https://dashboard.mgid.com/user/activate/id/685224/code/68609134aa79c3b5cb0177965d610587
Nah..!!! Ratusan Perangkat Desa Batang Hari Akan Adakan Aksi Solidaritas Tuntut Hak Gaji Luar Biasa..!!!Kejagung RI Sita Uang Ratusan Miliar dalam Perkara PT Duta Palma Korporasi LP Kelas IIB Muara Bulian Sediakan Sarana Asimilasi dan Edukasi untuk Tingkatkan Kualitas Pembinaan Warga Binaan Wakapolri Nyatakan, Jurnalis Tidak Bisa Di Jerat UUD ITE Banyak Kabel Udara Tidak Miliki Izin Dan Tidak Melapor ke APJII Jambi,
LBH-LKM Bersipat Sosial dan Kemanusian Dalam Memberikan Bantuan Hukum Kepada Masyarakat di Indonesia. Boleh Konsultasi Hukum Gratis Disini dan KLIK Logo di Bawah Ini Ya..!!!

Home / Nasional

Minggu, 2 Februari 2025 - 14:48 WIB

Menteri Desa Dapat Kritik Keras Setelah Sebut LSM dan Wartawan Bodrex Ganggu Kepala Desa

JURNALISHUKUM.COM, TANGERANG – Pernyataan kontroversial Menteri Desa mengenai LSM dan wartawan Bodrex yang disebut-sebut mengganggu kepala desa menuai kritik tajam. Dalam acara yang digelar pada Sabtu (01/02/2024).

Menteri Desa menyarankan agar pihak kepolisian menangkap LSM dan wartawan Bodrex, sebuah pernyataan yang langsung mendapat reaksi keras dari berbagai pihak, termasuk Taslim Wirawan, Ketua Umum LSM Seroja Indonesia.

Taslim menanggapi keras pernyataan sang menteri, menilai bahwa ucapan tersebut sangat tidak bijaksana.

“Apa lagi yang menyampaikan ini adalah seorang menteri yang seharusnya memberikan contoh tentang bagaimana berbicara dan bersikap dengan baik. Pernyataan ini justru menunjukkan kebijakan yang tidak mendukung komunikasi yang konstruktif,” ujar Taslim dengan tegas.

Ia menambahkan, bahwa tidak semua LSM dan wartawan Bodrex berperilaku seperti yang dicontohkan dalam pernyataan Menteri Desa.

“Kalau ada oknum yang melakukan tindakan tidak baik, sebut saja oknum, jangan membuat kesan bahwa semua LSM dan wartawan itu buruk. Hal ini hanya akan menambah kegaduhan di masyarakat,” lanjutnya.

Taslim juga mengingatkan pentingnya keberadaan LSM dan wartawan dalam masyarakat sebagai kontrol sosial yang mendorong transparansi dan akuntabilitas.

Tanpa kehadiran mereka, ia khawatir bahwa akan ada celah bagi kepala desa atau pejabat lainnya untuk bebas berbuat tanpa ada yang mengawasi.

Berkaca pada pernyataan Menteri Desa tersebut, Taslim merasa bahwa ini menunjukkan ketidaktahuan tentang peran penting kontrol sosial dalam pembangunan bangsa.

Bahkan, ia menyinggung penggunaan kop kementerian yang diduga digunakan untuk memobilisasi kepala desa dalam rangka mendukung calon Bupati tertentu. “Apakah Menteri Desa alergi dengan kontrol sosial?” tanyanya, mempertanyakan motif di balik ucapan sang menteri.

Pernyataan ini tidak hanya mencerminkan ketegangan antara pemerintah dan lembaga kontrol sosial, tetapi juga mengundang pertanyaan besar mengenai kebijakan yang mendorong transparansi dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa.

BACA JUGA  Hari Ini Jessica Wongso Bebas dari Penjara

Tak pelak, hal ini memicu kontroversi yang berpotensi membelah opini publik.

Artikel ini mengangkat persoalan krusial antara kebebasan pers, kontrol sosial, dan kebijakan pemerintahan yang seringkali menjadi sorotan tajam bagi masyarakat. Diharapkan, semua pihak dapat mengambil pelajaran penting agar komunikasi yang lebih bijaksana dapat terjalin demi kebaikan bersama. (Sarman)

Share :

Baca Juga

Nasional

Memanas! Lurah Simpang Sungai Rengas Akan Surati DLH, Jurnalis Sudah Lama Soroti Dugaan Pencemaran Limbah PT MSS

Nasional

Pasangan YOJOIN Resmi Dapatkan Dukungan dari Beberapa Partai Besar untuk Pilkada Teluk Bintuni 2024

Nasional

Kronologi Ferry Mursyidan Ditemukan Meninggal di Basement Bidakara

Ekonomi

Nah..!!! Investor Eropa Serbu Tanjabtim, Industri Kelapa Diproyeksikan Tembus Pasar Dunia

Hukrim

Nah..!!! Suami di Batanghari Bakar Istri Karena Kesal Akibat Istri Tolak Hubungan Badan

Nasional

Nah..!!!Jalan di Tanjabtim Rusak Parah, Yudi Hariyanto Desak Tindak Tegas Pemerintah

Batang Hari

Setelah Viral, PT MSS Simpang Sungai Rengas Batang Hari Kini Diduga Buat Lubang Limbah Baru

Nasional

Warga Desa Cibetok Bergotong Royong Atasi Genangan Air, Kades H. Aenillah Syarif Bantu Material
error: Content is protected !!