https://dashboard.mgid.com/user/activate/id/685224/code/68609134aa79c3b5cb0177965d610587
Nah..!!! Ratusan Perangkat Desa Batang Hari Akan Adakan Aksi Solidaritas Tuntut Hak Gaji Luar Biasa..!!!Kejagung RI Sita Uang Ratusan Miliar dalam Perkara PT Duta Palma Korporasi LP Kelas IIB Muara Bulian Sediakan Sarana Asimilasi dan Edukasi untuk Tingkatkan Kualitas Pembinaan Warga Binaan Wakapolri Nyatakan, Jurnalis Tidak Bisa Di Jerat UUD ITE Banyak Kabel Udara Tidak Miliki Izin Dan Tidak Melapor ke APJII Jambi,
LBH-LKM Bersipat Sosial dan Kemanusian Dalam Memberikan Bantuan Hukum Kepada Masyarakat di Indonesia. Boleh Konsultasi Hukum Gratis Disini dan KLIK Logo di Bawah Ini Ya..!!!

Home / Nasional

Senin, 19 Mei 2025 - 14:25 WIB

Sebanyak 35 Personil Gabungan Polres Pegaf, Basarnas, TNI Diterjunkan Lakukan Pencarian Korban Pasca Banjir Bandang di kampung Jim (Meyes) Distrik Catubouw Kabupaten

JURNALISHUKUM.COM, PAPUABARAT – Sebanyak 35 personil gabungan Polres Pegunungan Arfak Basarnas dan TNI dikerahkan untuk pencarian korban pasca terjadinya bencana banjir bandang terjadi pada Jumat malam, (16/5) pukul 21.00 WIT di kawasan Kali Meyof, Kampung Jim (Meyes) Distrik Catubouw, Kabupaten Pegunungan Arfak, Provinsi Papua Barat.

Banjir bandang disebabkan oleh intensitas hujan tinggi dari atas. Berdasarkan keterangan Korban yang selamat a.n. Fretsman Unas (33) yang dihimpun anggota di lapangan, pada hari jumat tanggal 16 Mei 2025.

Dimana, mereka melakukan aktifitas sejak Pukul 09.00 WIT, sekitar pukul 13.00 WIT hujan mulai turun dan semakin deras hingga pukul 17.00 WIT kemudian sekitar pukul 21.00 WIT terdengar suara gemuruh dan air sungai mulai naik dan keruh.

Bahkan, kejadian sangat cepat banjir menerjang tenda dan terseret arus dan 4 orang korban yang selamat telah menduga dari awal akan adanya bahaya sehingga berhasil menyelamatkan diri ke tempat yang lebih tinggi, selanjutnya para korban yang selamat berusaha mencari rekan-rekannya yang terseret arus.

Pagi harinya Sabtu tanggal 17 Mei 2025 korban berjalan kaki untuk mencari bantuan, sekitar pukul 09.00 WIT korban menumpang Mobil Hilux dari Catubouw menuju Puskesmas Masni.

Akibat kejadian tersebut diduga sebanyak 19 orang hilang dan 1 orang MD masih di TKP diketahui dari foto dari masyarakat diduga bernama Harun Maidodga (22) Warga Distrik Masni Kab. Manokwari, sementara korban selamat sebanyak 4 orang telah mendapatkan perawatan di Puskesmas Masni Kabupaten Manokwari.

Kapolres Pegunungan Arfak Kompol Bernadus Okoka, S.E., M.H. menindaklanjuti kejadian dan telah mendatangi korban dan keluarga korban di Kampung Kenyum 2 Distrik Masni guna melakukan pendataan dan mengumpulkan informasi yang diperlukan untuk proses pencarian korban.

BACA JUGA  SPN Polda Papua Barat Gelar Upacara Pembukaan Dikbangspess Bintara Dasar 5 Fungsi Teknis Kepolisian Gelombang III T.A. 2025

Kapolres hari ini melakukan pengecekan langsung terhadap tim pencarian di lapangan dan memberikan arahan kepada seluruh personel gabungan agar tetap mengedepankan keselamatan dalam menjalankan tugas.

“Saya tekankan kepada seluruh anggota dan tim gabungan untuk tetap waspada dan berhati-hati, terutama dengan kondisi medan yang labil dan cuaca yang tidak menentu. Perhatikan betul body system, jangan bekerja sendiri, selalu saling pantau satu sama lain,” ujarnya.

Saat ini Kapolres Pegunungan Arfak Kompol Bernadus Okoka bersama tim gabungan dari Basarnas, TNI-Polri, dan instansi terkait tengah melakukan pencarian korban di lokasi hanyut dan upaya evakuasi menuju lokasi hanyutnya korban dengan waktu tempuh sekitar 4 jam melalui jalur darat dilanjutkan berjalan kaki menuju TKP.

Sementara itu dalam keterangannya Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol. Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom., menyampaikan “Kami turut prihatin atas musibah yang menimpa masyarakat di Kampung Jim. Kami juga berharap masyarakat ikut turut membantu evakuasi.

“Kami mengimbau kepada masyarakat yang tinggal di bantaran sungai dan yang melakukan aktifitas di daerah aliran sungai di kampung Jim distrik Catubow, dan secara umum di Wilayah Kabupaten Pegunungan Arfak agar berhati-hati mengingat belakangan ini curah hujan tinggi yang bisa mengakibatkan banjir bandang,” katanya.

“Kami mengapresiasi sinergi semua pihak yang telah turun ke lapangan untuk mengevakuasi serta menyalurkan bantuan kepada para korban. Semoga upaya ini membuahkan hasil maksimal.” tutupnya. (Amiruddin)

Share :

Baca Juga

Nasional

Nah…!!! Sembilan Hakim Konstitusi Dilaporkan ke Polisi, Begini Ceritanya,?

Nasional

Pj Bupati Nagan Raya Buka Festival Lomba Burung Berkicau Nagan Raya Alam Lestari

Cerita Rakyat

Alvin Lim, Sosok yang Berani Melawan Ketidakadilan Hukum di Negeri Ini

Hukrim

ASN di RSUD Hamba Muara Bulian Pertanyakan Soal Gedung KRIS, APH di Minta Periksa

Hukrim

Ada 2 Oknum BKD di Laporkan Ke Polda Jambi dalam Kasus Pemalsuan Surat Pengunduran Diri ASN

Nasional

Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, S.E.,M.H. Resmi Melepaskan Calon Jemaah Haji Tahun 1446 Hijriah/2025

Nasional

Pasien Donor Darah di RSUD Hamba Muara Bulian Batanghari Bukan Malpraktek,? Ini Kata Dokter Ahli Saraf

Nasional

Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni Serahkan 61 Unit Sepeda untuk Siswa di Distrik Tomu
error: Content is protected !!