https://dashboard.mgid.com/user/activate/id/685224/code/68609134aa79c3b5cb0177965d610587
Nah..!!! Ratusan Perangkat Desa Batang Hari Akan Adakan Aksi Solidaritas Tuntut Hak Gaji Luar Biasa..!!!Kejagung RI Sita Uang Ratusan Miliar dalam Perkara PT Duta Palma Korporasi LP Kelas IIB Muara Bulian Sediakan Sarana Asimilasi dan Edukasi untuk Tingkatkan Kualitas Pembinaan Warga Binaan Wakapolri Nyatakan, Jurnalis Tidak Bisa Di Jerat UUD ITE Banyak Kabel Udara Tidak Miliki Izin Dan Tidak Melapor ke APJII Jambi,
LBH-LKM Bersipat Sosial dan Kemanusian Dalam Memberikan Bantuan Hukum Kepada Masyarakat di Indonesia. Boleh Konsultasi Hukum Gratis Disini dan KLIK Logo di Bawah Ini Ya..!!!

Home / Nasional

Senin, 24 Februari 2025 - 20:32 WIB

Warga Kampung Gegunung Bangun Jembatan Swadaya Setelah Lima Tahun Terabaikan

JURNALISHUKUM.COM, TANGERANG – Setelah lima tahun menunggu tanpa kepastian dari pemerintah, warga Kampung Gegunung, Desa Buniayu, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang, akhirnya mengambil inisiatif sendiri untuk membangun jembatan penghubung ke Kampung Pabuaran.

Keberadaan jembatan ini dinilai vital sebagai akses utama bagi pelajar dan masyarakat yang beraktivitas sehari-hari.

Jembatan tersebut menjadi jalur penting bagi siswa SMP Negeri 1 Sukamulya dan SD Negeri 01 Buniayu, sekaligus memperpendek jarak ke Pasar Benda serta kantor Kecamatan Sukamulya melalui Kampung Panameng, Desa Kaliasin.

Sejak tahun 2019, warga telah mengajukan permohonan pembangunan kepada pemerintah daerah, namun hingga kini belum mendapat respons.

Lelah Menunggu, Warga Bergerak Sendiri

Dany, seorang tokoh masyarakat setempat, mengungkapkan bahwa berbagai upaya telah dilakukan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan dan penyampaian aspirasi ke dinas terkait serta anggota dewan, tetapi tetap tidak ada realisasi.

“Kami sudah berkali-kali mengajukan pembangunan jembatan ini, tapi tidak ada tindak lanjut. Padahal, akses ini sangat dibutuhkan oleh anak-anak sekolah dan warga yang bekerja,” ujar Dany.

Merasa tak bisa lagi menunggu tanpa kepastian, warga bersama Pemerintah Desa Buniayu memutuskan untuk membangun jembatan secara swadaya dengan dana yang dikumpulkan dari masyarakat.

Kepala Desa Buniayu, Hamdani SM, menegaskan bahwa masyarakat tak punya pilihan lain selain bergerak sendiri.

“Jembatan ini sangat penting, terutama bagi para pelajar. Tanpa jembatan, mereka harus menempuh perjalanan lebih jauh. Selain itu, pedagang dan pekerja juga sangat bergantung pada jalur ini,” kata Hamdani.

Pembangunan Bertahap Sesuai Kemampuan Dana

Hamdani juga mengungkapkan bahwa masih ada dua jembatan lain di Desa Buniayu yang kondisinya memprihatinkan dan berisiko membahayakan pengguna. Bahkan, pernah terjadi insiden mobil tercebur ke sungai akibat jembatan yang sudah tidak layak pakai.

BACA JUGA  Kodim 1806/Teluk Bintuni Gelar Aksi Pembagian Bendera Merah Putih Sambut HUT RI ke-79

Dengan dana yang masih terbatas, warga berencana membangun jembatan secara bertahap. Tahap awal difokuskan pada pembangunan pondasi yang kuat, sementara lantai jembatan akan dibuat dari material yang tersedia untuk sementara waktu.

“Kami bekerja dengan dana yang ada, namun tetap mengutamakan ketahanan dan keamanan jembatan agar bisa digunakan dalam jangka panjang,” jelas Hamdani.

Sebagai bentuk transparansi, warga juga diundang untuk turut serta mengawasi proses pembangunan agar hasilnya sesuai harapan dan kebutuhan masyarakat.

“Kami ingin masyarakat ikut mengawasi langsung prosesnya, sehingga pembangunan ini benar-benar dapat bermanfaat dan sesuai dengan yang diharapkan,” tutupnya.

Melalui langkah swadaya ini, warga berharap pemerintah daerah dapat lebih memperhatikan infrastruktur yang menjadi kebutuhan mendesak masyarakat, khususnya fasilitas yang mendukung mobilitas harian mereka. (Sarman)

Share :

Baca Juga

Nasional

Update BNPB: Korban Tewas Gempa Cianjur 103 Orang

Nasional

Seminar Nasional IWO, Rekomendasikan Dewan Pers Perkuat Kapasitas Perlindungan Wartawan

Infrastruktur

RSUD Hamba Muara Bulian Bohongi Publik Soal Fungsi Gedung KRIS

Nasional

Nah…!!! Keluarga Imam Masykur beri kuasa Hukum kepada Hotman Paris

Batang Hari

Jalan Kabupaten Batang Hari di Tanami Batang Padi Oleh Warga Mersam, Dimana Wabup Batang Hari Kami,?

Nasional

Kapolda Jambi Beri Arahan Soal Karhutla Pada Pimpinan Daerah

Nasional

Nagan Raya Meriahkan PON XXI Aceh-Sumut dengan UMKM Rameune Expo

Nasional

Syarat Seleksi ADM PPPK Anak Pj Sekda Batang Hari Dan Eks Caleg di Pertanyakan, Akan Tetapi Lulus
error: Content is protected !!