Banyak Kabel Udara Tidak Miliki Izin Dan Tidak Melapor ke APJII Jambi, Kadis PUTR Batanghari Tebar Hoax, Terkait Soal Pembangunan Jalan Kabupaten Di Mersam Seorang Anak Laki-Laki Yang Tenggelam Di Sungai Batanghari Semalam Sudah Di Temukan Baru Setahun Di Bangun, Plafon Gedung Puskesmas Luncuk Runtuh Bikin Heboh…!!! Mobil Pejabat Batanghari, Berplat Merah Diduga Isi Minyak Subsidi

Home / Cerita Rakyat / Ekonomi

Selasa, 28 Februari 2023 - 15:14 WIB

Nah..!!! Malam Ini, KS Truk Angkutan Batubara Ancam Akan Putar Balikan Angkutan Milik Perusahaan

JURNALISHUKUM.COM, JAMBI – Komunitas sopir batubara (KS) bara Jambi mengancam untuk memutar balikkan truk angkutan batubara milik perusahaan, pada malam ini. Hal ini diungkapkan KS bara Jambi saat demo di Kantor Gubernur Jambi. Selasa (28/2).

Dimana, KS bara Jambi yang notabenenya masyarakat dan pemilik mobil yang menjadi sopir angkutan batubara ini meminta ikut dimasukkan ke dalam daftar angkutan batubara di Provinsi Jambi.

Ketua KS bara Jambi, Gustur mengatakan, pihaknya meminta untuk mobil angkutan batubara milik perusahaan dihapuskan. Sebab, mobil angkutan batubara yang membuat macet jalanan di Provinsi Jambi.

Biasanya diakui Gustur, sebelum adanya mobil angkutan batubara milik perusahaan bisa narik satu trip dalam sehari. Tetapi, dengan keadaan sekarang banyaknya angkutan batubara milik perusahaan yang membuat macet, satu tripnya bisa sampai 4 hari.

Tidak hanya itu saja, sopir angkutan batubara milik perusahaan juga sangat sering ugal-ugalan di jalanan sehingga berimbas kepada sopir mobil angkutan batubara pribadi.

“Kami minta mobil PT tidak usah ada agar tidak macet di Jambi, jika tidak nanti malam akan kami putar balikkan,” katanya.

Tuntutan lainnya, KS Bara Jambi juga meminta agar mendapatkan nomor lambung meskipun tidak masuk dalam perusahaan transportir.

Jika memang aturannya mobil angkutan batubara masuk ke perusahaan transportir. KS Bara Jambi meminta transportir yang mencari KS Bara Jambi bukan sebaliknya.

KS Bara Jambi ini mengancam apabila permintaannya tidak dituruti Pemerintah Provinsi Jambi akan memutar balikkan mobil angkutan batubara milik perusahaan malam ini.

Karena saat ini, mereka kehilangan pekerjaannya akibat aturan Pemerintah Provinsi Jambi yang carut marut ditambah lagi wajib menggunakan nomor lambung dan masuk ke dalam perusahaan transportir.

BACA JUGA  Melihat Permainan Pelaku Usaha Pertambangan Batubara di Jambi, Pasca Kasus Ismail Bolong

“Kami dari masyarakat siap bersatu untuk memutar balikkan mobil PT nanti malam apabila aksi ini tidak ada titik temu,” ujar Sumantri, salah satu orator KS Bara Jambi.

Sementara itu, Asisten I Pemprov Jambi Apani saat menemui pendemo mengatakan bahwa saat ini Pemerintah Provinsi Jambi tengah mengatur lalu lintas batubara agar tidak terjadi kemacetan.

Maka dari itu, pihaknya membatasi angkutan batubara yang beroperasi sebanyak 4.000 mobil setiap hari.

Kemudian, agar tertib angkutan batubara ini juga harus masuk ke dalam perusahaan transportir.

“Nantinya juga ada petugas yang berjaga di mulut tambang untuk menghitung jumlah angkutan batubara yang keluar,” jelasnya.

Mendengar arahan dari Asisten I Provinsi Jambi ini, KS Bara Jambi merasa belum sependapat atas aturan batubara yang diterapkan Pemprov Jambi.

Hingga berita ini diturunkan, KS Bara Jambi masih berorasi di Kantor gubernur Jambi. (Tim)

Share :

Baca Juga

Cerita Rakyat

Viral…!!!Wanita Cantik Di Jabar Ini Jadi Kades Paling Muda

Cerita Rakyat

DPD IWO Batanghari Borong Piala Karya Tulis HUT Polri Dan Bhayangkara Ke-77

Ekonomi

Pos Basarnas Bungo Menerima Kunjungan dari Senkom Mitra Polri

Batang Hari

Masjid Jami’ At-Taqwa Kembang Paseban Mersam Akan Diresmikan Hari Ini, Ayo Sholat Jumat Disini

Cerita Rakyat

MAKI : Korupsi Itu Ada Di Setiap Tahun Anggaran

Ekonomi

Pemkab Batanghari Lelang Puluhan Kendaraan Eks Dinas

Cerita Rakyat

Sambut Tahun Baru Islam, Persatuan Pemuda Pall Sebelas Singkawang Kembali Gelar Pawai Obor

Cerita Rakyat

Ratusan Warga Padati Pelataran Mesjid Siraturahim Menyambut Datangnya Bulan Suci Ramadhan 1444 Hijriah
error: Content is protected !!