https://dashboard.mgid.com/user/activate/id/685224/code/68609134aa79c3b5cb0177965d610587
Nah..!!! Ratusan Perangkat Desa Batang Hari Akan Adakan Aksi Solidaritas Tuntut Hak Gaji Luar Biasa..!!!Kejagung RI Sita Uang Ratusan Miliar dalam Perkara PT Duta Palma Korporasi LP Kelas IIB Muara Bulian Sediakan Sarana Asimilasi dan Edukasi untuk Tingkatkan Kualitas Pembinaan Warga Binaan Wakapolri Nyatakan, Jurnalis Tidak Bisa Di Jerat UUD ITE Banyak Kabel Udara Tidak Miliki Izin Dan Tidak Melapor ke APJII Jambi,
LBH-LKM Bersipat Sosial dan Kemanusian Dalam Memberikan Bantuan Hukum Kepada Masyarakat di Indonesia. Boleh Konsultasi Hukum Gratis Disini dan KLIK Logo di Bawah Ini Ya..!!!

Home / Peristiwa

Jumat, 1 Agustus 2025 - 20:04 WIB

7 Bulan Tak Terima Hak, Pekerja di Batang Hari Menjerit, IPNU & HMI : Zholim Terhadap Pekerja

JURNALISHUKUM.COM, BATANGHARI – Aliansi OKP & MAHASISWA BATANG HARI telah mengirimkan surat permohonan audiensi kepada Bupati Batang Hari pada hari Selasa, 16 Juli 2025, yang berisi permintaan penjelasan dan kepastian terkait berbagai tuntutan yang kami sampaikan.

Namun hingga saat ini, surat tersebut belum mendapatkan tanggapan sama sekali. Setelah Aksi pun belum ada kejelasan, apalagi langkah konkret yang menunjukkan, itikad baik dari pihak Pemerintah Daerah.

Bahkan, kni menunjukkan bentuk pengabaian terhadap aspirasi masyarakat yang seharusnya segera direspons.

Mencicil gaji para pekerja bukanlah solusi yang konkret. Cara ini hanya ibarat gali lubang tutup lubang, dan berpotensi terus berulang jika tidak ada kepastian mengenai pelunasan penuh serta jaminan dan hal serupa tidak akan terjadi lagi di masa depan.

“Kami menuntut adanya langkah nyata dan komitmen tegas dari Pemerintah Daerah untuk menyelesaikan persoalan ini secara tuntas dan berkeadilan.” kata Armansah, Ketua PC IPNU Batang Hari.

Dia juga mengatakan Masyarakat terus-menerus mengeluhkan dan mempertanyakan hak mereka yang belum juga dibayarkan oleh Pemerintah Daerah. Mereka telah bekerja dengan baik, penuh kedisiplinan setiap harinya, namun hingga kini belum menerima gaji yang menjadi hak mereka!

“Akibat penundaan gaji yang sudah berlangsung hampir 7 bulan ini, kondisi perekonomian masyarakat sangat terpuruk. Banyak anak yang menunggak biaya sekolah dan kuliah, bahkan terancam putus pendidikan. Hutang menumpuk, kebutuhan rumah tangga tak terpenuhi, semua ini karena hak mereka belum dibayarkan.”Ujar Armansyah.

Sementara itu, Ketua HMI Cabang Batang Hari Salim Salikin menyampaikan Banyak keluh kesah dari Masyarakat yang terdampak gaji nya yang tertunda salur, Masalah tunda salur gaji bukan lagi sekadar isu administratif, melainkan sudah menjadi beban psikologis dan sosial yang dirasakan masyarakat secara langsung.

BACA JUGA  Heboh..!!! Perangkat Desa Tuntut Gaji dan Dana Operasional yang Terhutang Oleh Pemkab Batanghari

“Kami berharap ada langkah nyata, bukan sekadar klarifikasi terkait hal ini. Karena itu merupakan hak mereka yang wajib di salurkan oleh pemerintah daerah,” harapnya.

“Jika kondisi ini terus dibiarkan tanpa penyelesaian yang jelas, maka kami pastikan akan ada ratusan bahkan ribuan massa yang turun aksi pada 17 Agustus 2025. Dan ini bukan sekadar memperingati kemerdekaan, tetapi menjemput kemerdekaan yang sejati bagi masyarakat Batang Hari dari kegelisahan, ketidakpastian dan berbagai permasalahan yang selama ini mereka alami,” tandasnya. (Tim)

Editor : Heriyanto S.H.,C.L.A

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Seorang Anak Laki-Laki Yang Tenggelam Di Sungai Batanghari Semalam Sudah Di Temukan

Peristiwa

Nah..!!! Kapal Tongkang Batu Bara Tabrak Jembatan Tembesi Lagi

Peristiwa

Polda Jambi Ungkap 113 Sindikat Narkoba, Apresiasi Peran Aktif Masyarakat

Peristiwa

Nah…!!! Remun Dirut RSUD Hamba Muara Bulian Capai Rp60 Juta Perbulan Dari Dana BLUD

Cerita Rakyat

Dimana Pemangku Kebijakan Terhadap Dugaan Pencemaran Limbah PKS PT MSS di Simpang Sungai Rengas Batang Hari

Peristiwa

Nah…!!! Diduga, Keuangan RSUD Hamba Muara Bulian Terancam Bangkrut

Peristiwa

Nah..!!! NB Benarkan Hasto Pernah Cerita Jokowi Inisiator Revisi UU KPK

Peristiwa

FPI Siaga Jihad Soal Menanggapi Rencana Kunjungan LGBT SE Asean di Jakarta
error: Content is protected !!