https://dashboard.mgid.com/user/activate/id/685224/code/68609134aa79c3b5cb0177965d610587
Nah..!!! Ratusan Perangkat Desa Batang Hari Akan Adakan Aksi Solidaritas Tuntut Hak Gaji Luar Biasa..!!!Kejagung RI Sita Uang Ratusan Miliar dalam Perkara PT Duta Palma Korporasi LP Kelas IIB Muara Bulian Sediakan Sarana Asimilasi dan Edukasi untuk Tingkatkan Kualitas Pembinaan Warga Binaan Wakapolri Nyatakan, Jurnalis Tidak Bisa Di Jerat UUD ITE Banyak Kabel Udara Tidak Miliki Izin Dan Tidak Melapor ke APJII Jambi,
LBH-LKM Bersipat Sosial dan Kemanusian Dalam Memberikan Bantuan Hukum Kepada Masyarakat di Indonesia. Boleh Konsultasi Hukum Gratis Disini dan KLIK Logo di Bawah Ini Ya..!!!

Home / Infrastruktur / Nasional / Peristiwa

Rabu, 11 Februari 2026 - 19:21 WIB

Viral..!!! Tronton Batubara Tersandung Aksi Warga, Begini Caritanya,?

JURNALISHUKUM.COM, BATANGHARI – Aksi penyekatan yang dilakukan sekelompok masyarakat di Jalan Nasional Kecamatan Muara Tembesi, Kabupaten Batang Hari, Provinsi Jambi, berhasil mengungkap modus operandi di balik kelancaran konvoi truk tronton atau ‘puso’ bermuatan batubara 40-60 ton.

Dari hasil investigasi warga, terungkap bahwa pengamanan atau backup truk-truk overload tersebut dikendalikan oleh dua orang bernama Cipto dan Nyak.

Truk-truk yang membawa batubara dari lokasi seperti SGM Rengkiling (Sarolangun) dan PT Tebo Prima (Tebo) itu disebut-sebut beroperasi bak di “jalur khusus” siang dan malam menuju Cilegon, Banten.

Kelancaran absolut operasi bernilai ekonomi tinggi ini, menurut investigasi mendalam, didukung oleh sistem pengamanan yang melibatkan tiga organisasi masyarakat (ormas) di Batang Hari, bukan hanya dua seperti yang sebelumnya diinvestigasi.

Skema Pengamanan dan ‘Uang Damai’

Berdasarkan informasi dari sejumlah sumber, termasuk pengurus ormas yang enggan disebut namanya, ada skema khusus untuk memastikan perjalanan truk dari tambang menuju akses Tol Pijoan berjalan mulus. Skema ini melibatkan kolaborasi dengan elemen pengawasan jalan.

“Kabarnya mereka kerja sama dengan pengamanan jalan oleh BPABB, Pokdar Kamtibmas, dan LCKI,” ujar salah satu sumber ormas.

Yang lebih mencengangkan, untuk mengantisipasi praktik pungutan liar (pungli) dari pemuda di desa-desa sepanjang jalur, tim dari ormas pendamping secara proaktif mendatangi titik-titik rawan tersebut.

Mekanismenya adalah memberikan kompensasi berupa “uang damai” sebesar Rp500.000 per desa.

“Dari ormas yang membacking lancarnya angkutan puso, ada tim yang sudah mengkondisikan pemuda di beberapa desa… dengan memberikan uang Rp 500 ribu per desa,” tutur seorang sumber warga di Batang Hari.

Nilai Bisnis dan Potensi Pelanggaran

Tarif angkut batubara berkisar Rp410.000 per ton. Dengan muatan 40-60 ton, nilai per truk bisa mencapai puluhan juta rupiah, sehingga insentif untuk menjaga kelancaran sangat besar.

BACA JUGA  Breaking News..! Si Jago Merah Kembali Lahap Pemukiman Warga Tanjabar

Fenomena ini memantik pertanyaan serius tentang efektivitas pengawasan dan penegakan hukum.

Kebebasan operasi truk overload yang jelas melanggar aturan, ditambah dugaan sistem pengawalan serta “perjanjian damai” yang diinisiasi ormas, mengisyaratkan adanya ekosistem yang mengabaikan potensi kerusakan jalan nasional dan ketertiban umum.

Belum Ada Tanggapan Resmi

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Kepolisian Daerah Jambi, Dinas Perhubungan, atau instansi terkait lainnya mengenai temuan kolaborasi tiga ormas, pemberian uang kepada pemuda desa, serta operasi truk batubara overload di jalan nasional ini.

Masyarakat menantikan langkah tegas dan transparansi untuk mengembalikan fungsi jalan nasional sebagai infrastruktur publik yang dilindungi hukum, bukan menjadi jalur khusus berbayar yang dikondisikan kelompok tertentu.

Investigasi ini terus dikembangkan untuk mendalami keterlibatan pihak-pihak lain dan dampak sosial-ekologis dari operasi angkutan batubara skala besar ini. (Ist)

Share :

Baca Juga

Hukrim

Kadis PUTR dan Kabag UKPBJ Batanghari Harus Bertanggungjawab Soal Tender Jalan Danau Embat

Peristiwa

Pasca Viral Dugaan Pencemaran Limbah, Kini PKS PT MSS Juga Diduga Halangi Tugas Jurnalistik

Infrastruktur

RSUD Hamba Muara Bulian Bohongi Publik Soal Fungsi Gedung KRIS

Nasional

Lembaga Auditorium ACC Sukabumi Bersama DPW BAIN HAM RI Jawa Barat Selenggarakan Training Hukum

Peristiwa

Diduga, Mal Praktek Di RSUD Hamba Muara Bulian, Warga Mersam Usai Donor Darah Cidera

Peristiwa

Nah..!!! Kapal Tongkang Batu Bara Tabrak Jembatan Tembesi Lagi

Peristiwa

Seorang Pelaku PETI di Desa Padang Kelapo MSU Meninggal Dunia, Diduga Tertimbun Tanah dan Siapa Camel,?

Hukrim

Ada Dugaan Tindak Pidana Pada Kelulusan Anak Kandung Pj Sekda Batang Hari di PPPK,? Ini Kata Aktivis Hukum Jambi
error: Content is protected !!