https://dashboard.mgid.com/user/activate/id/685224/code/68609134aa79c3b5cb0177965d610587
Nah..!!! Ratusan Perangkat Desa Batang Hari Akan Adakan Aksi Solidaritas Tuntut Hak Gaji Luar Biasa..!!!Kejagung RI Sita Uang Ratusan Miliar dalam Perkara PT Duta Palma Korporasi LP Kelas IIB Muara Bulian Sediakan Sarana Asimilasi dan Edukasi untuk Tingkatkan Kualitas Pembinaan Warga Binaan Wakapolri Nyatakan, Jurnalis Tidak Bisa Di Jerat UUD ITE Banyak Kabel Udara Tidak Miliki Izin Dan Tidak Melapor ke APJII Jambi,
LBH-LKM Bersipat Sosial dan Kemanusian Dalam Memberikan Bantuan Hukum Kepada Masyarakat di Indonesia. Boleh Konsultasi Hukum Gratis Disini dan KLIK Logo di Bawah Ini Ya..!!!

Home / Cerita Rakyat

Sabtu, 15 Maret 2025 - 18:06 WIB

Jurnalis Bukan Alat Kepentingan: Jaga Integritas, Lawan Permainan Kotor

Oleh: Sarman

JURNALISHUKUM.COM, OPINI – Jurnalis adalah penjaga kebenaran, bukan alat permainan. Di tengah gempuran informasi dan berbagai kepentingan, posisi jurnalis menjadi sangat vital untuk menjaga transparansi dan keadilan.

Namun, tidak bisa dipungkiri, ada pihak-pihak yang mencoba memanfaatkan profesi ini demi keuntungan pribadi atau kelompok tertentu. Beragam cara ditempuh untuk meredam suara kritis, mulai dari tekanan hingga bujukan yang menggoyahkan prinsip.

Jurnalis Bukan Komoditas

Seorang jurnalis yang menjalankan tugasnya dengan benar adalah benteng terakhir bagi keadilan. Sayangnya, ada upaya dari pihak-pihak berkepentingan untuk “merangkul” jurnalis demi melindungi kepentingan tertentu.

Tawaran imbalan atau janji manis sering kali dijadikan alat untuk meredam pemberitaan yang seharusnya membela kebenaran.

Ketika jurnalis mulai terpengaruh oleh hal-hal semacam ini, berita yang disampaikan berisiko kehilangan objektivitas. Alih-alih menjadi suara rakyat, jurnalis justru terjebak menjadi corong kepentingan pihak tertentu.

Akibatnya, masyarakat pun dirugikan karena hak mereka untuk mendapatkan informasi yang jujur dan berimbang terabaikan.

Lawan Permainan Kotor

Banyak kasus di mana jurnalis dihadapkan pada situasi sulit: diam dan mengikuti arus, atau bersuara dengan segala risiko yang menyertainya.

Namun, di sinilah letak kehormatan profesi ini. Jurnalis sejati akan memilih jalan yang penuh tantangan demi menjaga nurani dan tanggung jawab moral.

Setiap jurnalis harus berani menolak segala bentuk permainan kotor, entah itu dalam bentuk tekanan, ancaman, ataupun tawaran yang menggiurkan. Karena sekali prinsip dikesampingkan, kepercayaan publik pun akan runtuh.

Seorang jurnalis tidak hanya bertanggung jawab kepada dirinya sendiri, tetapi juga kepada masyarakat yang berharap pada keberanian dan ketegasannya dalam menyuarakan kebenaran.

Bangun Integritas, Jaga Kehormatan

Untuk semua jurnalis di luar sana, mari bangun tembok integritas yang kokoh. Jangan biarkan diri kita menjadi alat untuk menutupi kebobrokan.

BACA JUGA  IWO Batanghari Datangi SDN185 di Sialang Pungguk Muarabulian Dengan Kondisi Jalan Berlumpur

Suara kita adalah kekuatan, dan pena kita adalah senjata. Jangan sampai kekuatan itu dipermainkan demi kepentingan segelintir orang.

Ingatlah, jurnalis bukanlah boneka yang bisa ditarik ulur. Kita adalah penyambung lidah rakyat, yang tugasnya adalah menyuarakan kebenaran, bukan menjadi tameng untuk melindungi kesalahan.

Lawan segala bentuk permainan kotor, dan berdirilah tegak demi menjaga kehormatan profesi.

Salam Jurnalis Berintegritas.

Share :

Baca Juga

Cerita Rakyat

Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg di Kabupaten Tangerang Kecamatan kresek

Cerita Rakyat

Dugaan Mark Up Pembelian Tanah RTH di Mersam Sudah Di Laporkan Ke BPK RI Perwakilan Jambi

Cerita Rakyat

Sepekan Usai Razia, PETI Padang Kelapo Kembali Beroperasi Siang dan Malam

Cerita Rakyat

Sampah di Dalam Selokan, Begini Kata Kepala UPTD Pengolahan Sampah DLH Batanghari

Cerita Rakyat

Siapakah Hamza Bendelladj alias Si Hacker,? Simak Kisahnya

Batang Hari

Disdukcapil Batanghari Adakan Kegiatan Pelayanan Keliling Dalam Pembuatan Dokumen

Batang Hari

Jalan Kabupaten Batang Hari di Tanami Batang Padi Oleh Warga Mersam, Dimana Wabup Batang Hari Kami,?

Cerita Rakyat

Satreskrim polres nagan raya Lakukan Pengecekan Gas 3 Kilogram di Pasar Guna  Cegah Kelangkaan 
error: Content is protected !!