Daya Saing UMKM Dinilai Kunci Kemandirian

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 06:25

Ekonomi Syariah Aceh Jangan Berhenti pada Label, Harus Mampu Menguatkan Rakyat

Berita Terbaru