https://dashboard.mgid.com/user/activate/id/685224/code/68609134aa79c3b5cb0177965d610587
Nah..!!! Ratusan Perangkat Desa Batang Hari Akan Adakan Aksi Solidaritas Tuntut Hak Gaji Luar Biasa..!!!Kejagung RI Sita Uang Ratusan Miliar dalam Perkara PT Duta Palma Korporasi LP Kelas IIB Muara Bulian Sediakan Sarana Asimilasi dan Edukasi untuk Tingkatkan Kualitas Pembinaan Warga Binaan Wakapolri Nyatakan, Jurnalis Tidak Bisa Di Jerat UUD ITE Banyak Kabel Udara Tidak Miliki Izin Dan Tidak Melapor ke APJII Jambi,
LBH-LKM Bersipat Sosial dan Kemanusian Dalam Memberikan Bantuan Hukum Kepada Masyarakat di Indonesia. Boleh Konsultasi Hukum Gratis Disini dan KLIK Logo di Bawah Ini Ya..!!!

Home / Cerita Rakyat

Jumat, 30 Januari 2026 - 19:00 WIB

Aktivitas Puluhan PETI di Lahan Sawit Warga Marosebo Ulu Kian Meresahkan

JURNALISHUKUM.COM, BATANGHARI – Puluhan aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) diduga kian merajalela dan menghancurkan lahan sawit warga di Desa Padang Kelapo, RT 05, Kecamatan Maro Sebo Ulu, Kabupaten Batang Hari, Jambi.

Selain itu, aktivitas puluhan rakit ini sepertinya dibekengi oleh orang-orang tertentu dan kini kian meresahkan warga di Desa setempat.

Aktivitas ilegal emas tersebut tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga teurs memicu keresahan mendalam di tengah masyarakat.

Bahkan anehnya bahwa ada sejumlah titik penambangan terlihat beroperasi di sekitar perkarangan dan kebun sawit warga.

Mesin dompeng diduga digunakan untuk melakukan pengerukan tanah (dompeng), yang mengakibatkan lahan produktif berubah menjadi kubangan lumpur dan kolam bekas tambang.

“Kami sebenarnya sangat resah dengan kegiatan ini,” ujar Rudi (nama samaran), salah satu warga setempat, kepada wartawan, Kamis (30/01/2026).

Menurut Rudi, tekanan yang ditimbulkan aktivitas PETI membuat warga berada pada posisi serba terpaksa.

Banyak pemilik kebun akhirnya memilih menjual lahannya karena area di kiri dan kanan sudah lebih dulu rusak akibat dompeng.

“Warga terpaksa menjual kebunnya, karena kiri-kanan sudah didompeng. Mau bertahan juga sudah tidak bisa,” tambahnya.

Sementara itu, hingga berita ini disiarkan, pihak Pe.erintahan Desa, Kecamatan dan pihak Polsek Marosebo Ulu belum berhasil untuk diminta keterangan akan aktivitas PETI ini. (Ist)

BACA JUGA  Akses Jalan Kembali Dibuka Oleh Pemuda dan Warga Jatirejo Nagan Raya

Share :

Baca Juga

Cerita Rakyat

Nah..!!!Perlakuan Diskriminasi Larang Warung Madura Buka 24 Jam  

Cerita Rakyat

Dinar Candy Ikut Di Tipu Pengusaha Kapal Tongkang di Jambi

Cerita Rakyat

Jacob Ereste : Marwah dan Martabat Leluhur Diujung Badik

Cerita Rakyat

Nah..!! Rumah dan Motor Warga Batanghari Ditimpa Mobil Angkutan Batubara

Cerita Rakyat

Seorang PNS di Bakeuda Batanghari Di Tangkap Polisi, Diduga Sedang Berjudi Kartu

Cerita Rakyat

Pembangunan Jalan Lingkungan di Dinas Perkim Batanghari Kembali Disoal

Cerita Rakyat

Wah..!!! Ini Ada Suami Istri Di Vonis Penjara Akibat Koleksi Foto Bugil Seorang ART

Cerita Rakyat

Diduga, Buruh Pekerja Terzolimi-PHK karyawan Tanpa Prosedur UU Cipta Kerja
error: Content is protected !!