https://dashboard.mgid.com/user/activate/id/685224/code/68609134aa79c3b5cb0177965d610587
Nah..!!! Ratusan Perangkat Desa Batang Hari Akan Adakan Aksi Solidaritas Tuntut Hak Gaji Luar Biasa..!!!Kejagung RI Sita Uang Ratusan Miliar dalam Perkara PT Duta Palma Korporasi LP Kelas IIB Muara Bulian Sediakan Sarana Asimilasi dan Edukasi untuk Tingkatkan Kualitas Pembinaan Warga Binaan Wakapolri Nyatakan, Jurnalis Tidak Bisa Di Jerat UUD ITE Banyak Kabel Udara Tidak Miliki Izin Dan Tidak Melapor ke APJII Jambi,
LBH-LKM Bersipat Sosial dan Kemanusian Dalam Memberikan Bantuan Hukum Kepada Masyarakat di Indonesia. Boleh Konsultasi Hukum Gratis Disini dan KLIK Logo di Bawah Ini Ya..!!!

Home / Peristiwa

Senin, 15 Juli 2024 - 19:59 WIB

Mahasiswi Meninggal Dunia Akibat Lompat Dari Lantai 12 Gedung Mahligai Bank 9 Jambi

JURNALISHUKUM.COM, JAMBI – Seorang mahasiswi, yang diidentifikasi berinisial SAS (21), ditemukan tewas setelah melompat dari lantai 12 gedung tersebut. Peristiwa tragis ini mengguncang masyarakat Kota Jambi dan menimbulkan keprihatinan mendalam.

SAS, mahasiswi dari Kampus Islam Negeri di Jambi, adalah warga Lubuk Linggau, Sumatera Selatan. Ia dilaporkan tiba di Cafe Rindu, yang terletak di lantai 12 Gedung Mahligai Bank 9 Jambi, sekitar pukul 19.20 WIB. Saat itu, SAS datang seorang diri menggunakan sepeda motor, tampak seperti pelanggan biasa yang ingin menikmati malam di kafe tersebut.

Namun, suasana berubah tegang ketika rekaman CCTV menunjukkan SAS mulai terlihat gelisah sekitar pukul 21.20 WIB. Ia mondar-mandir di dalam kafe, tampak bingung dan cemas. Matanya sesekali melirik ke arah pinggir gedung, seolah mencari sesuatu. Tak lama kemudian, SAS berjalan menuju balkon di lantai 12, meninggalkan pemandangan kota yang gemerlap di malam hari.

Pukul 22.00 WIB, petugas keamanan gedung menemukan tubuh SAS tergeletak di area belakang Bank 9 Jambi, berlumuran darah. Kejadian ini langsung dilaporkan kepada pihak berwajib dan korban segera dilarikan ke RS Bhayangkara untuk dilakukan visum.

Hasil penyelidikan awal mengungkapkan bahwa SAS kemungkinan sedang menghadapi masalah pribadi yang berat. Sejarah pencarian internet di ponselnya menunjukkan bahwa ia mencari informasi tentang cara-cara bunuh diri. Ini mengindikasikan tingkat stres dan beban mental yang luar biasa yang mungkin ia rasakan sebelum mengambil langkah drastis tersebut.

Kejadian ini menambah deretan kasus bunuh diri yang semakin sering terjadi di kalangan mahasiswa, menyoroti pentingnya kesehatan mental dan dukungan psikologis. SAS adalah korban terbaru dari tekanan dan stres yang tidak terungkap, hingga akhirnya berujung pada tindakan nekat yang merenggut nyawanya.

BACA JUGA  Kapolres Simalungun Pimpin Penanganan Bencana Banjir Bandang dan Longsor di Kota Wisata Parapat

Pihak kampus dan keluarga korban kini sedang dalam proses berduka. Mereka berharap kejadian ini dapat menjadi pelajaran penting bagi semua pihak untuk lebih peduli terhadap kesehatan mental mahasiswa. Dukungan dari lingkungan sekitar, baik dari keluarga, teman, maupun lembaga pendidikan, sangat diperlukan untuk mencegah tragedi serupa terjadi lagi.

Tragedi di Gedung Mahligai Bank 9 Jambi ini tidak hanya meninggalkan luka mendalam bagi keluarga dan teman-teman SAS, tetapi juga menjadi pengingat bagi kita semua tentang pentingnya empati dan perhatian terhadap sesama. Kehilangan seorang mahasiswa yang sedang menuntut ilmu dan berjuang meraih masa depan adalah kehilangan yang tak tergantikan.

Semoga kejadian ini menjadi titik awal perubahan, di mana kesehatan mental mendapatkan perhatian yang lebih serius, dan setiap individu yang mengalami kesulitan mendapatkan dukungan yang mereka butuhkan.(*)

Share :

Baca Juga

Hukrim

Nah..!! Banyak Komentar Negatif Terhadap Kinerja Dirut RSUD Hamba Muara Bulian

Peristiwa

Kantor Hukum Abdurrahman Sayuti Gugat Warga Batanghari di PN Muara Bulian

Peristiwa

Ledakan di Polsek Astana Anyar Bandung Diduga Bom Bunuh Diri

Hukrim

Lagi, KPK Tetapkan Enam Tersangka Dugaan Tipikor Penyaluran Bantuan Kemensos Tahun 2020

Hukrim

Warga Terusan Batanghari Galang Dana Dinginnya Kasus Kematian Syifa

Nasional

Syarat Seleksi ADM PPPK Anak Pj Sekda Batang Hari Dan Eks Caleg di Pertanyakan, Akan Tetapi Lulus

Peristiwa

Seorang Perempuan di Tebo Jadi Korban Penganiayaan Tetangga

Nasional

Nah…!!! Kementerian PUPR Ditjen Bina Marga Surati Al Haris, Ini Isi Suratnya?
error: Content is protected !!