https://dashboard.mgid.com/user/activate/id/685224/code/68609134aa79c3b5cb0177965d610587
Nah..!!! Ratusan Perangkat Desa Batang Hari Akan Adakan Aksi Solidaritas Tuntut Hak Gaji Luar Biasa..!!!Kejagung RI Sita Uang Ratusan Miliar dalam Perkara PT Duta Palma Korporasi LP Kelas IIB Muara Bulian Sediakan Sarana Asimilasi dan Edukasi untuk Tingkatkan Kualitas Pembinaan Warga Binaan Wakapolri Nyatakan, Jurnalis Tidak Bisa Di Jerat UUD ITE Banyak Kabel Udara Tidak Miliki Izin Dan Tidak Melapor ke APJII Jambi,
LBH-LKM Bersipat Sosial dan Kemanusian Dalam Memberikan Bantuan Hukum Kepada Masyarakat di Indonesia. Boleh Konsultasi Hukum Gratis Disini dan KLIK Logo di Bawah Ini Ya..!!!

Home / Batang Hari

Sabtu, 29 Juni 2024 - 02:27 WIB

Pemkab Batang Hari terima Apresiasi 15 Kabupaten/Kota kategori penurunan Prefalensi stunting tertinggi Tahun 2023

JURNALISHUKUM.COM, BATANGHARI – Dalam rangka mengoptimalkan sinergi Gerak dan Langkah Keluarga Indonesia mencegah Stunting untuk mewujudkan Keluarga Berkualitas Menuju Indonesia Emas meiatul momentum Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) Ke-31.

Sebagaimana yang kita ketahui, peran keluarga merupakan hal yang perku dioptimalkan dalam membentuk generasi yang berkualitas dan berkarakter Saat ini salah satu persoalan yang pertu menjadi perhatian dalam membentuk generasi yang berkualitas adalah adanya resiko stunting Mengingat sangat diperlukannya intervensi pemerintah untuk menghindarkan generasi yang akan datang dari kondisi stunting. Jumat (28/06/24)

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo memberikan amanat melalui Peraturan Presiden Nomor 72 tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stuning Berdasarkan Perpres tersebut, BKKBN ditugaskan sebagai koordinator pelaksanan percepatan penurunan stunting di lapangan.

Peran keluarga harus dioptimalkan sebagai entitas utama dalam pencegahan stunting. Keluarga perlu memperhatikan periode 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) sangat penting dan menjadi priontas utama, dimulai dari 270 hari masa kehamilan hingga 730 hari setelah lahir.

Hal ini membuat peran keluarga harus dioptimalkan sebagai pelopor awal dalam pencegahan stunting. Untuk mengoptimalkan peran keluarga, salah satunya dilakukan proses intervensi datam bentuk pendampingani petugas BKKBN yang bersinergi dengan Kader PKK maupun bidan.

Di akhir acara Wakil Bupati Batang Hari selaku Ketua TPPS mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen gugus dan lapisan masyarakat yang telah melaksanakan intervensi penurunan stunting dengan baik dari 26,3 % menjadi 10,1 % dimana Kabupaten Batang Hari berhasil mendapatkan Apresiasi 15 Kabupaten/Kota kategori penurunan prefalensi stunting tertinggi Tahun 2023. namun penanganan ini tidak terhenti sampai disini diharapkan kita semua tetap konsen dalam penanganan stunting di Kabupaten Batang Hari “ungkap wakil Bupati Batang Hari”.

BACA JUGA  Ketua DPRD Kabupaten Batang Hari Pimpin Rapat Paripurna Dalam Rangka Penetapan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih

Turut mendampingi Kepala Dinas PPKBP3A, Wakil Ketua TP-PKK, Tenaga ahli stunting, Tenaga PLKB Kabupaten Batang Hari. (Fir/Adv)

Share :

Baca Juga

Batang Hari

Sejak Awal Pekerjaan Jalan Pulau Raman- Kaos Batanghari Gunakan Anggaran 11,2M Bermasalah

Batang Hari

Bupati Batanghari : Mari Tingkatkan Minat Numerasi Pada Siswa SD di Batanghari

Batang Hari

Bupati Batanghari Minta Posyandu Gerak Cepat dan Lebih Aktif Untuk Masalah Stunting

Batang Hari

Ibrahim Disebut Camat Pemayung Minta Stemple, Dari Dugaan Tiga Oknum Anggota DPRD Batanghari Terima Uang Dari Sengketa Tanah

Batang Hari

Komisi III DPRD Batang Hari Adakan Study Banding “Berdialog Bersama DPRD Pangandaran”

Batang Hari

Sapuan Ansori DPRD Provinsi Jambi Tegas Tanggapi Permesalahan Pembangunan Jalan Lingkungan di Kecamatan Mersam

Batang Hari

Rapat Paripurna DPRD Batanghari Sampaikan Pemandangan Umum Fraksi

Batang Hari

Bupati Batanghari Serahkan Alat Mesin Pertanian dan Hadiah
error: Content is protected !!