https://dashboard.mgid.com/user/activate/id/685224/code/68609134aa79c3b5cb0177965d610587
Nah..!!! Ratusan Perangkat Desa Batang Hari Akan Adakan Aksi Solidaritas Tuntut Hak Gaji Luar Biasa..!!!Kejagung RI Sita Uang Ratusan Miliar dalam Perkara PT Duta Palma Korporasi LP Kelas IIB Muara Bulian Sediakan Sarana Asimilasi dan Edukasi untuk Tingkatkan Kualitas Pembinaan Warga Binaan Wakapolri Nyatakan, Jurnalis Tidak Bisa Di Jerat UUD ITE Banyak Kabel Udara Tidak Miliki Izin Dan Tidak Melapor ke APJII Jambi,
LBH-LKM Bersipat Sosial dan Kemanusian Dalam Memberikan Bantuan Hukum Kepada Masyarakat di Indonesia. Boleh Konsultasi Hukum Gratis Disini dan KLIK Logo di Bawah Ini Ya..!!!

Home / Nasional

Rabu, 24 Juli 2024 - 21:19 WIB

Puluhan Ribu Anak di Bangka Barat Mulai Diberikan Vaksin Polio

JURNALISHUKUM.COM, BANGKABARAT – Lebih dari 20 ribu anak di Kabupaten Bangka Barat (Babar), Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mulai terima vaksin polio. Hal ini bertepatan dengan momentun Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio 2024 secara serentak.

Total, ada 25.586 orang anak-anak usia 0-7 tahun yang akan menerima vaksin polio di Babar. Pelaksanaan PIN Polio ini mulai dilaksanakan sejak Selasa (24/7/2024). Demikian disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Babar, Muhammad Safi’i Rangkuti.

Ia mengatakan, puluhan ribu anak yang akan diberikan vaksin polio tersebar di berbagai Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas). Mulai dari Mentok 6.253 anak, Simpangteritip 2.887 anak, Kundi 1.065 anak, dan Kelapa 4.406 anak. Jebus 2.829 anak, Puput 2.856 anak. Sekarbiru 1.646 dan Tempilang 3.644.

“Vaksin Polio ini wajib untuk anak yang baru lahir dari satu hari sebelum usia 8 tahun. Organisasi WHO mewajibkan melakukan PIN ulang kepada semua anak. Karena semua anak dengan usia rentan ini harus mendapatkan imunisasi,” ujarnya kepada wartawan.

Dengan diberikan vaksin ini, diharapkan anak tersebut terhindar dari virus polio yang dapat merusak sistem saraf. Oleh karena itu, jangan sampai ada satu pun anak yang lolos dari jaringan PIN.

Hal ini akan berbahaya, kalau ada anak yang tidak mendapatkan imunisasi.

“Jadi semuanya harus terlindungi. Saat ini memang di kita belum pernah menemukan kasus penyakit polio. Tapi, masyarakat tetap diminta untuk mengutamakan hidup bersih dan sehat dan kepada anak-anak harus mendapat imunisasi ini,” jelasnya. (Redi Sofian)

BACA JUGA  Puspenkum Kejagung Laksanakan Kegiatan Penerangan Hukum dengan Tema Justice Collaborator dalam Penanganan Tindak Pidana

Share :

Baca Juga

Nasional

Puspenkum Kejagung Laksanakan Kegiatan Penerangan Hukum dengan Tema Justice Collaborator dalam Penanganan Tindak Pidana

Hukrim

Peradi Dukung Putusan MK soal Magang Minimal 2 Tahun Sesuai UU Advokat

Nasional

Nah…!!! DPC PBB Aceh Singkil Usung Masyarakat Kemukiman Gosong Telaga di Pileg DPRK 2024

Nasional

Pemeriksaan Proyek Jalan di Distrik Masyeta oleh Dinas PUPR dan Inspektorat Teluk Bintuni

Nasional

Proyek Misterius di Irigasi Ulee Jalan Ancam Ribuan Hektare Sawah Petani Nagan Raya

Nasional

Pengadaan Seragam Sekolah TA 2025 Jadi Temuan BPK RI Perwakilan Jambi, Kejati Jambi Diminta Periksa Dinas Pendidikan Tanjabtim

Nasional

Laga Timnas Vs China, Polri Kerahkan 3.270 Personel Pengamanan

Nasional

Polres Teluk Bintuni Sediakan Transportasi Gratis untuk Antar Jemput Anak Sekolah di Papua Barat
error: Content is protected !!