Ini Cerita Dari Tanah Sirah Nagari Sungai Batang Kabupaten Agam Maninjau Sumatera Barat,? Info Selengkapnya

- Penulis Berita

Sabtu, 27 Desember 2025 - 15:15

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALISHUKUM.COM, SUMBAR – Cerita Dari tanah Sirah Nagari Sungai Batang Kabupaten Agam Maninjau – Sumatera Barat (Sumbar) ; “Menghormati tanah kelahiran para Tokoh Bangsa Republik Indonesia”.

Penulis beserta tim saat mengunjungi Sumatera Barat ke beberapa titik lokasi yg terdampak Bencana Alam melihat langsung bagaimana masyarakat sangat mengalami trauma yg mendalam dikarenakan ;

1. Banyaknya Keluarga yg meninggal menjadi Korban Bencana Alam.
2. ⁠Masih ada Keluarga yang hilang belum di temukan saat ini.
3. ⁠Rumah hancur porak poranda.
4. ⁠Hewan ternak lenyap disapu Banjir.
5. ⁠Berbagai Akses terputus total khususnya di daerah Terpencil yang sulit di jangkau.
6. ⁠Air bersih, PLN, Internet dan media komunikasi tidak dapat digunakan.
7. ⁠Fasiltas Kesehatan, Pendidikan dan fasilitas umum lainnya masih terkendala.
8. ⁠Dibeberapa titik lokasi masih ada sisa2 Pohon yang belum dibersihkan khususnya daerah pantai.
9. Adanya Bantuan Pemerintah namun belum secara menyeluruh dapat dirasakan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan data dari BNPB mencatat korban tewas akibat bencana banjir bandang dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat bertambah menjadi 1.135 orang.

Selain itu, ada 489,6 ribu orang yang masih mengungsi (BNPB, Jum’at 26 Desember 2025).

Adapun Jalan terputus Utama ruas nasional(terputus), lembah anai, jalan utama ruas provinsi(terputus) Malalak dan beberapa akses antar Kabupaten lainnya juga terputus.

Kita semua mengetahui Republik Indonesia sekarang ini sangat diperhitungkan oleh Dunia dari berbagi aspek kehidupan, Semua itu terjadi (Kemajuan Republik Indonesia) Tidak terlepas dari peran para Tokoh Bangsa yang berasal dari Sumatera Barat seperti ;

Mohammad Hatta(Bung Hatta Wakil Presiden Pertama Indonesia) Tuanku Imam Bonjol, Tan Malaka, Sutan Syahrir, Haji Agus Salim, Mohammat Natsir, Abdul Muis, Ruhana Kuddus, dan masih banyak yang lainnya.

BACA JUGA  Mengevaluasi kinerja Bhabinkamtibmas, Kapolres pimpin pelaksanaan Anev

Namun Penulis melihat ada Daerah Asal Tokoh Bangsa bahkan Dunia yg berasal dari Sumbar khususnya dari tanah Sirah Nagari Sungai Batang Kabupaten Agam Maninjau yang bernama Abdul Malik Karim Amrullah (Buya Hamka) yang kampung halamannya juga tidak luput terdampak bencana.

Masyarakat setempat mengalami trauma sangat berat dengan kondisi daerahnya lumpuh akibat bencana alam yang terjadi.

Berbagai bantuan datang baik dari Pemerintah, Relawan dan pihak2 lainnya yang ingin berperan atas penderitaan Masyarakat, namun masih saja Bantuan tersebut belum dapat maksimal dirasakan oleh seluruh Warga karena keterbatasan ketersediaan bahan-bahan yang di butuhkan.

Jika saja Pemerintah Pusat(Presiden) menetapkan Status Bencana ini menjadi Status Bencana Nasional maka dapat dipastikan Masyarakat tidak akan mengalami penderitaan yang panjang dan mendalam.

Tanah Sumbar yang terkenal dengan Slogan “Adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah” adalah falsafah inti masyarakat Minangkabau yang berarti adat bersendikan syariat Islam, dan syariat Islam itu sendiri bersendikan Al-Qur’an (Kitabullah), menegaskan bahwa segala adat dan kehidupan harus berlandaskan pada ajaran agama Islam dan Al-Qur’an, serta dilengkapi dengan ungkapan lengkapnya “syarak mangato adat mamakai” (syariat berkata, adat memakai).

Dengan Slogan tersebut sebenarnya Masyarakat Sumbar adalah masyarakat paling Taat dan paling Tertib dalam keadaan normal, namun Peristiwa Bencana Alam yang terjadi membuat masyarakat Sumbar kecewa dengan Pemerintah Pusat(Presiden) terhadap kebijakan dan solusi untuk mengatasi Problem yang terjadi.

Masyarakat daerah yang terdampak hanya meminta kehidupan yang normal seperti biasanya kepada Pemerintah,
seharusnya atas nama Negara yang menjamin kehidupan Rakyat yang layak untuk mempertahankan kehidupannya sudah saatnya Pemerintah Pusat (Presiden) menetapkan status bencana alam menjadi Status Bencana Nasional.

Semoga Bencana Alam ini memberikan kita semua Ikhtibar baik secara sosial, hukum maupun secara bernegara yang baik dan benar. (Tiko)

Berita Terkait

Kecelakaan Pengangkutan CPO di Aceh Barat, Tanggung Jawab CV Mestika Jaya Medan Dipertanyakan
Kejari Nagan Raya Musnahkan Barang Bukti dari 25 Perkara, Sabu Seberat 862,17 Gram Ikut Dimusnahkan
Nah..!!! Akuisisi PT BEI Kepada Bbei Group di Desa Mersam Kembali di Soal dan Aktivitas Perusahaan Ikut di Pertanyakan
Soal Isu Pungutan Bantuan Beras Rp15 Ribu, Gusti : Perlu Dicek Kebenarannya di Lapangan
Ironis! Gaji Tak Kunjung Cair, Mantan Kepala Desa Pilih Lepas Jabatan dan Hijrah ke Kaltim
Seorang Pelaku PETI di Desa Padang Kelapo MSU Meninggal Dunia, Diduga Tertimbun Tanah dan Siapa Camel,?
KPK RI OTT Bupati Langkat, Dugaan Pengadaan Seragam Sekolah di Dinas Pendidikan Tanjabtim Juga Harus di Periksa
Pengadaan Seragam Sekolah TA 2025 Jadi Temuan BPK RI Perwakilan Jambi, Kejati Jambi Diminta Periksa Dinas Pendidikan Tanjabtim

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:25

Nah..!!! Dinilai Abaikan Abrasi dan Sampah Pesisir, Aktivis Soroti Konsistensi Gubernur Jambi Al Haris

Senin, 16 Februari 2026 - 09:03

Muhammad Fadhil Arief Gugat Sekda Batang Hari Ke PN Muara Bulian dan Mendadak Heboh

Senin, 15 Desember 2025 - 18:19

Agu Sujana Fasilitator SPAB Dukung MAN 2 Muaro Jambi Wujudkan Sekolah Aman Bencana

Rabu, 19 November 2025 - 19:16

LBH KJK Dibentuk, KJK Tegaskan Komitmen Perlindungan Jurnalis

Jumat, 25 Juli 2025 - 13:35

Pj Sekda Batang Hari Diduga Buat Surat Pembatalan Kelulusan Anak Kandungnya di P3K

Rabu, 2 Juli 2025 - 08:12

DPC Peradi Jambi Sukses Dalam Penyelenggaraan UPA

Kamis, 5 September 2024 - 19:50

Dinas Pertanian Teluk Bintuni Menyerahkan Bantuan Kepada Petani Orang Asli Papua (OAP)

Jumat, 30 Agustus 2024 - 16:01

Dukcapil Teluk Bintuni Gelar Pelayanan Terintegrasi Dokumen Administrasi di Moskona Selatan

Berita Terbaru