https://dashboard.mgid.com/user/activate/id/685224/code/68609134aa79c3b5cb0177965d610587
Nah..!!! Ratusan Perangkat Desa Batang Hari Akan Adakan Aksi Solidaritas Tuntut Hak Gaji Luar Biasa..!!!Kejagung RI Sita Uang Ratusan Miliar dalam Perkara PT Duta Palma Korporasi LP Kelas IIB Muara Bulian Sediakan Sarana Asimilasi dan Edukasi untuk Tingkatkan Kualitas Pembinaan Warga Binaan Wakapolri Nyatakan, Jurnalis Tidak Bisa Di Jerat UUD ITE Banyak Kabel Udara Tidak Miliki Izin Dan Tidak Melapor ke APJII Jambi,
LBH-LKM Bersipat Sosial dan Kemanusian Dalam Memberikan Bantuan Hukum Kepada Masyarakat di Indonesia. Boleh Konsultasi Hukum Gratis Disini dan KLIK Logo di Bawah Ini Ya..!!!

Home / Cerita Rakyat / Peristiwa

Minggu, 28 Januari 2024 - 10:38 WIB

Jalan Kabupaten di Mersam di Tanamai Batang Ubi dan Keladi Setelah di Rusak Oleh Dinas PUTR

JURNALISHUKUM.COM, BATANGHARI – Jalan Kabupaten Batanghari di Kelurahan Kembang Paseban Kecamatan Mersam Kabupaten Batanghari Provinsi Jambi, di Tanamai batang Ubi dan keladi oleh warga setempat, setelah di rusaki oleh pihak Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang (PUTR) Batanghari pada akhir tahun 2023 lalu.

Ketua Adat Mersam, Hasan Ismail belum lama ini mengatakan, terkait dengan perbaikan yang di lakukan oleh pihak terkait dinilai setengah hati. Pasalnya, jalan yang berlobang dan kemudian di lobang lagi tidak kunjung di perbaiki.

“Ya, setelah di rusak dengan melobangi jalan tersebut, tidak kunjung di perbaiki, bahkan di lobang tersebut banyak yang alami kecelakaan,” kata Hasan.

Dia juga mengatakan, beberapa hari setelah di rusaki, terlihat ada beberapa orang pekerja dengan menggunakan alat seadanya memperbaikinya dan kini dibiarkan begitu saja, tanpa ada perbaikan lagi.

“Jika belum ada anggaran untuk memperbaiki jalan ini, sebaiknya jangan di rusaki dulu. Coba kalian lihat dan kalian dengar, apa yang sudah terjadi di jalan Kabupaten ini, sudah banyak kecelakaan dan keluahan terhadap pemerintah Kabupaten Batanghari,” ujarnya.

Husin, warga Keluarahan Kembang Paseban juga mengatakan, di depan rumahnya itu sudah ada perbaikan dengan penimbunan seadanya. Jika musim penghujan, jalan di depan rumahnya menjadi becek dan ketika panas jalan timbunan tersebut berdebu.

“Sepertinya tanah yang sudah di timbun oleh pihak terkait di depan rumah saya ini tidak susah spek, sepertinya tanah ini bukan untuk tanah tumbunan jalan,” jelasnya.

Senada dikatakan, Kadir, warga RT05 Kelurahan Kembang Paseban juga mengatakan, ada beberapa titik jalan yang sudah di rusaki sudah ditimbun warga dengan tanah dan pasir. Dan tidak berlangsung lama, timbunan itu rusak kembali.

BACA JUGA  Nah..!!! Laporan BPK-RI Perwakilan Jambi : Devisit APBD Pemkab Batanghari Sebesar Rp52 Miliar

“Mengingat banyaknya kecelakaan membuat warga melakukan timbunan seadanya dan di minta pihak pemerintah Kabupaten Batanghari bertanggungjawab atas kerusakan yang sudah mereka buat,” paparnya.

Sirojuddin, Anggota DPRD Batanghari dari Komisi 1 mengatakan, jika kinerja Dinas PUTR seperti ini, sebaiknya di evaluasi saja kepala dinasnya. Jangan menebar hoak, dengan seolah-olah jalan tersebut akan segera di perbaiki, ternyata dibiarkan begitu saja.

“Dari informasi yang beredar di media, kadis ini berjanji akan segera memperbaiki kerusakan jalan itu, akan tetapi sampai hari ini jalan Kabupaten ini dibiarkan begitu saja, tanpa perbaikan,” kata Sirojuddin.

Belum lama ini dia juga menceritakan, bahwa anggaran perbaikan jalan atau rehab jalan Kabupaten di APBD Tahun Anggaran (TA) 2023, waktu itu sebesar Rp15 milliar dan kini katanya sudah Rp1 miliar. Ini menurut keterangan Kepala Dinas (Kadis) PUTR pada pemberitaan Jurnalishukum.com beberapa hari lalu.

Menurut keterangan, saat ini. Pemkab tunda bayar pada pekerjaan tahun anggaran 2023 ini. Yang jelas perbaikan jalan di Kelurahan Kembang Paseban ini kapan akan dilanjutkan dan nanti kalian mau pakai uang apa dan dari mana anggarannya.

Abdurrahman Sayuri, warga Kelurahan juga mengatakan, sebaiknya pihak DPRD Batanghari yang duduk saat ini dapat membantu masyarakat dalam mempertanyakan pekerjaan jalan yang ada di Kelurahan ini.

“Ajak masyarakat ke Kantor Dinas dan Kantor Bupati menanyakan, kapan jalan ini di perbaiki, apakah uangnya sudah ada atau masih dalam proses, biar jelas. Jalan ini adalah jalan Kecamatan yang mana Wakil Bupati Batanghari dari Kecamatan Mersam bos,” ungkap Abdurrahman Sayuti.

Sementara itu, Sapuan Ansori, Anggota DPRD Provinsi Jambi, juga mengatakan, banyak masyarakat mempertanyakan kepadanya terkait dengan kerusakan jalan di Kelurahan ini.

BACA JUGA  Seorang Pelaku PETI di Desa Padang Kelapo MSU Meninggal Dunia, Diduga Tertimbun Tanah dan Siapa Camel,?

“Sebenarnya ini bukan kewenangan saya, jika kewenangan saya, besok pagi saya ajak masyarakat menemui Bupati Batanghari dan juga Kadis PUTR. Mari kita sama-sama menanyakan kenapa jalan kita ini seperti ini,” katanya.

Berdasarkan keterangan, Kadis PUTR Batanghari, H Ajrisa Windra ST MM melalui via Ponsel, Kamis (4/1) sekitar pukul 8:10 WIB kepada Jurnalishukum.com beliau mengatakan, bahwa perbaikan jalan Kabupaten Batanghari di Kelurahan Kembang Paseban Menuju Desa Mersam akan segera di kerjakan sekitar dua hari lagi.

“Ya, perintah Pak Bupati, jalan tersebut sekitar dua hari lagi akan segera kita kerjakan, karena beberapa hari lalu kita baru tutup buku anggaran,” katanya.

Ketika ditanya soal kerusakan jalan yang sudah dilakukan oleh pihaknya dan terdapat beberapa titik yang sudah di lobang. Dirinya membenarkan bahwa proses pekerjaan tersebut sengaja dihentikan sementara.

Kembali ditanya soal banyaknya korban kecelakaan di jalan yang sudah mengangah di badan jalan tersebut. Dia juga membenarkan, bahwa lobang tersebut akan segera di tambal sulam secara bertahap.

Perlu untuk kita ketahui, bahwa Kadis tersebut sudah menebarkan hoax kepada publik dalam memberikan keterangan pertanggungjawabnya terhadap pekerjaannya selama dia menjabat sebagai Kadis PUTR Batanghari.

Jurnalis Hukum : Heriyanto S. H., C. L. A

Share :

Baca Juga

Hukrim

Produk Jurnalis di Lapangan Tidak Bisa di Pidana, Ilhamsyah Harus Cabut Laporan Atau Kami Lapor BalikĀ 

Cerita Rakyat

Hebat…!!! RSUD Hamba Muarabulian Sudah Miliki Alat Cuci Darah Sendiri

Peristiwa

Pengasapan (Fogging) Antisipasi Nyamuk Aydes Aigipty Dibarak KSU Alu Labu,Gapa Garu dan Krung Itam Dinkes Nagan Raya

Peristiwa

Nah..!!! Tiga Orang Anak di Desa Olak Kemang Marosebo Ulu Batanghari Tenggelam

Peristiwa

Nah..!!! Ada Penemuan Mayat dengan Mata Tertutup dan Tangan Terikat Lakban di Bayung Lencir. Begini Ceritanya,?

Batang Hari

Nah…!!!Proses Tender di Dinas PdK Batanghari Diduga Langgar Aturan LKPP dan Perpres

Cerita Rakyat

Nah…!!! Seorang Pemancing Temui Mayat Mengapung

Peristiwa

Nah..!! Sejumlah Proyek TA 2023 Belum Di Bayar, Kinerja Bakeuda Batanghari Di Pertanyakan
error: Content is protected !!