https://dashboard.mgid.com/user/activate/id/685224/code/68609134aa79c3b5cb0177965d610587
Nah..!!! Ratusan Perangkat Desa Batang Hari Akan Adakan Aksi Solidaritas Tuntut Hak Gaji Luar Biasa..!!!Kejagung RI Sita Uang Ratusan Miliar dalam Perkara PT Duta Palma Korporasi LP Kelas IIB Muara Bulian Sediakan Sarana Asimilasi dan Edukasi untuk Tingkatkan Kualitas Pembinaan Warga Binaan Wakapolri Nyatakan, Jurnalis Tidak Bisa Di Jerat UUD ITE Banyak Kabel Udara Tidak Miliki Izin Dan Tidak Melapor ke APJII Jambi,
LBH-LKM Bersipat Sosial dan Kemanusian Dalam Memberikan Bantuan Hukum Kepada Masyarakat di Indonesia. Boleh Konsultasi Hukum Gratis Disini dan KLIK Logo di Bawah Ini Ya..!!!

Home / Peristiwa

Jumat, 31 Oktober 2025 - 18:42 WIB

“Setelah Viral Baru Sibuk”: Bendera Sobek di Kantor Kecamatan Jayanti Akhirnya Diganti, Sebelumnya Ke Mana Saja?

JURNALISHUKUM.COM, TANGERANG – Bendera Merah Putih yang sebelumnya dibiarkan sobek dan lusuh di depan Kantor Kecamatan Jayanti akhirnya diganti—setelah viral dan disorot publik. Ironisnya, tindakan itu baru dilakukan ketika ramai diberitakan di media sosial dan menuai komentar pedas dari masyarakat.

Selama ini, bendera kebangsaan yang seharusnya menjadi simbol kehormatan justru terabaikan di halaman kantor pemerintahan.

Setiap hari dilewati banyak pejabat, tapi tak ada yang peduli—hingga akhirnya sorotan publik memaksa tindakan cepat diambil.

Publik pun bertanya-tanya, mengapa baru sekarang diperhatikan? Apakah harus menunggu viral dulu baru sadar kalau bendera negara tidak pantas dibiarkan rusak?

Sikap diam dari pihak kecamatan saat isu ini pertama kali mencuat juga menambah tanda tanya.

Alih-alih memberikan penjelasan, pejabat terkait memilih bungkam, seolah tidak menganggap penting persoalan yang menyangkut lambang kehormatan bangsa.

Peristiwa ini menjadi pelajaran penting bagi seluruh instansi pemerintah: jangan menunggu kamera media baru menunjukkan rasa nasionalisme.

Menghormati bendera bukan sekadar menggantinya setelah viral, tapi menjaganya setiap waktu sebagai bentuk tanggung jawab dan cinta tanah air.

Bendera Merah Putih bukan hanya kain dua warna—ia adalah simbol harga diri bangsa. Sayangnya, baru ketika publik bersuara, kesadaran itu muncul. (Sarman)

BACA JUGA  Badko HMI Desak Kejati Usut Dugaan Pengalihan Anggaran di DPRD Tanjabtim, Untuk Renovasi Rumdis Unsur Pimpinan

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Sijago Merah Kembali Memangsakan Satu Unit Rumah Warga Kuala Tungkal

Nasional

Nah..!!! Gugatan Muhammad Fadhil Arief Terhadap Pemda Menyangkut Soal Tanah Rumah Pribadinya,? Baca Selengkapnya

Peristiwa

Polri Buka Posko DVI Pasca Kecelakaan di Gerbang Tol Ciawi

Peristiwa

Sampah Masih Berserakan di Pinggir Jalan Lintas Simpang MTQ Muarabulian

Cerita Rakyat

Dugaan Kecurangan di Balik Lulusnya Anak Kandung Pj Sekda Batang Hari di PPPK Periode II Ini

Peristiwa

7 Bulan Tak Terima Hak, Pekerja di Batang Hari Menjerit, IPNU & HMI : Zholim Terhadap Pekerja

Hukrim

Polres Batanghari Tangkap Seorang Remaja di Pemayung Diduga Cabul Anak Di Bawah Umur

Peristiwa

Nah.!!! Pagi Ini Warga Batanghari Temukan Mayat Laki-Laki Mengapung di Sungai Batanghari
error: Content is protected !!