JURNALISHUKUM.COM, NAGANRAYA – Pemanfaatan teknologi pembayaran digital melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dinilai memiliki potensi besar dalam meningkatkan efektivitas transaksi dan mendukung perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya usaha warung kopi di Kabupaten Nagan Raya, Aceh.
Hal tersebut disampaikan Meurah Paya, S.E., Mahasiswa Magister Ekonomi Syariah, yang menilai bahwa penggunaan QRIS dapat memberikan kemudahan bagi pemilik warung kopi maupun pelanggan dalam melakukan transaksi pembayaran.
Menurutnya, QRIS menawarkan sejumlah keuntungan, di antaranya mempercepat proses pembayaran, mengurangi kebutuhan uang kembalian, serta membantu pencatatan pemasukan usaha melalui riwayat transaksi digital.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, penggunaan QRIS dapat menjadi langkah positif bagi pelaku UMKM di Nagan Raya untuk mengikuti perkembangan ekonomi digital dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan.
Meski demikian, Meurah Paya menegaskan bahwa penerapan QRIS tidak serta-merta menjamin peningkatan omzet usaha. Ketersediaan jaringan internet, pemahaman teknologi, keamanan transaksi, serta kebiasaan pelanggan tetap menjadi faktor penting yang perlu diperhatikan.
Ia juga mengingatkan para pemilik warung kopi agar memastikan status pembayaran melalui aplikasi atau kanal resmi penyedia jasa pembayaran sebelum pesanan dinyatakan lunas.
Menurutnya, pembayaran tunai tetap perlu dipertahankan sebagai alternatif bagi pelanggan yang belum terbiasa menggunakan transaksi digital atau ketika jaringan internet mengalami gangguan.
Meurah Paya berharap pemerintah daerah, lembaga keuangan, dan pihak terkait dapat meningkatkan sosialisasi serta pendampingan digital kepada pelaku UMKM, khususnya dalam penggunaan QRIS dan pengelolaan keuangan usaha.
“QRIS bukan sekadar alat pembayaran, tetapi dapat menjadi salah satu sarana mendukung kemajuan UMKM. Namun, penerapannya harus disesuaikan dengan kebutuhan pedagang dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” demikian pandangannya.
Ia berharap digitalisasi pembayaran dapat mendorong warung kopi di Nagan Raya semakin berkembang, memiliki pengelolaan keuangan yang lebih baik, serta mampu meningkatkan daya saing usaha lokal.
Editor : Zahari
Sumber Berita : Profil Penulis: Meurah Paya, S.E., merupakan Mahasiswa Magister Ekonomi Syariah yang memiliki perhatian terhadap ekonomi digital, kewirausahaan, dan pengembangan UMKM di Kabupaten Nagan Raya.






