https://dashboard.mgid.com/user/activate/id/685224/code/68609134aa79c3b5cb0177965d610587
Nah..!!! Ratusan Perangkat Desa Batang Hari Akan Adakan Aksi Solidaritas Tuntut Hak Gaji Luar Biasa..!!!Kejagung RI Sita Uang Ratusan Miliar dalam Perkara PT Duta Palma Korporasi LP Kelas IIB Muara Bulian Sediakan Sarana Asimilasi dan Edukasi untuk Tingkatkan Kualitas Pembinaan Warga Binaan Wakapolri Nyatakan, Jurnalis Tidak Bisa Di Jerat UUD ITE Banyak Kabel Udara Tidak Miliki Izin Dan Tidak Melapor ke APJII Jambi,
LBH-LKM Bersipat Sosial dan Kemanusian Dalam Memberikan Bantuan Hukum Kepada Masyarakat di Indonesia. Boleh Konsultasi Hukum Gratis Disini dan KLIK Logo di Bawah Ini Ya..!!!

Home / Peristiwa

Rabu, 7 Mei 2025 - 19:06 WIB

GBRK, JEK, dan BEM UNH Serentak Laporkan PTPN IV ke Kejati Jambi: Diduga Tabrak Aturan

JURNALISHUKUM.COM, JAMBI – Gerakan Bersama Rakyat Jambi (GBRK), Jambi Eksekutif Community (JEK), dan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Nurdin Hamzah (BEM UNH) serentak melaporkan PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi. Laporan ini pelanggaran aturan yang dilakukan oleh PTPN IV.

Laporan ini terkait pelanggaran yang dilakukan oleh PTPN IV, sebuah perusahaan plat merah yang telah mengangkangi hukum dan peraturan pemerintah NO 38 tentang sungai, seharusnya menjadi contoh bagi perusahaan lainnya.

Hal ini terlihat jelas,PTPN lV telah menanam sawit di sepadan sungai di desa muar Kanding kecamatan bahar Utara kabupaten Muaro Jambi.

Sebagaimana peraturan pemerintah (PP) NO 38 tahun 2011 terkait sepadan sungai, yakni 100 meter untuk sungai besar dan 50 meter untuk sungai kecil.

PP tersebut juga mengatur beberapa hal seperti devinisi ruang sungai pengelolaan sungai termasuk konservasi sungai, pengembangan sungai dan pengendalian daya rusak sungai, perizinan, sistem informasi sungai, serta pemberdayaan masyarakat.

GBRK, JEK, dan BEM UNH menilai bahwa PTPN IV telah melakukan pelanggaran aturan yang berlaku, sehingga merugikan negara dan masyarakat. Hal ini perlu diusut tuntas oleh Kejati Jambi untuk memastikan bahwa kasus ini ditangani secara adil dan transparan.

GBRK, JEK, dan BEM UNH mendesak Kejati Jambi untuk segera memproses laporan ini dan melakukan penyelidikan terkait dugaan pelanggaran aturan PTPN IV. Mereka juga menuntut agar Kejati Jambi transparan dan akuntabel dalam menangani kasus ini.

Masyarakat Jambi menunggu aksi nyata Kejati Jambi dalam menangani kasus dugaan pelanggaran aturan PTPN IV. GBRK, JEK, dan BEM UNH berharap agar Kejati Jambi dapat menunjukkan komitmennya dalam menangani kasus ini dan memberikan keadilan kepada masyarakat. (Tiko)

BACA JUGA  Selain Bohongi Publik, RSUD Hamba Muara Bulian Hamburkan Uang Negara

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Mayat Perempuan di Lampung Timur di Temukan di Ladang Jagung

Peristiwa

Ngerinya Detik-detik TransJ Tersendat di Rel Kala Sirine KA Berbunyi

Peristiwa

Diduga, Tiga Oknum Anggota Komisi II DPRD Batanghari Terima Uang Dari Sengketa Tanah di Desa Kuap Pemayung

Peristiwa

Dua Gedung di RSUD Hamba Muara Bulian Terbengkalai Usai di Bangun, Dimana Direkturnya?

Peristiwa

Dinas Perhubungan Nagan Raya Pantau Pekerjaan Peningkatan Jalan

Peristiwa

Perumahan BTN Permata Hijau Kuala Tungkal Terbakar

Nasional

Kebakaran di Nibung Putih, 2 Rumah dan 8 Bedeng Hangus, 1 Orang Meninggal Dunia

Peristiwa

Perahu Nelayan Hancur Diterjang Ombak Di Kuala Tuha Nagan Raya
error: Content is protected !!