https://dashboard.mgid.com/user/activate/id/685224/code/68609134aa79c3b5cb0177965d610587
Nah..!!! Ratusan Perangkat Desa Batang Hari Akan Adakan Aksi Solidaritas Tuntut Hak Gaji Luar Biasa..!!!Kejagung RI Sita Uang Ratusan Miliar dalam Perkara PT Duta Palma Korporasi LP Kelas IIB Muara Bulian Sediakan Sarana Asimilasi dan Edukasi untuk Tingkatkan Kualitas Pembinaan Warga Binaan Wakapolri Nyatakan, Jurnalis Tidak Bisa Di Jerat UUD ITE Banyak Kabel Udara Tidak Miliki Izin Dan Tidak Melapor ke APJII Jambi,
LBH-LKM Bersipat Sosial dan Kemanusian Dalam Memberikan Bantuan Hukum Kepada Masyarakat di Indonesia. Boleh Konsultasi Hukum Gratis Disini dan KLIK Logo di Bawah Ini Ya..!!!

Home / Hukrim

Rabu, 16 April 2025 - 10:44 WIB

Dua Orang Tersangka Dugaan Korupsi Bank BNI di Tahan Kejati Jambi

JURNALISHUKUM.COM, JAMBI – Kejaksaan Tinggi (Kejati) mengungkap kasus dugaan korupsi pada bank BNI yang terjadi pada 2018-2019. Dalam kasus ini, Kejati Jambi telah menetapkan dua orang menjadi tersangka.

Mereka adalah WH selaku mantan Direktur PT. Prosympac Agro Lestari (PT.PAL). Satu lagi adalah VG selaku Direktur Utama PT. Prosympac Agro Lestari (PT.PAL).

Penahanan WH berdasarkan Surat Penetapan Tersangka Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi Nomor : TAP-97/L.5/Fd.2/04/2025 tanggal 14 April 2025.

Sementara penahanan VG berdasarkan Surat Penetapan Tersangka Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi Nomor : TAP-102/L.5/Fd.2/04/2025 tanggal 15April 2025.

Kedua tersangka ditahan setelah menjalani pemeriksaan oleh penyidik Kejati Jambi. “‘Mereka ditahan untuk 20 hari ke depan,” kata Kasi Penerengan Hukum (Penkum) Kejati Jambi, Noly Wijaya, Selasa (15/4/2025) malam.

Noly mengungkapkan bahwa modus operandi yang dilakukan para tersangka adalah dengan cara membobol Bank BNI sehingga mengakibatkan kerugian negara.

“Bahwa berdasarkan alat bukti yang diperoleh, maka Bank BNI mengalami kerugian negara yang masih dalam perhitungan ahli,” sebutnya.

Kedua tersangka disangka melanggar Pasal 2 Ayat (1) jo Pasal 18 Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2021 jo Pasal 55 Ayat (1) KUHPidana.

Kemudian Pasal 3 jo Pasal 18 Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantas Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2021 jo Pasal 55Ayat (1) Ke-1 KUHPidana.

“Saat ini tim penyidik Pidsus Kejati Jambi terus melakukan pendalaman terhadap pihak yang terlibat dalam perkara ini,” tandasnya. (Tiko)

Editor : Heriyanto S.H.,C.L.A

BACA JUGA  Kades Sungai Ruan Ilir Tutup Mata, Diduga Tanah Kas Desa (TKD) Dijadikan Tempat Aktivitas PETI

Share :

Baca Juga

Hukrim

Tiga Hakim di Tangkap Kejagung Usai Beri Vonis Lepas Terdakwa Kasus Korupsi CPO. Kini Begini Ceritanya,?

Hukrim

Polres Nagan Raya Berhasil Ungkap Kasus Penemuan Jasad Bayi

Hukrim

KPK RI OTT Bupati Langkat, Dugaan Pengadaan Seragam Sekolah di Dinas Pendidikan Tanjabtim Juga Harus di Periksa

Hukrim

Wuih….Direktur dan Broker Terlibat! Tersangka Baru Korupsi Alat Praktik Sekolah di Jambi

Hukrim

Polisi Tangkap Kurir Ekspedisi Gelapkan Barang COD di Nagan Raya

Hukrim

Kejagung Tetapkan dan Lakukan Penahanan Terhadap 4 Orang Tersangka Dalam Perkara Impor Garam Industri

Hukrim

Orang Tua Rashad Ramzi (Aji) Mohon Semua Yang Terlibat Pengeroyokan Anaknya Agar Di Proses Hukum

Hukrim

Kurir Sabu Dari Palembang Ditangkap Polairud Polda Bangka Belitung
error: Content is protected !!