https://dashboard.mgid.com/user/activate/id/685224/code/68609134aa79c3b5cb0177965d610587
Banyak Kabel Udara Tidak Miliki Izin Dan Tidak Melapor ke APJII Jambi, Kadis PUTR Batanghari Tebar Hoax, Terkait Soal Pembangunan Jalan Kabupaten Di Mersam Seorang Anak Laki-Laki Yang Tenggelam Di Sungai Batanghari Semalam Sudah Di Temukan Baru Setahun Di Bangun, Plafon Gedung Puskesmas Luncuk Runtuh Bikin Heboh…!!! Mobil Pejabat Batanghari, Berplat Merah Diduga Isi Minyak Subsidi

Untuk Wilayah Kabupaten Batanghari Pesan Pupuk Organik Disini Dan Harga Terjangkau. Hubungi 085266117730

Home / Peristiwa

Jumat, 18 Agustus 2023 - 17:22 WIB

Limbah PKS di Nagan Raya Diduga Cemari Air Sungai Krueng Trang

JURNALISHUKUM.COM, NAGANRAYA – Limbah yang disebarkan oleh salah satu perusahaan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di Nagan Raya Aceh, Diduga mencemari lingkungan, seperti Air Sungai Krueng Trang. Dimana melihat dari kondisi dari warna air sungai tersebut sudah tidak bersih dan kotor atau hitam pekat.

Direktur Eksekutif Apel Green Aceh, Rahmad Syukur menyebutkan, pihaknya telah melihat langsung keadaan Sungai Krueng Trang yang kini airnya hitam pekat.

Menurut Rahmat, hal tersebut diduga akibat pencemaran sungai Krung Trang oleh oleh salah satu perusahaan PKS (pabrik kelapa sawit) dengan membuang limbah ke sungai.

Persoalan pembuangan limbah tersebut bukan kali ini saja ditemukan oleh pihaknya, tapi telah terjadi berulang kali. Bahkan instansi terkait juga telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi pencemaran sungai Krueng Trang.

Rahmat berharap, perusahaan yang telah berkali-kali melakukan pembuangan limbah tersebut dapat ditindaklanjuti sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Sebab selama ini menurut Rahmat, banyak perusahaan-perusahaan yang sesuka hati melakukan pengrusakan terhadap lingkungan tanpa rasa bersalah ataupun takut terhadap aturan yang ada.

“Ini semua disebabkan lemahnya pemerintah dalam menerapkan aturan sehingga pelanggaran demi pelanggaran terus terjadi,” katanya.

Rahmad Syukur mengaku, sangat kecewa akan kejadian ini, apalagi bertepatan dengan momentum perayaan kemerdekaan Indonesia justru dengan kasat mata ia menyaksikan air sungai sedemikian akibat dicemari limbah.

“Kami sangat berhadap kepada Ibu Pj Bupati nagan raya untuk segera memberikan sanksi tegas terhadap perusahan yang melakukan pembuangan limbah ke sungai krueng trang, tepat di hari kemerdekaan Indonesia,” tegasnya geram.

Sementara itu, Ketua Koalisi Perempuan Jaga Lingkungan (Korjuang), Mala Hati mengatakan, PKS manapun yang membuang limbah pabrik secara sembarangan harus ditindak tegas dan tidak boleh dibiarkan seakan negara tidak ada aturan.

BACA JUGA  Lakalantas di Betara Tanjab Barat, Mahasiswi STAIA Meninggal di Tempat

Perilaku tersebut menurutnya melanggar izin operasional yang telah diterbitkan dan uu no 32 tahun 2009. Mala Hati meminta DLH setempat segera melakukan penelitian untuk mengungkap PKS mana yang telah mencemari lingkungan di krueng trang .

Menurut Mala Hati, dengan pembuangan limbah pabrik tersebut dapat mengakibatkan rusaknya ekosistem di sepanjang sungai Krueng Trang. Untuk itu perlu dilakukan tindakan tegas dari dinas terkait. (Zahari)

Print Friendly, PDF & Email

Share :

Baca Juga

Infrastruktur

Tahun 2021, UKPBJ Batanghari Pernah di Gugat di PTUN Jambi Soal Memenangkan Tender DAK di Dinas PUTR

Peristiwa

Lakalantas di Betara Tanjab Barat, Mahasiswi STAIA Meninggal di Tempat

Peristiwa

Ada Info, Gerhana Matahari Total Bakal Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah. Begini Ceritanya,?

Kota Jambi

Hilang 20 Hari, Pedagang Pempek Hilang Entah Kemana

Peristiwa

Perencanaan Renovasi Pagar Komplek BBC Muarabulian Batanghari Tak Tepat Sasaran,? Begini Ceritanya

Peristiwa

Belasan Toko Terbakar Dan Satu Orang Meninggal Dunia di Tanjab Barat

Peristiwa

Lagi, Seorang Mayat Laki-Laki Kembali Ditemukan Warga Batanghari

Peristiwa

Heboh….!!! Ada Penculikan Anak di Pemayung Batanghari
error: Content is protected !!